Saturday, July 10, 2010

KARATE KID

Genre : Drama Action
Sutradara : Harald Zwart
Pemain : Jackie Chan, Jaden Smith, Taraji P. Henson
Produksi : Columbia Pictures
Tanggal rilis : 11 Juni 2010
Durasi : 140 menit

Dre Parker adalah anak berusia 12 tahun yang merupakan anak tunggal dari seorang janda bernama Sherry Parker yang tinggal di kota Detroit Amerika. Suatu ketika Dre harus pindah ke Beijing Cina karena ibunya mendapat pekerjaan disana.
Dre memang beruntung, di sekolahnya yang baru di Beijing, Dre bisa kenal dekat dengan murid cantik pemain biola bernama Mei Ying. Hal itu tentu saja menimbulkan rasa iri dari Cheng, murid lain yang jago kung fu.
Akibatnya Dre selalu diganggu oleh Cheng dan teman-temannya.

Gangguan-gangguan dari Cheng tentu saja membuat Dre tidak betah di Beijing tetapi ada satu hal yang sedikit menghibur Dre yaitu ketika sedang di pasar bersama ibunya, Dre melihat sebuah perguruan kungfu dengan siswa-siswanya yang sedang berlatih.
Gerakan-gerakan kung fu yang indah membuat Dre terpesona.
Pada awalnya Dre ingin mendaftar menjadi siswa perguruan kungfu yang dipimpin oleh Master Li itu tetapi Dre membatalkan niatnya karena ternyata salah satu siswa dari perguruan kungfu itu adalah Cheng, musuh besarnya.

Suatu ketika, karena sangat jengkel dengan gangguan-gangguan Cheng, Dre membalas dendam dengan mengguyur Cheng dengan air kotor secara diam-diam tetapi ketahuan oleh Cheng akibatnya Dre dikejar oleh Cheng dan teman-temannya.
Dre tertangkap dan dihajar habis-habisan oleh Cheng dan teman-temannya. Dre tentu saja tidak bisa melawan karena sama sekali tidak bisa ilmu beladiri.
Dre yang sudah hampir pingsan terus dipukuli oleh Cheng. Untunglah datang Mr. Han, seorang laki-laki yang bekerja di apartemen tempat tinggal Dre dan bertugas merawat peralatan-peralatan apartemen.

Mr. Han ternyata juga ahli kungfu, ia bisa mengalahkan Cheng dan teman-temannya yang mengeroyok. Mr Han bisa menyelamatkan Dre dan membawanya pulang.
Mr. Han juga ahli pengobatan tradisional Cina sehingga ia bisa menyembuhkan Dre yang babak belur.

Mr. Han berusaha menyelesaikan masalah Dre dan Cheng dengan baik-baik, Mr. Han dan Dre datang ke perguruan kungfu tempat Cheng berlatih untuk menemui pemimpinnya yaitu Master Li kemudian mengajak berdamai.
Tetapi itikad baik Mr. Han dan Dre itu ditolak oleh Master Li. Dre diancam akan terus diganggu oleh Cheng dan teman-teman seperguruannya kecuali Dre bersedia bertarung dengan Cheng di sebuah turnamen kungfu.

Tidak ada pilihan lain, Dre terpaksa berlatih kungfu dari Mr. Han.

Metode latihan dari Mr. Han memang aneh. Pada awal latihan, Dre hanya disuruh untuk menggantungkan jaket yang dipakainya di gantungan berulang-ulang kali. Hal itu sangat berat bagi Dre karena tidak hanya membosankan tetapi juga menjengkelkan karena Dre punya kebiasaan buruk yaitu malas menggantungkan jaket di gantungan dan menjatuhkannya begitu saja di lantai sehingga sering dimarahi ibunya.

Tetapi ternyata gerakan menggantungkan jaket itu adalah salah satu jurus bertahan dalam kungfu Mr. Han. Ternyata hanya dengan gerakan menggantungkan jaket, Dre bisa menahan serangan pukulan atau tendangan.
Dre sudah menguasai teknik bertahan dalam kungfu dan tinggal belajar teknik menyerang yaitu pukulan dan tendangan.
Latihan berikutnya dilakukan Dre dan Mr. Han di tembok besar Cina.

Dre sudah mahir kungfu dan siap ikut turnamen tetapi halangan selalu ada. Suatu ketika, Dre terlalu asyik bermain dengan Mei Ying sehingga lupa bahwa Mei Ying harus ikut audisi sebagai seleksi untuk menentukan pemain biola yang akan mewakili sekolah mengikuti lomba.
Karena datang terlambat, permainan biola Mei Ying menjadi buruk sehingga tidak lolos audisi. Karena dianggap sebagai biang keladi gagalnya Mei Ying, orang tua Mei Ying melarang anaknya bergaul dengan Dre.

Walaupun tidak bisa bertemu Mei Ying lagi, Dre tidak patah semangat, ia melampiaskan kekecewaannya dengan lebih giat berlatih kungfu. Bahkan Dre bisa berbagi ketabahannya dengan Mr. Han.
Pada waktu itu Mr. Han dalam keadaan frustasi berat karena pada tanggal itu adalah tanggal ketika Mr. Han bersama istri dan anaknya yang berusia 10 tahun mengalami kecelakaan mobil. Mr. Han selamat tetapi anak dan istrinya meninggal dunia.
Dre bisa menghibur Mr. Han sehingga bangkit lagi semangat hidupnya.

Sebagai tanda terimakasih, Mr. Han membantu Dre agar bisa bergaul lagi dengan Mei Ying. Berkat kalimat yang dibuat oleh Mr. Han, Dre bisa meluluhkan hati ayah Mei Ying sehingga mengijinkan Dre berteman lagi dengan Mei Ying.

Saat yang ditunggu-tunggu akhirnya tiba, turnamen Kungfu dimulai. Cheng dan Dre memang sama-sama hebat sehingga mereka sama-sama bisa lolos ke semifinal.
Cheng bisa mengalahkan lawannya di semifinal sehingga jika Dre bisa mengalahkan lawannya di semifinal maka ia akan bertemu Cheng di final.

Celakanya, di semifinal lawan Dre adalah murid Master Li juga sehingga muncul akal licik dan kejam pada Master Li.
Master Li memerintahkan muridnya agar membuat Dre cedera parah sehingga tidak bisa tampil di final melawan Cheng. Murid Master Li terpaksa mematuhi perintah gurunya, ia menyerang kaki Dre dengan brutal sehingga cedera parah dan Dre tidak bisa berdiri.

Murid Master Li didiskualifikasi tetapi Dre cedera parah sehingga terancam tidak bisa maju di final. Untung dengan keahlian pengobatan tradisional Cinanya, Mr. Han bisa menyembuhkan Dre sehingga bisa tampil di final melawan Cheng.

Dre dan Cheng ternyata sama kuat, mereka mengumpulkan angka yang sama. Timbul lagi akal licik Master Li, ia menyuruh Cheng menyerang cedera di kaki Dre.
Serangan Cheng yang masuk di kaki dre memang tidak mendapat angka karena melanggar peraturan tetapi akibatnya fatal karena cedera kaki Dre kambuh dan tidak bisa lagi untuk menendang maupun menangkis.
Tetapi Dre pantang menyerah, walau hanya berdiri dengan 1 kaki, ia bisa mengalahkan Cheng dengan sebuah tendangan salto.

Opini saya tentang film ini :
Film ini merupaka remake dari film Karate Kid pada tahun 1984 yang dibintangi oleh Ralph Macchio dan Pat Morita. Film Karate Kid pada tahun 1984 itu memang sukses besar dan menjadi box office.
Biarpun pada tahun 1980an itu saya masih bersekolah di SD tetapi saya sempat menonton film Karate Kid itu. Sejak kecil saya memang sudah hobi nonton film karena rumah saya dekat bioskop. V(^_^)

Cerita film Karate Kid 2010 ini memang sama dengan Karate Kid 1984, hanya ada sedikit perbedaan. Tetapi ada 1 perbedaan besar yaitu pada film Karate Kid 2010 ini beladiri yang dipakai bukan Karate tetapi Kung Fu, saya sendiri juga belum tahu mengapa bisa begitu.
Kalau begitu mengapa judul filmnya tetap Karate Kid dan bukan Kung Fu Kid?
Sepertinya judul Karate Kid memang lebih “menjual” karena masih terpengaruh oleh film Karate Kid sebelumnya yang sudah sukses.

Tetapi film ini jika diedarkan di Negara Cina memakai judul Kung Fu Kid sedangkan jika diedarkan di Jepang memakai judul Best Kid.

Friday, June 25, 2010

TANAH AIR BETA

Genre : Drama Keluarga
Sutradara : Ari Sihasale
Pemain : Alexandra Gottardo, Asrul Dahlan, Griffit Patricia, Yehuda Rumbindi, Robby Tumewu, Tessa Kaunang, Ari Sihasale, Lukman Sardi, dan Marcel Raymond.
Produksi :Alenia Pictures
Tanggal rilis : 17 Juni 2010
Durasi : 90 menit

Film ini bukan merupakan kisah nyata tetapi didasarkan pada kisah nyata yaitu ketika pada tahun 1999, propinsi ke-27 Indonesia yaitu Timor Timur memisahkan diri dan menjadi negara sendiri dengan nama Timor Leste.
Tetapi ada sebagian kecil warga Timor Leste (sekitar 300.000 orang) yang tetap memilih untuk menjadi warga negara Indonesia sehingga mereka harus rela meninggalkan Timor Leste dan mengungsi ke wilayah Indonesia yaitu di Kupang (Nusa Tenggara Timur). Sebagian dari mereka juga terpaksa berpisah dengan keluarganya yang memilih untuk tetap menjadi warga negara Timor Leste. Walaupun begitu mereka tetap bisa bertemu dengan saudaranya dari Timor Leste di daerah perbatasan (Atambua) dengan perantaranya adalah sukarelawan-sukarelawan dari PBB.

Diantara para pengungsi itu ada seorang janda beranak 2 bernama Tatiana yang hanya membawa anak keduanya ke Kupang yaitu seorang anak perempuan berusia 10 tahun yang bernama Merry, sedangkan anak pertamanya yaitu seorang anak laki-laki berusia 12 tahun bernama Mauro tetap di Timor Leste dengan pamannya.

Di Kamp pengungsian yang gersang itu, Tatiana bekerja sebagai guru yang mengajar sekolah darurat. Walaupun miskin, Tatiana tetap bisa hidup tenang karena didampingi oleh sahabat-sahabat setianya yaitu :
1. Abu Bakar, seorang penjual bensin eceran yang buta huruf tapi baik hati
2. Koh Ipin dan Cik Irene, suami-istri keturunan Tionghoa pemilik toko kelontong yang juga sangat sayang kepada Tatiana dan anaknya.
3. Carlo, seorang anak laki-laki berusia 10 tahun yang merupakan teman sekolah Merry. Walaupun sering mengganggu Merry tapi sebenarnya Carlo sayang kepada Merry dan menganggapnya sebagai adiknya sendiri karena kedua orang tuanya sudah meninggal dunia sehingga Carlo hidup sebatang kara.

Tetapi ada satu hal yang sangat mengganggu pikiran Tatiana yaitu ia sangat ingin bertemu dengan anak pertamanya yang tinggal di Timor Leste yaitu Mauro. Walaupun sedang sakit tetapi Tatiana bersama Abu Bakar pergi ke perbatasan dan setelah menempuh perjalanan naik sepeda motor selama 8 jam, akhirnya Tatiana mendapat informasi tentang Mauro dari seorang sukarelawan PBB.

Betapa hancur hati Tatiana karena berdasakan informasi dari sukarelawan itu ternyata Mouro tidak mau bertemu lagi dengan Tatiana karena merasa sakit hati akibat ditinggal di Timor Leste. Tatiana sudah berusaha merahasiakan masalah itu kepada Merry karena ia tahu bahwa Merry sangat sayang kepada kakaknya tetapi akhirnya Merry mengetahuinya karena tanpa sengaja mendengar Tatiana membicarakan masalah Mauro itu dengan Abu Bakar.

Mendengar kabar tentang kakak yang sangat dicintainya itu, Merry melakukan tindakan nekad yaitu memecah celengannya dan hanya dengan berbekal sebotol air mineral dan sebatang coklat pemberian Cik Irene, Merry diam-diam pergi ke perbatasan yang jaraknya ribuan kilometer itu seorang diri.
Tidak lupa, sebagai oleh-oleh buat kakaknya, Merry membeli sebuah kaos basket dari Cik Irene dan Koh Ipin. Digambarkan bahwa Cik Irene dan Koh Ipin sangat sayang kepada merry sehingga rela kaos basket yang seharga 50.000 rupiah itu dibeli Merry dengan harga 5000 rupiah.

Tatiana setelah mengetahui Merry hilang tentu saja sangat kebingungan dan berusaha mencarinya bersama Abu Bakar tetapi tidak juga ketemu. Tatiana akhirnya bisa mengambil kesimpulan bahwa Merry pasti pergi ke perbatasan untuk bertemu dengan Mauro, Tatiana akan pergi menyusul ke perbatasan tetapi dilarang oleh Abu Bakar karena Tatiana masih dalam keadaan sakit.

Untuk menghibur Tatiana, Abu Bakar menyuruh Carlo pergi ke perbatasan untuk mencari Merry. Walaupun jaraknya ribuan kilometer, Carlo bersedia pergi ke perbatasan karena ia merasa pernah berbuat kesalahan besar pada Merry sehingga Merry tidak mau lagi berteman dengannya. Kesalahan besar itu adalah ketika tanpa sengaja Carlo menjatuhkan harmonika Merry yang merupakan pemberian Mauro ke sungai.
Carlo membeli harmonika bekas kemudian naik angkutan umum ke perbatasan.

Sementara itu, Merry tidak bisa sampai ke perbatasan karena uangnya tidak cukup lagi untuk membayar angkutan umum. Walaupun perbatasan masih sangat jauh, Merry nekad meneruskan perjalanan dengan berjalan kaki sampai akhirnya pingsan karena kelelahan.
Untunglah Carlo sampai di tempat Merry sehingga bisa membawa Merry ke rumah sakit terdekat.

Berkat pertolongan Carlo, Merry bisa sembuh dan dia bisa memaafkan Carlo, apalagi setelah Carlo memberinya sebuah harmonika. Tetapi Carlo gagal membujuk Merry untuk pulang kembali ke ibunya. Akhirnya Carlo dan Merry sama-sama nekad melanjutkan perjalanan ke perbatasan dengan menumpang angkutan apa saja yang penting gratis, termasuk menumpang truk yang mengangkut kambing.

Agar tidak mati kelaparan, Carlo tanpa sepengetahuan Merry terpaksa mencuri makanan dari penduduk setempat tetapi Merry akhirnya tahu dan sangat marah. Akhirnya Carlo mencari makanan dengan cara halal yaitu menjadi buruh pencuci piring di sebuah warung.

Setelah menempuh perjalanan panjang, akhirnya keesokan harinya Merry dan Carlo bisa sampai di perbatasan Indonesia dan Timor Leste. Kemudian Merry juga bisa minta bantuan pada seorang sukarelawan untuk dipertemukan dengan Mauro.

Saat yang ditunggu-tunggu akhirnya tiba, beberapa warga negara Timor Leste yang diundang oleh para sukerelawan datang ke perbatasan untuk dipertemukan dengan saudaranya yang warga negara Indonesia.
Tetapi timbul masalah besar, Merry dan kakaknya sudah lama tidak beretemu sehingga Mauro pasti tidak lagi mengenali Merry sedangkan Merry sendiri juga tidak bisa mengenali lagi wajah Mauro.
Merry putus asa dan berniat pulang saja ke Kupang.

Untungnya Carlo mendapat ide cemerlang, Merry dan Carlo menyanyikan lagu yang dulu pernah diajarkan Mauro kepada Merry yaitu “Kasih Ibu”.
Ide Carlo itu ternyata berhasil karena tiba-tiba datang seorang anak laki-laki berusia 12 tahun yang juga menyanyikan lagu “Kasih Ibu” dan ternyata ia memang benar-benar Mauro.

Betapa bahagianya Merry dan Mauro karena bisa bertemu lagi apalagi pada saat itu datang Tatiana dan Abu Bakar. Pada awalnya Mauro masih marah pada ibunya tetapi setelah Merry menjelaskan bahwa Tatiana terpaksa meninggalkan Mauro di Timor Leste karena keadaan di pengungsian masih sangat sulit, jika keadaan sudah baik Tatiana akan menjemput Mauro. Sebagai tanda bahwa Tatiana sayang pada Mauro, Merry menunjukkan barang-barang Mauro yang masih disimpan Tatiana.

Mauro akhirnya bisa menerima ibunya. Carlo juga sangat bahagia karena ia tidak lagi sebatang kara karena mendapat “keluarga baru” yaitu Tatiana, Merry dan Mauro.

Opini saya tentang film ini :
Melalui film Tanah Air Beta ini, Ari Sihasale sang sutradara sekaligus produser kembali dengan filmnya yang selalu bertema anak-anak dan semangat nasionalis.
Meskipun ada sedikit tema politis tetapi menurut saya film ini cukup menghibur karena berisi adegan-adegan yang mengharukan tetapi saya yakin tidak sampai membuat menangis karena diselingi adegan-adegan lucu.

Selain itu yang membuat film ini lebih menarik, film ini dipenuhi dengan pemandangan khas daerah Atambua yang gersang tapi indah itu sehingga cukup memanjakan mata. Oleh karena itu, menurut saya akan sayang sekali jika film ini hanya ditonton di layar televisi atau monitor computer tetapi lebih baik ditonton di bioskop yang layarnya lebar.

Thursday, June 17, 2010

THE A-TEAM

Sutradara : Joe Carnahan
Pemain : Liam Nelson, Bradley Cooper, Quinton Jackson, Sharlto Copley, Jessica Biel, Patrick Wilson, Brian Bloom
Tanggal rilis : 10 Juni 2010
Durasi : 117 menit

Film ini merupakan remake dari film seri TV pada tahun 1980an yang menceritakan 4 tentara angkatan darat Amerika yang tergabung dalam Tim Alpha atau Tim A (The A-Team) yang personelnya terdiri dari :
1. Kolonel John Hannibal Smith, panggilannya adalah “Hannibal”, komandan tim yang cerdik dengan ide-idenya yang “gila”.
2. Letnan Templeton Peck, julukannya adalah Faceman atau Face si wajah tampan tapi playboy
3. Kapten HM Murdock, pilot hebat tetapi sering berpura-pura gila sehingga personel The A-Team lainnya menjuluki “orang gila yang bodoh” .
4. Kopral Bosco Albert Baracus, julukannya “BA” singkatan dari namanya yaitu Bosco Albert tetapi BA sendiri lebih senang menyebutnya “Bad Attitude” (sifat buruk). Dia adalah personel The A-Team yang tubuhnya paling besar dan kuat sekaligus paling pemberani tetapi menjadi takut naik pesawat terbang sejak naik pesawat yang dikemudikan oleh pilot “gila” Murdock dengan gaya mengemudinya yang juga “gila” itu.

Yang berbeda, pada film seri TV, The A-Team adalah tentara veteran Perang Vietnam yang desersi sedangkan pada film bioskop ini dipermodern sehingga The A-Team adalah anggota Angkatan Darat Amerika yang ikut dalam Perang Irak.

Suatu ketika, ketika sedang bertugas di Irak, The A-Team mendapat tugas dari Agen CIA yang bernama Lynch untuk menghadapi suatu gerombolan penjahat Irak yang berhasil mencuri plat cetak uang Amerika sehingga mereka berhasil membuat uang Amerika palsu senilai 1 milyar dolar.
Setelah mendapat ijin dari atasannya yaitu Jendral Morrison, The A-Team berangkat untuk menjalankan tugas dari Lynch itu.

Dengan keberanian dan perencanaan yang matang, The A-Team berhasil menjalankan tugasnya dengan baik yaitu berhasil membajak truk berisi 1 milyar dolar uang palsu dan plat cetaknya. Tetapi keberhasilan The A-Team itu diganggu oleh sebuah kelompok tentara bayaran bernama Black Forest yang dipimpin oleh Brock Pike.
Brock Pike dan anak buahnya berhasil mencuri plat cetak uang Amerika dan membunuh Jendral Morrison, atasan The A-Team.
Celakanya lagi, Brock Pike sangat cerdik dan licik sehingga seolah-olah The A-Team yang mencuri Plat Cetak uang amerika itu.

Akibatnya, para personel The A-Team dipecat sebagai tentara Amerika dan dipenjara di tempat yang terpisah. Tidak hanya itu, regu Polisi Militer yang bertugas mengawasi The A-Team juga kena “getahnya”. Pemimpin regu polisi militer itu yaitu seorang kapten cantik bernama Charissa Sosa diturunkan pangkatnya menjadi letnan.
Sejak saat itu, Letnan Charissa Sosa sangat benci pada The A-Team walaupun dia adalah bekas pacar dari salah satu personel The A-Team yaitu Face si letnan playboy.

Enam bulan kemudian, Lynch mendatangi Hannibal di penjara dan menawarkan untuk membantu Hannibal melarikan diri dari penjara tetapi dengan syarat Hannibal dan The A-Team nya bisa menemukan plat cetak uang Amerika yang dicuri oleh Brock Pike.
Hannibal yang sangat ingin membersihkan namanya dan kembali menjadi tentara Amerika itu menyetujui tawaran Lynch.
Dengan bantuan Lynch, Hannibal berhasil melarikan diri dari penjara kemudian dengan kecerdikannya, Hannibal berhasil membebaskan personel The A-Team lainnya yaitu Face, Murdock dan BA.

Berdasarkan informasi dari Lynch, diketahui bahwa Brock Pike ada di Jerman bersama temannya, sorang laki-laki yang selalu memakai pakaian Arab.
The A-Team berhasil membajak sebuah pesawat militer Amerika kemudian terbang ke Jerman. Pihak militer Amerika tentu saja tidak tinggal diam, mereka membentuk pasukan polisi militer untuk mengejar The A-Team di bawah pimpinan Letnan Charissa Sosa yang masih dendam pada The A-Team.
Tetapi setelah melalui proses kejar-kejaran yang seru dan konyol, The A-Team berhasil lolos dari kejaran para anak buah Letnan Charissa Sosa dan berhasil sampai di Jerman.

Biarpun Letnan Charissa Sosa dan anak buahnya mengejar sampai Jerman, The A-Team berhasil merebut plat cetak uang dari Brock Pike. The A-Team gagal menangkap Brock Pike tetapi The A-Team berhasil menangkap teman Arabnya.
Terjadi hal yang mengejutkan, ternyata teman Brock Pike yang selalu berpakaian Arab itu adalah Jendral Morrison. Jadi selama ini Jendral Morrison hanya berpura-pura mati.

Terbongkarlah semua konspirasi. Ternyata Lynch, Brock Pike dan Jendral Morrison bekerjasama untuk mendapatkan plat uang itu, jadi The A-Team hanya diperalat untuk mendapatkannya.
Tetapi dalam perkembangan selanjutnya, Jendral Morrison dan Brock Pike mengkhianati Lynch maka Lynch kembali memperalat The A-Team untuk menghadapi Jendral Morrison dan Brock Pike.

The A-Team sudah sadar telah diperalat tetapi sudah terlambat. Lynch sudah menyuruh anak buahnya mengebom tempat persembunyian The A-Team. Jendral Morrison tewas tetapi untung The A-Team berhasil menyelamatkan diri dengan membawa plat cetak uang.

Keadaan makin gawat karena Brock Pike berhasil mengajak Lynch bekerjasama untuk mengejar The A-Team dan plat cetak uangnya.
Untunglah Face dengan ketampanannya berhasil merayu Letnan Charissa Sosa untuk bekerjasama dengan The A-Team melawan Lynch dan Brock Pike.
Setelah melalui pertempuran yang seru, The A-Team dan Letnan Charissa Sossa berhasil menjebak Lynch dan Brock Pike. Akhirnya Plat cetak uang berhasil dikembalikan ke negara Amerika.

Tetapi betapa kecewanya The A-Team karena biarpun mereka sudah berjasa bagi negaranya, mereka tetap dipenjara dengan tuduhan melarikan diri dari penjara.
Dengan bantuan Charissa Sosa (pangkatnya sudah dikembalikan menjadi kapten), The A-Team berhasil melarikan diri tetapi karena mereka terlanjur kecewa dengan system di negaranya, mereka tidak ingin lagi menjadi tentara Amerika dan sekarang menjadi tentara bayaran yang bisa disewa siapa saja yang membutuhkan. Opini saya tentang film ini :
Sebelumnya saya minta maaf kepada pengunjung blog ini yang mungkin kecewa karena blog ini lama tidak saya update. Hal itu karena selama ini saya menderita wabah penyakit yang diderita oleh hampir semua orang di dunia yaitu demam Piala Dunia hehehe…
Dalam sehari siaran langsung pertandingan sepakbolanya saja bisa sampai 3 kali sehingga saya tidak sempat menonton film apalagi menulis di blog.

Tetapi karena pada saat itu yang bertanding adalah tim sepakbola bukan unggulan dan bukan tim favorit saya, akhirnya saya bisa menyempatkan diri ke bioskop untuk menonton film yang merupakan remake dari film TV favorit saya yaitu THE A-TEAM.

Terus terang ketika The A-Team masih menjadi film serial TV, film itu merupakan favorit saya (waktu itu saya masih bersekolah di SD dan SMP).
Saya suka film TV The A-Team karena seru tapi lucu dan yang menjadi ciri khasnya, walaupun banyak adegan seru yang melibatkan adegan tembak menembak atau pengeboman, film itu tidak terlihat sadis karena tidak tampak ada yang berdarah-darah atau mati dengan mengerikan.
Selain itu tokoh-tokoh The A-Team juga terlihat kreatif karena mereka membuat sendiri peralatan tempurnya.

Film bioskopnya ternyata mempertahankan ciri khas versi film TV yaitu penuh dengan adegan yang seru tetapi konyol dan lucu, bahkan saya merasa film bioskopnya LEBIH SERU DAN GILA-GILAAN.
Adegan-adegan action nya memang agak berlebihan tetapi tetap masuk akal.
Akhir kata, saya suka film ini seperti saya suka filmya ketika masih menjadi film TV.

Tuesday, June 8, 2010

AMELIA

Sutradara : Mira Nair
Pemain : Hilary Swank,Richard Gere,Ewan McGregor,Christopher Eccleston, Joe Anderson,William Cuddy
Tanggal rilis : 23 Oktober 2009
Durasi : 111 menit

Film yang diangkat dari kisah nyata ini menceritakan tentang riwayat pilot wanita legendaris dari Amerika Serikat bernama Amelia Earheart yang hidup pada tahun 1897 sampai 1937. Pada saat itu ada banyak pilot wanita tetapi mengapa nama Amelia Earheart yang paling menonjol? Hal itu karena Amelia Earheart mempunyai prestasi luar biasa antara lain dialah pilot wanita pertama yang berhasil terbang solo melewati Samudra Atlantik.

Amelia Earheart sudah mendapat lisensi penerbang wanita pada tanggal 15 Mei 1923 dari Fédération Internationale Aéronautique (FAI), tetapi yang membuat namanya terkenal adalah ketika pada tahun 1928 ia berhasil melakukan penerbangan melintasi Samudra Atlantik yang didanai oleh pengusaha penerbitan buku bernama George Putnam.
Pada saat itu Amelia Earheart tidak melakukan terbang solo (sendirian) tetapi ia bertugas sebagai komandan atau Kapten pesawat, sebagai pilot pesawatnya adalah Slim Gordon dan sebagai navigator merangkap teknisi adalah Bill Stultz.
Berkat keberhasilannya itu, Amelia Earheart banyak mendapat tawaran sebagai bintang iklan sehingga menghasilkan uang yang cukup banyak bagi sponsornya yaitu George Putnam dan bagi Amelia Earheart sendiri.

Setelah namanya terkenal, Amelia Earheart semakin giat berkiprah di dunia penerbangan sipil antara lain menjadi panitia lomba terbang untuk penerbang wanita pada tahun 1929 dan menjadi pendiri perkumpulan pilot wanita yang bernama “The Ninety Nine” (karena anggota pertamanya berjumlah 99 penerbang wanita).
Selain itu terjadi peristiwa yang paling bersejarah dalam hidup Amelia Earheart yaitu pada tahun 1931 ia menikah dengan George Putnam, sponsornya.

Walaupun sudah sangat terkenal, Amelia Earheart masih belum puas, dia tetap merasa hanya sebagai “penumpang” ketika berhasil melintasi Samudra Atlantik. Amelia Earheart tetap ingin melintasi Samudra Atlantik seorang diri (terbang solo).

Akhirnya dengan dibantu George Putnam, pada tanggal 20 Mei 1932 Amelia Earheart berhasil berangkat terbang solo untuk melintasi Samudra Atlantik.
Amelia Earheart berangkat dari New Foundland Amerika kemudian setelah terbang nonstop selama 14 jam 56 menit, Amelia Earheart berhasil sampai di Irlandia.
Amelia Earheart menjadi penerbang wanita pertama yang berhasil terbang solo melintasi Samudra Atlantis.
Selain itu, Amelia Earheart juga menjadi orang kedua yang berhasil terbang solo melintasi Samudra Atlantis, sebagai orang pertama adalah pilot pria bernama Charles Lindbergh. Oleh karena itu Amelia Earheart dijuluki sebagai “Miss Lindy”.

Amelia Earheart menjadi semakin terkenal tetapi karena prestasinya itu dan juga karena kecantikannya, Amelia Earheart menarik perhatian seorang instruktur penerbang dari West Point (Akademi Militer Amerika) bernama Gene Vidal.
Terjadilah hubungan cinta terlarang antara Amelia Earheart dan Gene Vidal tetapi akhirnya perselingkuhan Amelia Earheart itu diketahui oleh George Putnam yang sempat menemukan puisi cinta Amelia Earheart kepada Gene Vidal.
Untunglah masalah rumah tangga Amelia Earheart itu selesai karena Amelia Earheart memilih kembali kepada George Putnam dan meninggalkan Gene Vidal.

Amelia Earheart tetap belum puas dengan prestasinya, dia masih ingin meningkatkan prestasinya dengan terbang mengelilingi dunia. Akhirnya pada tanggal 17 Maret 1937, Amelia Earheart berangkat dari California untuk mengelilingi dunia dengan naik pesawat terbang yang diberi nama Electra. Direncanakan tujuan akhir Amelia Earheart adalah Australia.
Karena perjalanan itu dinilai sangat berbahaya, Amelia Earheart tidak terbang seorang diri tetapi ditemani seorang havigator bernama Fred Noonan.

Bencana terjadi ketika pada tanggal 2 Juli 1937, Amelia Earheart dan Fred Noonan akan mendarat di Pulau Howland yang terletak di Samudra Pasifik.
Amelia Earheart dan Fred Noonan ternyata tersesat dan tidak tahu dimana letak Pulau Howland. Mereka berdua hanya bisa berputar-putar di Samudra Pasifik yang sangat luas itu tanpa bisa menemukan satu pulau pun padahal persediaan bahan bakar mulai menipis.

Sinyal radio pesawat Electra sempat ditangkap oleh kapal patroli pantai Amerika yang bernama USS Itasca. Amelia Earheart sempat minta bantuan pada USS Itasca tetapi gagal.USS Itasca akhirnya kehilangan sinyal dari Pesawat Electra.
Pemerintah Amerika sudah berusaha melakukan pencarian besar-besaran tetapi Amelia Earheart, Fred Noonan dan pesawat Electranya tetap tidak terlacak.

Akhirnya karena Amelia Earheart dan Fred Noonan tidak juga diketemukan, pada bulan Januari 1939 mereka dinyatakan hilang di Samudra Pasifik.

Opini saya tentang film ini :
Terus terang yang membuat saya tertarik untuk menonton film ini karena sebelumnya saya pernah menonton film Night at Museum 2 (sinopsisnya juga sudah saya buat di blog ini) yang didalamnya ada tokoh bernama Amelia Earheart. Di film itu Amelia Earheart digambarkan sebagai seorang pilot muda yang cantik dan menarik (diperankan oleh Amy adams).

Tetapi setelah menonton film ini saya agak kecewa karena pemeran Amelia Earheart tidak secantik pemeran Amelia Earheart di film Night in The Museum 2.
Berikut ini saya tampilan foto Amelia Earheart versi Night in The Museum 2 (kiri) dan versi Amelia (kanan)












Tetapi setelah saya menonton beberapa cuplikan film dokumenter dan foto-foto yang disisipkan di film Amelia ini, ternyata Amelia Earheart versi film Amelia (diperankan oleh Hilary Swank) yang memang lebih mirip dengan Amelia Earheart yang sebenarnya.
Berikut ini saya tampilkan foto-foto asli dari Amelia Earheart si Srikandi Aviasi pujaan rakyat Amerika.












Sebagai akhir kata, secara keseluruhan film drama ini cukup menghibur biarpun akhirnya tidak happy ending.

Friday, May 14, 2010

PHOBIA 2

Sutradara : Paween Purijitpanya,Visute Poolvoralaks,Songyos Sugmakanan,Parkpoom Wongpoom,Banjong Pisanthanakun
Pemain : Jirayu Laongmanee,Worrawech Danuwong,Charlie Trairat,Nicole Theriault,Marsha Wattanapanich
Tanggal rilis : 9 September 2009
Durasi : 120 menit

Film horror Thayland ini merupakan sekuel dari film Phobia 1. Seperti film pendahulunya, dalam film ini berisi beberapa film pendek dengan sutradara yang berbeda-beda. Bedanya pada film pendahulunya hanya berisi 4 film pendek, karena itu judul filmnya ditulis 4bia (fourbia) sedangkan pada film ini berisi 5 film pendek dengan judul : Novice, Ward, Backpackers, Salvage dan In The End.
Berikut ini sinopsisnya :

NOVICE
Film ini menceritakan karma yang harus diterima seorang bocah laki-laki bandel yang berusia 14 tahun bernama Pey.
Kenakalan Pey memang luar biasa. Suatu ketika Pey dengan membonceng temannya yang naik sepeda motor berusaha merampok sebuah mobil. Ketika mobil itu sedang berjalan, Pey melempar sebuah batu besar ke arah pengemudinya.
Batu itu tepat mengenai kepala si pengemudi dan langsung tewas karena lukanya sangat parah. Tetapi betapa terkejutnya Pey karena pengemudi yang tewas itu ternyata adalah ayahnya sendiri.

Perbuatan Pey itu jelas merupakan perbuatan kriminal dan bisa mengantarkan Pey ke penjara. Agar tidak dipenjara, ibu Pey terpaksa memasukkan Pey ke biara pendidikan Biksu untuk dididik menjadi seorang Biksu agama Budha.

Suatu ketika, Pey bersama gurunya dan calon Biksu-Biksu lain datang ke sebuah desa yang terkenal sangat angker. Ada banyak sekali hantu yang berkeliaran di desa itu sehingga penduduk desa itu tiap hari menyiapkan sesaji agar tidak diganggu.
Tetapi dasar Pey adalah anak nakal, Pey malah berusaha memakan sesaji itu. Perbuatan buruk Pey itu memang berhasil dicegah teman Pey yang juga calon Biksu tetapi cukup membuat marah para hantu.
Akibatnya Pey terus diganggu oleh hantu-hantu penghuni desa itu.

Merasa tidak tahan dengan gangguan para hantu, Pey berusaha melarikan diri dari pendidikan Biksu itu. Sang guru berusaha mencegah Pey tetapi karena sudah tua dan lemah, ia gagal menahan Pey.
Untunglah Pey berhasil ditangkap oleh calon Biksu lain yang masih muda dan kuat sehingga Pey tidak mampu melawannya.

Sebagai hukuman, Pey disuruh berdoa di dalam sebuah gua. Sebelumnya Pey sudah diperingatkan bahwa di gua itu banyak terdapat hantu yang tentu saja akan mengganggu, Pey disarankan agar tidak menghiraukan gangguan itu.

Tetapi Pey tidak tahan dengan gangguan hantu gua yang berupa suara-suara binatang buas itu. Pey ketakutan dan lari keluar dari gua. Ketika sampai di hutan, Pey langsung disergap oleh para hantu penghuni hutan. Hantu-hantu itu melempari Pey dengan batu.
Akhirnya sebuah batu besar mengenai kepala Pey dan menewaskannya.
Luka yang menewaskan Pey sama dengan luka yang menewaskan ayahnya, tidak hanya itu, arwah Pey sekarang menjadi salah satu hantu penghuni desa itu.
Itulah karma yang harus diterima oleh Pey.

WARD
Arthit adalah seorang remaja pria yang mengalami kecelakaan sehingga kedua kakinya patah dan harus menjalani opname di sebuah rumah sakit.
Di rumah sakit itu, Arthit bersebelahan dengan pasien lain yaitu seorang laki-laki tua yang mengalami koma. Banyak hal aneh dengan pria tua itu, selain tubuhnya penuh tato, pria tua itu selalu dijenguk oleh beberapa laki-laki yang kelihatannya merupakan anak-anak buahnya dan melakukan doa yang aneh.

Pada malam harinya ketika di ruang itu hanya ada Arthit dan pasien koma itu, terjadi hal yang lebih aneh lagi. Biarpun pria tua itu dalam keadaan koma dan tidak bisa bergerak sama sekali, arwahnya bisa keluar dan berusaha mencekik Arthit.
Untunglah Arthit sempat menarik alarm sehingga bisa ditolong para perawat.


Kejadian arwah pria tua menyerang Arthit itu terjadi berulang kali sehingga para perawat menganggap Arthit mengalami halusinasi dan menyuntik Arthit dengan obat tidur.
Dalam tidurnya, Arthit mengalami hal yang lebih mengerikan. Pria tua itu menindih Arthit kemudian mencekiknya setelah itu memuntahkan darah ke wajah Arthit.

Keesokan harinya terjadi hal yang lebih aneh. Dokter menyatakan pria tua sudah mati dan Arthit sudah bangun dari tidurnya, tetapi tiba-tiba para anak buah pria tua datang dan membungkuk hormat kepada Arthit bahkan para perawat dan dokter juga menyembah Arthit.
Ternyata Arthit memang sengaja dikorbankan, sekarang sang pria tua hidup lagi dengan cara memindahkan arwah dirinya ke tubuh Arthit.

BACKPACKERS
Dua remaja Jepang yang terdiri seorang laki-laki dan seorang perempuan (sayang di film ini tidak disebutkan namanya) merayakan kelulusan mereka dengan piknik mengelilingi Thayland.
Suatu ketika 2 remaja Jepang itu terpaksa menumpang sebuah truk untuk menuju ke Bangkok. Para remaja Jepang itu tidak tahu bahwa dalam box di truk yang mereka tumpangi mengangkut orang-orang yang menyelundupkan narkotika dan obat terlarang (narkoba) dengan cara menelan narkoba yang sudah dibungkus plastik.

Ternyata narkoba yang ditelan itu meracuni orang-orang yang menelannya sehingga mereka semua mati.

Kematian akibat keracunan narkoba itu sangat menyakitkan sehingga menimbulkan kegaduhan, truk terpaksa berhenti kemudian sopir truk dan pembantunya yang bernama Joi turun memeriksa box.
Terjadi keanehan karena mayat-mayat korban narkoba itu bisa hidup lagi. Ternyata narkoba itu tidak hanya menewaskan orang yang menelannya tetapi juga membuat orang yang menelannya menjadi zombie yang ganas dan langsung menyerang sehingga menewaskan remaja Jepang laki-laki.
Untunglah sopir truk, Joi dan remaja Jepang perempuan bisa melarikan diri dengan mengendarai truk.

Tetapi seorang zombie berhasil menyelundup masuk ke dalam truk sehingga mengakibatkan kecelakaan yang merusakkan truk dan menewaskan supirnya. Untungnya ada sebuah mobil yang mengalami kecelakaan dekat truk dan menewaskan pengemudinya sehingga Joi dan remaja Jepang perempuan bisa meneruskan perjalanan dengan naik mobil itu.

Tetapi terjadi pertengkaran antara Joi dan remaja Jepang karena tiba-tiba muncul seorang anak laki-laki.
Joi mengenali anak laki-laki itu sebagai salah satu temannya yang menyelundupkan narkoba yang berarti anak laki-laki itu adalah zombie maka Joi berusaha membunuhnya. Tetapi karena anak laki-laki itu belum menampakkan wujudnya sebagai zombie, si remaja Jepang tidak mengetahuinya dan membela anak laki-laki itu.

Karena terlalu emosi, si remaja Jepang menembak mati Joi. Akhirnya remaja Jepang dan anak laki-laki meneruskan perjalanan dengan naik mobil yang mengalami kecelakaan itu.

Keesokan harinya, remaja Jepang dan anak laki-laki sampai di sebuah pasar. Pada waktu itu, si anak-laki-laki muncul sifat zombienya kemudian membunuh remaja Jepang.
Tidak hanya itu, zombie anak laki-laki itu membunuh semua orang di pasar.

SALVAGE
Nuch adalah seorang janda cantik beranak 1 yang mencari nafkah dengan menjual mobil bekas kecelakaan yang direparasi sehingga mirip mobil baru.
Nuch tidak sadar bahwa dalam mobil-mobil bekas kecelakaan itu masih ditempati oleh arwah-arwah korban kecelakaannya.

Sampai pada suatu malam, di toko mobil Nuch hanya tinggal Nuch dan anak laki-lakinya yang masih kecil bernama Toey.

Tiba-tiba Nuch mengetahui bahwa anak laki-lakinya hilang. Untungnya dari kamera CCTV bisa diketahui di mobil mana Toey berada.

Tetapi ketika Nuch mencari anaknya, ia diganggu oleh arwah-arwah korban kecelakaan yang menempati mobil-mobil bekasnya. Nuch tentu saja ketakutan karena arwah-arwah itu tampil dengan wujud ketika ia mengalami kecelakaan seperti perut yang robek sehingga usus terburai keluar, kepala yang tinggal separuh atau tubuh yang terbakar hidup-hidup.

Setelah mengalami banyak gangguan dari hantu, Nuch berhasil masuk ke dalam mobilnya kemudian bisa melarikan diri keluar dari toko mobilnya. Tetapi ternyata anak Nuch berada di ruang mesin mobil yang dikendarai Nuch akibatnya ketika Nuch menghidupkan mesin mobilnya, anak Nuch tergilas mesin mobil sehingga tewas dengan mengerikan.
Mengetahui anak satu-satunya tewas mengenaskan, Nuch hanya bisa menangis histeris.

IN THE END
Film pendek ini berbeda dengan keempat film pendek sebelumnya, jika film-film sebelumnya benar-benar full horror maka di film ini merupakan film horror bercampur komedi karena diselingi dengan adegan-adegan lucu. Biarpun tidak membuat terpingkal-pingkal seperti film full comedy tetapi cukup untuk mengendorkan saraf kita yang tegang karena menononton keempat film sebelumnya yang full horror.

Ter, Puak, Shin dan Aey adalah kru dari sebuah film horror yang sedang dibuat. Pada saat pengambilan gambar terakhir, terjadi gangguan besar karena aktris pemeran hantu wanita yang bernama Kate jatuh sakit karena kelelahan.
Kate diantar ke rumah sakit oleh Aey.

Karena Kate sakit maka terpaksa bagian akhir dari film terpaksa diubah tetapi pada saat shooting tiba-tiba Kate datang dan ingin melanjutkan shooting karena film ini adalah film pertamanya. Akhirnya bagian ending tidak jadi diubah dan Kate diijinkan untuk ikut shooting.

Kegemparan terjadi karena Aey yang sedang dalam perjalanan dari rumah sakit ke studio dengan naik mobil menelepon dan mengatakan bahwa Kate sudah meninggal dunia di rumah sakit, berarti Kate yang sedang shooting adalah hantu. Akibatnya seluruh kru film melarikan diri karena ketakutan.
Hanya tinggal 4 orang yang masih bertahan di studio yaitu Ter, Puak, Shin dan aktris wanita lainnya yang bernama Marsha.

Marsha tetap bertahan karena tidak tahu bahwa Kate sudah mati sedangkan Ter, Puak dan Shin tetap bertekad untuk menyelesaikan pembuatan film karena menurut meraka, keinginan arwah Kate yang mati penasaran untuk menyelesaikan shooting film pertamanya (dan yang terakhir) harus dikabulkan, jika tidak maka arwah Kate akan mengikuti mereka selamanya.

Tetapi akhirnya Ter, Puak dan Shin tidak bisa mengendalikan rasa takutnya dan melarikan diri dari studio dengan naik mobil.

Di tengah jalan, Ter, Puak dan Shin bertemu dengan Aey yang sedang berjalan kaki. Terjadi kegemparan lagi karena Ter, Puak dan Shin melihat bahwa mobil yang dikendarai Aey remuk redam karena kecelakaan, berarti Aey sudah mati karena kecelakaan dan Aey yang sekarang mereka lihat adalah hantu.
Keadaan semakin rumit karena tiba-tiba muncul Kate.
Aey dan Kate semuanya mengaku bahwa mereka masih hidup dan bukan hantu.

Siapakah yang sebenarnya sudah mati dan menjadi hantu? Aey atau Kate?
Rasanya kalau saya ceritakan semuanya nanti tidak seru lagi film ini untuk ditonton, maka saya persilahkan untuk menonton sendiri film pendek yang menakutkan tapi lucu ini.

Opini saya tentang film ini :
Karena masing-masing film pendek dibuat oleh sutradara yang berbeda, kelihatannya ceritanya tidak saling berhubungan. Tetapi saya melihat ada hubungan antara masing-masing film pendek itu yaitu :
  • Arthit sepertinya adalah teman Pey yang memboncengkan Pey ketika mereka berusaha merampok sebuah mobil. Oleh karena itu Arthit juga mengalami karma seperti Pey.
  • Mobil merah yang ditumpangi remaja Jepang dan anak laki-laki zombie sepertinya dijual kepada Nuch.
  • Rumah sakit dan dokter yang merawat Arthit sama dengan rumah sakit dan dokter yang merawat Kate.
Yang jelas film horror ini lebih mengerikan daripada film pendahulunya yaitu 4bia. Oleh karena itu saya menyarankan bagi yang belum terbiasa menonton film horror supaya tidak menonton film ini karena saya khawatir nanti bisa terbayang-bayang terus hingga terbawa mimpi hehehe…
Tetapi bagi para penggemar film horror, saya sangat merekomendasikan film ini.Adegan-adegannya memang sangat menakutkan dan mengerikan tetapi bisa menghibur.
Saya jadi berharap semoga saja ada Phobia 3.
anim-button
Untuk film animasi saya bahas di blog tersendiri, Silahkan klik button ini :
Custom Search