Thursday, February 25, 2010

HIGH KICK GIRL

Sutradara : Fuyuhiko Nishi
Pemain : Rina Takeda, Tatsuya Naka, Sayaka Akimoto, Kyoji Amano
Tanggal rilis : 30 Mei 2009
Durasi : 81 menit
Website : http://www.highkick-girl.com

Tsuchiya Kei adalah siswi SMA berusia 17 tahun yang juga menjadi murid Perguruan Karate yang dipimpin oleh Matsumura Yoshiaki dan mencapai tingkat sabuk coklat.
Tsuchiya Kei tidak juga mendapat sabuk hitam dari Matsumura Yoshiaki karena menurut Matsumura Yoshiaki, Tsuchiya Kei memang hebat di Kumite (pertarungan/fighting) tetapi lemah di Kata (rangkaian gerakan/jurus), padahal menurut Matsumura, karate bukan hanya untuk berkelahi tetapi juga merupakan suatu seni beladiri.

Merasa frustasi karena kemampuannya tidak dihargai, Tsuchiya melakukan tindakan tidak terpuji yaitu datang ke perguruan karate lain kemudian menantang berkelahi.
Tsuchiya Kei memang benar-benar hebat di kumite, dia berhasil mengalahkan beberapa perguruan karate kemudian merampas sabuk hitamnya.
Tsuchiya Kei membawa sabuk hitam hasil rampasannya kepada Matsumura Yoshiaki.

Matsumura tentu saja tidak mengakui sabuk hitam Tsuchiya Kei yang merupakan hasil rampasan itu bahkan sangat marah dan meminta Tsuchiya Kei untuk minta maaf.

Biarpun sudah dimarahi sang sensei (guru, biasanya pemegang DAN V ke atas), Tsuchiya Kei tidak juga kapok dan terus menantang perguruan karate lainnya. Sampai suatu ketika Tsuchiya Kei “kena batunya” ketika dia dan teman seperguruannya yang bernama Akiro Suke menantang sebuah perguruan beladiri yang dipimpin oleh Ryuusoku.
Tsuchiya Kei memang berhasil mengalahkan murid-murid Ryuusoku tetapi dia kalah ketika bertarung dengan Ryuusoku sang sensei perguruan.

Ryuusoku benar-benar tidak terima perguruannya diobrak-abrik oleh Tsuchiya Kei, Ryuusoku menahan Tsuchiya Kei dan Akiro Suke kemudian mengutus murid-muridnya mencari senseinya yaitu Matsumura Yoshiaki untuk mempertanggung jawabkan perbuatan muridnya itu.

Murid-murid Ryuusoku akhirnya berhasil menemukan Matsumura Yoshiaki dan menantang bertarung. Setelah mengalahkan murid-murid Ryuusoku, Matsumura Yoshiaki datang ke perguruan Ryuusoku untuk minta maaf.
Tetapi biarpun Matsumura sudah minta maaf bahkan sampai menyembah-nyembah, Ryuusoku dan pemilik perguruan yang bernama Kenga tidak memberi maaf bahkan menyuruh murid-muridnya untuk menghajar Matsumura.

Karena tidak punya pilihan lain, Matsumura dan Tsuchiya Kei bertarung dengan murid-murid Ryuusoku.
Setelah melalui pertarungan yang seru, akhirnya Matsumura dan Tsuchiya Kei bisa menang bahkan bisa mengalahkan Ryuusoku dan Kenga yang mencoba main curang dengan menggunakan pisau dan pistol.

Setelah mengalami peristiwa yang berbahaya bagi dirinya dan juga perguruannya, Tsuchiya Kei akhirnya sadar bahwa belajar beladiri bukan untuk menjadi jagoan tetapi untuk menjaga diri jika ada bahaya yang mengancam, lebih dari itu, beladiri juga bisa menjadi sebuah seni yang indah.

Sebagai wujud penyesalannya, Tsuchiya Kei rela memakai sabuk yang merupakan tingkatan paling rendah di karate yaitu sabuk putih.Opini saya tentang film ini :
Saya yakin penggemar seni beladiri (seperti saya hehehe…) pasti suka film ini karena adegan-adegan pertarungan karate digarap dengan bagus sehingga enak ditonton dan tidak berkesan sadis karena tidak berdarah-darah.
Selain itu, di film ini juga tidak hanya menampilkan teknik-teknik pukulan dan tendangan khas Karate tetapi juga menampilkan teknik lemparan, bantingan, kuncian dan patahan khas Jiu Jitsu.

Wednesday, February 17, 2010

ICHI

Sutradara : Fumihiko Sori
Pemain : Haruka Ayase, Takao Osawa, Yosuke Kubozuka, Shido Nakamura, Akira Emoto
Tanggal rilis : 25 Oktober 2008
Durasi : 120 menit

Film dengan lokasi waktu Jepang kuno ini bercerita tentang seorang gadis buta yatim piatu yang ahli ilmu pedang dan bermain shamisen (sejenis gitar jepang dengan 3 senar) bernama Ichi. Ketika kecil, Ichi diasuh seorang pendekar buta ahli pedang yang sangat terkenal bernama Satoichi.
Satoichi menitipkan Ichi ke perkumpulan shamisen sehingga Ichi menjadi mahir bermain shamisen dan bisa mencari nafkah dengan menjadi pengamen shamisen. Selain itu, Satoichi juga mengajarkan ilmu pedangnya kepada Ichi sehingga Ichi juga sangat mahir ilmu pedang.

Ketika sudah berusia remaja, Ichi diusir dari perkumpulan shamisen karena diperkosa oleh anak pemimpin perkumpulan shamisen. Sejak saat itu Ichi tidak pernah bertemu lagi dengan Satoichi dan mengembara dari satu kota ke kota lainnya dengan temannya sesama pengamen shamisen buta yang juga diusir dari perkumpulan karena nyambi bekerja sebagai pelacur.

Suatu ketika Ichi mendapat teman baru seorang samurai pengembara bernama Toma. Pada waktu itu Ichi dan teman pelacurnya diganggu oleh gerombolan perampok anak buah perampok yang paling ditakuti bernama gerombolan Banki dan Toma datang menolongnya.
Tetapi Toma hanya pakaiannya saja yang mirip pendekar samurai tetapi dia sedikitpun tidak bisa bermain pedang bahkan mengeluarkan pedang dari sarungnya saja tidak bisa.. Toma menolong Ichi dan temannya dengan cara memberi uang kepada perampok tetapi perampok itu tetap menyerang Ichi.
Akhirnya Ichi sendiri yang membunuh perampok-perampok itu dengan keahlian pedangnya.

Sejak saat itu, Ichi meninggalkan teman pelacurnya untuk mengembara mencari Satoichi dan Toma mengikutinya.
Sampai pada suatu ketika, Ichi dan Toma sampai di sebuah kota kecil bernama Bito dan mendapat teman baru seorang anak laki-laki bernama Kotaro. Kota Bito dipimpin oleh seorang pemuda bernama Toraji yang merupakan anak pimpinan yakusha (mafia jepang kuno) bernama Shirakawa.
Pada saat itu Kota Bito dalam keadaan bahaya karena selalu diganggu oleh gerombolan perampok Banki.

Di kota Bito, Ichi dan Toma kembali diganggu oleh anak buah Banki yang berjumlah 5 perampok tetapi Ichi kembali berhasil membunuh mereka dengan ilmu pedangnya. Pada saat itu datang Toraji dan mengira Toma yang mengalahkan kelima perampok itu. Terkesan dengan “kehebatan” Toma, Toraji menawari Toma menjadi pengawal pribadinya untuk menghadapi gerombolan Banki. Karena gajinya sangat besar, Toma menyetujui tawaran itu sedangkan Ichi memutuskan untuk kembali menjadi pengamen shamisen.

Suatu ketika terjadi pertengkaran antara Toma dan Ichi. Toma mengkritik Ichi karena tidak mau membantu Toraji dan rakyatnya dari ancaman gerombolan Banki. Karena terlalu jengkel, Toma menantang Ichi bermain pedang tetapi agar tidak terlalu berbahaya, pedang diganti tongkat kayu.
Terjadi hal yang mengejutkan karena dengan pedang yang diganti tongkat kayu, Toma bisa mengalahkan Ichi.
Ternyata Toma benar-benar seorang samurai yang ahli pedang tetapi Toma menjadi takut mengeluarkan pedang karena trauma dengan masa kecilnya. Ketika kecil, Toma pernah membuat buta ibunya dengan pedangnya.

Sementara itu, Toraji karena merasa sudah aman dengan adanya Toma mengadakan pertunjukan kesenian untuk menyenangkan raknyatnya. Tiba-tiba datang anak buah Banki memporak-porandakan pertunjukan kesenian itu.
Toma berusaha menghadapi anak-anak buah Banki tetapi karena masih trauma mengeluarkan pedang, ia dipukul sampai pingsan oleh anak buah Banki.

Toma yang pingsan akan dibawa ke markas Banki tetapi datang Ichi dan mengaku bahwa ia yang sebenarnya membunuh anak-anak buah Banki. Pada awalnya para anak buah Banki tidak mempercayainya tetapi setelah Ichi menunujukkan keahlian pedangnya, mereka percaya dan membawa Ichi ke markas Banki.
Ichi menurut saja dibawa ke markas Banki karena Ichi memang ingin balas dendam kepada Banki yang dulu telah membunuh kedua orang tuanya.

Ketika sampai di markas Banki, Ichi menantang Banki bertarung. Tetapi ternyata ilmu pedang Banki lebih hebat sehingga Ichi kalah. Untung saja Banki tidak membunuh Ichi tetapi hanya menghajarnya sampai pingsan kemudian Ichi dikurung di penjara.
Nasib Toma tak kalah tragis dengan Ichi, ia dihajar sampai babak belur oleh Toraji dan rakyatnya karena dianggap telah menipu.
Toraji dan rakyatnya berhenti menghajar Toma setelah Toma berjanji akan membebaskan Ichi.

Walaupun tidak dengan ilmu pedang tetapi dengan kecerdikannya, Toma dengan dibantu Kotaro dan ayahnya berhasil membawa lari Ichi dari markas Banki kemudian membawanya ke kota Bito.
Banki tentu saja sangat marah kemudian menyerbu kota Bito dengan seluruh anak buahnya tetapi penduduk kota Bito tidak gentar, Toraji dan pasukannya siap menghadang gerombolan Banki dengan pedang di tangan.

Terjadilah pertempuran antara gerombolan Banki dan penduduk kota Bito, Ichi tidak ikut bertempur karena masih pingsan oleh hajaran Banki sedangkan Toma bersembunyi karena masih trauma dengan pedang.

Pertempuran ternyata seimbang, korban di kedua belah pihak sama banyaknya sehingga hanya tinggal beberapa orang saja. Untuk menentukan pemenangnya maka pemimpin masing-masing harus bertarung. Karena Toma masih bersembunyi, Toraji sendiri yang akan menghadapi Banki.
Tetapi tiba-tiba Toma keluar dari persembunyiannya kemudian menantang Banki. Disinilah trauma Toma sembuh, dia berani mengeluarkan pedangnya dan terjadilah duel pedang yang seru antara Toma dan Banki.

Toma dan Banki ternyata seimbang, keduanya sama-sama tertusuk pedang dan sama-sama roboh. Ichi yang sudah sadar dari pingsannya berusaha menolong Toma tetapi terlambat, Toma menghembuskan nafasnya yang terakhir.
Banki yang belum mati kemudian bangkit dan menyerang Ichi tetapi Ichi sudah siap dan berhasil menusuk Banki hingga tewas sekaligus membalaskan dendam kematian kedua orang tuanya.

Gerombolan Banki sudah punah dan penduduk Kota Bito bisa hidup dengan tentram. Bagaimana dengan Ichi? Dia memilih untuk meneruskan pengembaraannya mencari ayah angkatnya, Satoichi.
Opini saya tentang film ini :
Seperti film action Jepang jenis laga dengan lokasi waktu Jepang kuno lainnya, film ini dipenuhi adegan pertarungan yang berdarah-darah. Tetapi ada yang berbeda, adegan pertarungan pedang ditampilkan dengan singkat tetapi cukup indah dan mendebarkan.

Walaupun begitu saya merasa kecewa dengan endingnya karena saya berharap Toma tetap hidup dan kembali menjadi pahlawan di mata Toraji dan rakyatnya. Tetapi kemudian saya bisa maklum karena film ini judulnya “Ichi” bukan “Toma”.

Tuesday, February 9, 2010

WIZARD OF WAVERLY PLACE

Sutradara : Lev L. Spiro, John Pasquin
Pemain : Selena Gomez,David Henrie,Jake T. Austin,David DeLuise,Maria Canals Barrera,Jennifer Stone,Steve Valentine
Tanggal rilis : 28 Agustus 2009
Durasi : 94 menit

Film ini menceritakan tentang pengalaman seru dan lucu sebuah keluarga penyihir yang terdiri dari sepasang suami istri Jerry Russo dan Theresa Russo yang mempunyai 3 anak bernama Justin, Alex dan Max. Ketiga anak penyihir itu juga diajarkan ilmu sihir tetapi Suami istri Russo belum berani mewariskan pusaka andalan mereka yaitu tongkat ajaib dan buku mantra karena anak-anaknya dianggap belum dewasa.

Suatu ketika keluarga penyihir itu berlibur ke Karibia. Di tempat liburan itu, Jerry dan Theresa melarang anak-anaknya memakai ilmu sihir karena bisa sangat berbahaya mengingat mereka belum dewasa. Selain itu menurut peraturan, para penyihir harus menyembunyikan identitas mereka sebagai penyihir kepada masyarakat umum.
Tetapi identitas mereka sebagai penyihir ternyata berhasil diketahui seorang pesulap jalanan bernama Archie yang selalu ditemani seekor burung Nuri bernama Gissele. Ternyata Archie dan Gissele juga seorang penyihir yang kalah dalam lomba penyihir sehingga mereka kehilangan ilmu sihirnya dan Gissele diubah oleh penyihir yang mengalahkannya menjadi burung nuri.

Archie menyatakan bahwa ia mempunyai peta tempat batu yang diincar oleh semua penyihir karena bisa mengabulkan 1 keinginan apa saja, batu itu bernama Stone of dream atau batu impian. Archie sangat berharap bisa menemukan batu itu karena hanya dengan batu itu Gissele bisa kembali ke wujudnya semula sebagai manusia, tetapi mereka tidak bisa mencari batu itu sendiri karena mereka sudah kehilangan kekuatan sihirnya.
Keluarga Russo menolak tawaran Archie untuk bersama-sama mencari batu impian karena perjalanan mencarinya sangat berbahaya, banyak penyihir yang tewas dalam perjalanan mencari batu impian itu.

Tetapi Justin, Alex dan Max terpaksa mencari batu impian karena mereka mencuri pusaka tongkat ajaib dan buku mantra yang sangat ampuh itu sehingga terjadi bencana.
Suatu ketika Alex bertengkar dengan ibunya. Karena sangat jengkel, Alex lepas kontrol kemudian dengan tongkat ajaib dan buku mantra, Alex mengucapkan mantra agar ayah dan ibunya tidak pernah bertemu dan menikah.
Karena kehebatan tongkat ajaib dan buku mantra yang dicurinya, keinginan Alex itu terkabul. Ayah dan ibu mereka benar-benar tidak pernah bertemu dan menikah sehingga mereka tidak lagi kenal dengan anak-anak mereka.

Satu-satunya cara untuk membalikkan mantra itu hanyalah dengan tongkat ajaib dan buku mantra itu juga tetapi kedua pusaka itu menghilang karena kedua pusaka itu adalah milik bersama-sama sepasang suami istri Russo kemudian karena mereka sudah tidak lagi menjadi suami istri, secara otomatis kedua pusaka itu kembali ke pemilik sebelumnya yaitu Jerry Russo.
Justin, Alex dan Max jelas tidak mungkin mencuri kedua pusaka itu dari “bekas” ayahnya karena kalah dalam ilmu sihir. Jadi satu-satunya cara untuk membalikkan mantra adalah dengan batu impian. Celakanya batu impian itu harus ditemukan dalam waktu kurang dari 2 hari karena jika tidak, Justin, Alex dan Max bisa hilang dari muka bumi akibat ayah dan ibu mereka tidak pernah menikah.

Justin, Alex dan Max berhasil menemukan Archie dan Gissele maka dilakukan pembagian tugas, Justin dan Alex bersama dengan Archie dan Gissele pergi mencari batu impian sedangkan Max tetap di hotel dan harus berusaha agar ayah dan ibu mereka tidak tertarik kepada orang lain apalagi sampai menikah, yang berarti apapun usaha mereka tidak akan berhasil karena hal itu berarti ayah dan ibu mereka benar-benar tidak pernah menikah.
Walaupun punya ilmu sihir, Max tetap kewalahan karena ternyata ayah dan ibu mereka sudah punya kekasih jadi Max harus berusaha keras agar ayah dan ibunya tidak sampai terlampau dekat dengan kekasihnya masing-masing apalagi sampai menikah.

Bagaimana dengan Justin dan Alex? Setelah melalui perjalanan yang sulit dan berbahaya selama hampir 2 hari, Justin dan Alex berhasil mendapatkan batu impian tetapi batu itu berhasil direbut oleh Gissele kemudian segera dibawa pergi bersama Archie.
Justin dan Alex tentu saja sangat sedih tetapi mereka berubah menjadi gembira karena tiba-tiba datang Max dan kedua orang tuanya.
Ternyata dengan kecerdikannya, Max tidak hanya berhasil memisahkan kedua orang tuanya dengan kekasihnya masing-masing tetapi juga berhasil menyatukan mereka sehingga bisa diajak menyusul Justin dan Alex. Tetapi sayang sekali, Jerry dan Theresa Russo tetap hilang ingatannya sehingga tidak mengenali anak-anak mereka.

Keadaan semakin gawat karena waktu 2 hari itu hampir habis sehingga Max yang ilmu sihirnya paling rendah hilang dari muka bumi. Karena peristiwa itu, Theresa jadi sadar bahwa Max adalah anaknya tetapi hanya itu diingat, Theresa tetap tidak ingat bahwa Jerry adalah suaminya dan Justin serta Alex adalah anaknya juga, akibatnya Theresa pergi meninggalkan suami dan anaknya untuk merebut batu impian dari Gissele agar bisa mengembalikan Max.

Keadaan semakin rumit, dengan tidak adanya batu impian maka satu-satunya cara membalikkan mantra Alex hanyalah melalui seorang penyihir baru. Justin dan Alex belum pantas disebut penyihir karena belum pernah menang dalam pertarungan sihir maka mereka harus bertarung untuk bisa menjadi penyihir baru sedangkan Jerry menjadi wasitnya.
Setelah melalui pertarungan sihir yang seru, ternyata Alex keluar sebagai pemenang dan menjadi penyihir baru tetapi celakanya, akibat waktu 2 hari yang sudah makin habis, Alex kehilangan ingatannya sehingga ia lupa mantra apa yang harus dia ucapkan. Lebih parah lagi, sebentar lagi Alex akan seperti Max yaitu hilang dari muka bumi.

Tetapi untung saja dengan dibantu Archie, Theresa berhasil merebut batu impian dari Gissele yang sudah kembali menjadi manusia. Archie merasa kecewa dengan Gissele karena setelah kembali menjadi manusia cantik, Gissele pergi meninggalkannya, maka Archie mencuri batu impian dari Gissele kemudian mengubah Gissele berubah kembali menjadi burung nuri, setelah itu batu impian diserahkan kepada Theresa karena sudah tidak ada gunanya lagi (ingat, batu impian hanya bisa mengabulkan 1 permintaan).

Setelah mendapatkan batu impian, Theresa pergi ke tempat Jerry, Justin dan Alex. Theresa datang pada waktu yang tepat karena Alex sudah hampir menghilang dan Justin sudah kehilangan semua ingatannya.
Semua masalah selesai ketika Alex memegang batu impian kemudian berkata “aku ingin semuanya kembali seperti semula”.

Opini saya tentang film ini :
Biarpun ceritanya cukup rumit tetapi film produksi Walt Disney ini bagus juga karena seru tapi lucu, apalagi di film ini ikut main bintang ABG yang sedang naik daun yaitu Selena Gomes.

Wednesday, January 27, 2010

K20 : LEGEND OF THE MASK

Sutradara : Shimako Sato
Pemain : Takeshi Kaneshiro, Takako Matsu, Tôru Nakamura, Kanata Hongô, Yuki Imai, Takeshi Kaga, Jun Kaname, Hana Kino, Fumiyo Kohinata, Jun Kunimura, Kazuyoshi Kushida, Toru Masuoka, Yutaka Matsushige, Hideji Otaki, Kyusaku Shimada, Reiko Takashima
Tanggal rilis : 20 Desember 2008
Durasi : 137 min.

Film Jepang ini memakai waktu pada saat Jepang di tahun 1949. Bukankah pada waktu itu Jepang baru saja kalah pada Perang Dunia Kedua? Tetapi film ini mengandaikan Perang Dunia tidak terjadi karena Jepang bisa berdamai dengan negara-negara sekutu.
Tetapi walaupun tidak menghadapi perang, diceritakan bahwa kondisi Jepang pada saat itu kacau karena Kaum Bangsawan dan Pengusaha dengan bisnis kotornya bisa semakin kaya sehingga golongan miskin menjadi semakin miskin dan tertindas. Akibatnya kriminal menjadi tinggi karena golongan miskin yang merasa tertindas oleh ketidak adilan selalu mencoba mencuri dari golongan kaya.

Pada kondisi kacau itu, muncul seorang pencuri yang selalu merepotkan aparat keamanan karena selain sangat tangkas seperti pemain sirkus , dia juga pandai menyamar sehingga dijuluki 20 Wajah atau dalam bahasa Jepangnya Kaijin 20, disingkat K-20.
Suatu ketika K-20 mengincar sebuah lukisan kuno berjudul Menara Babel yang merupakan koleksi seorang ilmuwan sekaligus pengusaha bernama Dr. Hagi Yashiba.
Untuk menjalankan aksinya, K-20 memperalat seorang pemain akrobat sirkus bernama Heikichi Endo.

K-20 menyamar sebagai seorang pemilik surat kabar kemudian menyuruh Heikichi untuk memotret acara pertunangan anak Dr. Hagi Hashiba yang bernama Yoko Hashiba dengan Kepala Detektif Jepang bernama Kogoro Akechi yang dilaksanakan di rumah Dr. Hagi Hashiba tempat lukisan Menara Babel disimpan.
Pesta pertunangan pejabat pastilah tertutup untuk umum dan dijaga dengan sangat ketat maka diharapkan Heikichi dengan keahlian akrobatnya bisa memotret dengan diam-diam.
Heikichi menerima tawaran itu karena selain tidak tahu bahwa tawaran itu merupakan jebakan, imbalannya sangat menggiurkan.

Pada pesta pertunangan itu, Heikichi yang memotret secara diam-diam dari atap gedung berhasil dijebak, ketika Heikichi memotret langsung terjadi ledakan. Lukisan Menara Babel memang berhasil diamankan sehingga tidak berhasil dicuri tetapi Heikichi tertangkap dan dituduh sebagai K-20. Heikichi berusaha membantah bahwa ia adalah K-20 tetapi sia-sia karena ia malah dipukuli oleh polisi kemudian dijebloskan ke penjara dan terancam hukuman seumur hidup.

Tetapi untung saja, ketika dinaikkan mobil untuk dipindahkan ke penjara yang lebih besar, Heikichi dengan keahlian akrobatnya dan dibantu teman-teman sirkusnya berhasil melarikan diri.
Pada awalnya Heikichi sangat senang bisa berkumpul kembali dengan teman-teman sirkusnya yang dipimpin oleh Genji, tetapi kemudian Heikichi sangat marah setelah mengetahui bahwa ternyata Genji dan teman-teman sirkusnya sekarang berprofesi sebagai pencuri. Heikichi sangat marah kemudian pergi meninggalkan Genji dan kawan-kawannya untuk kembali ke sirkusnya.

Betapa hancur hati Heikichi setelah tahu bahwa sekarang sirkusnya hancur lebur. Dari seorang anak kecil teman sirkusnya yang bernama Shinsuke, Heikichi mendengar kabar bahwa ternyata para polisi yang selama ini frustasi karena selalu gagal menangkap K-20, melampiaskan kekesalannya dengan menghancurkan sirkus tempat Heikichi bekerja. Tidak hanya itu, teman-teman Heikichi juga dipukuli, untunglah Shinsuke berhasil melarikan diri.

Betapa menyesalnya Heikichi karena sudah meninggalkan Genji dan kawan-kawannya. Ternyata Genji dan kawan-kawannya terpaksa menjadi pencuri hanya untuk bisa bertahan hidup karena sirkus tempat mencari nafkahnya dihancurkan oleh aparat kepolisian. Heikichi kembali kepada Genji kemudian setelah minta maaf, mohon agar Genji mengajari ilmu-ilmu mencuri.

Genji menerima Heikichi kemudian meminjaminya sebuah buku “Kitab Ilmu Mencuri”, konon K-20 juga pernah belajar dari buku itu. Dengan bakat akrobatnya, Heikichi bisa menguasai buku itu dengan cepat sehingga Heikichi tidak hanya bertambah tangkas seperti kucing tetapi juga ahli menyamar seperti K-20.
Tetapi apakah Heikichi juga akan menjadi pencuri? Ternyata Heikichi tidak berniat menggunakan ilmunya untuk mencuri tetapi bertekad menggunakannya untuk menangkap K-20 yang asli supaya bisa membersihkan namanya yang sudah tercemar. Genji dan semua teman sirkusnya mendukung tekad Heikichi itu.

Akhirnya Heikichi bisa berhadapan dengan K-20 yang sesungguhnya. Waktu itu K-20 sedang memaksa Yoko Hashiba (putri Dr. Yagi Hashiba) untuk menunjukkan letak lukisan Menara Babel. K-20 memang lebih hebat daripada Heikichi tetapi setelah melalui pertarungan yang seru, Heikichi bisa menyelamatkan Yoko Hashiba kemudian membawanya ke rumah Genji.
Karena merasa berhutang budi, Yoko Hashiba akhirnya bersedia bekerja sama dengan Heikichi. Bahkan, walaupun dengan susah payah, Yoko Hashiba berhasil menyatukan Heikichi dan tunangannya, Koyoro Akechi yang kepala Detektif Jepang itu yang berarti musuh besar K-20. Yoko berhasil meyakinkan Akeshi bahwa Heikichi bukanlah K-20.

Heikichi dan kawan-kawan akhirnya juga mengetahui alasan mengapa K-20 mengincar lukisan Menara Babel padahal lukisan itu palsu. Ternyata di lukisan Menara Babel terdapat gambar peta letak sebuah mesin dahsyat bernama Mesin Tesla yang merupakan hasi penemuan Dr. Yagi Hashiba dan temannya ilmuwan peraih Nobel bernama Dr. Nikola Tesla.
Mesin Tesla bisa menyalurkan energi listrik tanpa kabel sehingga bisa sangat berguna tetapi juga bisa sangat berbahaya jika digunakan sebagai senjata karena ledakannya bisa lebih dahsyat daripada ledakan bom atom. Jadi K-20 berniat menggunakan Mesin Tesla untuk menguasai dunia.
Karena menyadari betapa bahayanya Mesin Tesla itu, Heikichi dan kawan-kawan bertekad menemukan Mesin Tesla kemudian menghancurkannya.

Usaha untuk menemukan Mesin Tesla ternyata sangat sulit karena gambar peta di Lukisan Menara Babel hanya bisa tampak jika dipotret dengan kamera khusus yang disimpan di Markas Angkatan Darat Jepang yang tentu saja dijaga ketat.
Tetapi dengan ketangkasan dan kecerdikannya, Heikichi dengan dibantu Yoko, Genji dan Akechi beserta anak buahnya berhasil menemukan Mesin Tesla yang ternyata terletak di rumah Dr. Yagi Hashiba sendiri.

Tetapi sebelum Heikichi berhasil menghancurkan Mesin Tesla, K-20 datang dan berusaha merebutnya. Untungnya walaupun K-20 lebih tangkas dan kuat tetapi bisa dikalahkan dengan kecerdikan Heikichi dan Genji. Akhirnya K-20 berhasil dibunuh dan Mesin Tesla berhasil dihancurkan.
Bagaimanakah cara Heikichi dan Genji menjebak K-20 ? Dan siapakah sebenarnya K-20 ?
Agar lebih puas, saya persilahkan untuk menonton sendiri film Jepang yang seru tapi lucu ini.
Opini saya tentang film ini :
Takeshi Kaneshiro, aktor yang sangat terkenal di Jepang beraksi kembali. Saya kira di Indonesia, Takeshi Kaneshiro juga cukup dikenal karena berperan sebagai Jendral Zhu Ge di film RED CLIFF yang kolosal itu (sinopsisnya sudah saya buat di blog ini).
Ternyata Takeshi Kaneshiro merupakan pemain watak yang hebat juga, karena karakternya bisa sangat berbeda dengan di film RED CLIFF.

Di film RED CLIFF, Takeshi Kaneshiro kelihatan seperti seorang jendral muda yang cerdas tetapi tegas dan sangat berwibawa tetapi di film K-20 ini, Takeshi Kaneshiro kelihatan seperti pemuda yang lugu tapi cerdik dan agak lucu, mirip aktor Thailand yang bernama Rattapoom Tokongsub ketika berperan sebagai Tong Lee Hei di film SUPERSTARS (sinopsisnya juga sudah saya buat di blog ini).

Wajahnyapun bisa sangat mirip antara Heikichi Endo dengan Tong Lee Hei, berikut ini saya tampilkan gambar keduanya, silahkan bandingkan sendiri :

Thursday, January 7, 2010

RUSLAN

Sutradara : Jeff King
Pemain : Steven Seagal,Laura Mennell,Mike Dopud,Dmitry Chepovetsky,Igor Jijikine,Sergei Nasibov,Crystal Lowe,Holly Eglington, Dan Payne,Zak Santiago,Inna Korobkina, Aleks Paunovic,Mike Desabrais,Reg Tupper,Ed Anders,Linda Minard
Distributor : 20th Century Fox
Tanggal rilis : 19 Mei 2009
Durasi : 98 menit

Ruslan (dalam Bahasa Turki artinya singa) adalah mafia Rusia yang bertobat. Agar tidak kembali ke lingkungan Mafia Rusia, Ruslan pindah ke Amerika dan menjadi penulis novel.
Di Rusia Ruslan meninggalkan bekas istrinya yang bernama Catherine dan anak perempuannya yang bernama Lanie. Di Rusia, Catherine sudah mempunyai suami baru yaitu seorang pengacara bernama Terry Goldstein.

Pada suatu ketika, Ruslan harus kembali ke Rusia untuk menghadiri pernikahan putrinya dengan pemuda pilihannya yang bernama Stephan.
Disinilah semua masalah berawal karena ternyata Stephan adalah anak dari pimpinan Mafia Rusia yang pernah jadi musuh Ruslan yaitu Mikhail.
Tapi Ruslan dan Mikhail sudah melupakan masa lalunya dan setuju untuk menikahkan anak-anaknya.

Semua ternyata tidak berjalan dengan mulus, sehari sebelum pernikahan Lanie dan Stephan, Ruslan menemukan Catherine tewas dibunuh sedangkan Lanie terluka parah dan hampir tewas.
Untuk menjaga keselamatan Lanie dari pembunuhnya, Ruslan bersama Dokter dan polisi yang menangani kasusnya sepakat untuk merahasiakan selamatnya Lanie. Jadi Lanie tetap diberitakan tewas kemudian Lanie disembunyikan dan dirawat di Rumah Sakit Eastland.

Karena peristiwa itu, jiwa mafia Ruslan bangkit kembali. Ruslan bertekad mencari orang yang berencana membunuh putrinya kemudian balas dendam. Untuk menjalankan aksinya itu, Ruslan mengajak Stephan.
Ruslan dan Stephan tentu saja butuh senjata, berkat bantuan Terry Goldstein yang seorang pengacara itu, Ruslan bisa mendapatkan alamat penjual senjata gelap.

Tetapi ketika sedang membeli senjata, mendadak muncul pesan yang menyatakan bahwa Ruslan adalah polisi yang sedang menyamar.
Para penjual senjata gelap tentu saja panik dan berusaha membunuh Ruslan. Untungnya sebagai bekas mafia, Ruslan bisa membela diri dan akhirnya bisa mendapatkan senjata-senjata yang dibutuhkannya.
Siapakah pengirim pesan yang menjebak Ruslan itu? Saya persilahkan untuk terus membaca artikel ini.

Sayangnya, dalam melakukan penyelidikan, Ruslan menggunakan kebiasaan mafianya yaitu dengan kekerasan sehingga jatuh korban cedera parah bahkan sampai tewas.
Akibat perbuatannya itu, sebelum menemukan pembunuh putrinya, Ruslan ditangkap polisi dan terancam dipenjara.
Untunglah Ruslan ditolong Terry. Dengan keahliannya sebagai pengacara handal, Terry bisa membebaskan Ruslan dari hukuman penjara.

Anehnya, setelah membebaskan Ruslan dari penjara, Terry dan anak-anak buah Mikhail mengeroyok Ruslan untuk membunuhnya.
Semuanya menjadi jelas, ternyata Terry bersekongkol dengan Mikhail untuk membunuh Lanie dan Catherine. Hal itu karena Terry mempunyai hutang yang sangat banyak kepada Mikhail sehingga tidak mampu membayarnya, maka Terry dan Mikhail sepakat untuk membunuh Catherine kemudian polis asuransinya digunakan Terry untuk membayar hutangnya.
Lanie juga ikut dibunuh karena Mikhail sebenarnya tidak setuju anaknya menikah dengan Lanie yang merupakan anak bekas musuhnya dan gara-gara Lanie juga, Stephan memutuskan menjadi orang baik-baik bukan mafia seperti ayahnya.
Jadi Terry lah yang menjebak Ruslan ketika sedang membeli senjata.

Berkat keahlian beladirinya, Ruslan bisa lolos dari sergapan Terry dan anak-anak buah Mikhail. Tetapi keadaan menjadi gawat karena Mikhail akhirnya tahu bahwa Lanie ternyata masih hidup.
Ternyata yang melaporkan masih hidupnya Lanie adalah anak buah Mikhail yang berhasil menyusup sebagai polisi penjaga Lanie.
Untungnya dokter yang merawat Lanie merasa curiga karena polisi yang menjaga Lanie tiba-tiba menghilang, dokter itu kemudian menelepon Ruslan.
Mendengar kabar dari sang dokter, Ruslan menyuruh dokter itu untuk menyembunyikan Lanie kemudian Ruslan dan Stephan datang ke Rumah Sakit Eastland untuk menyelamatkan Lanie. Selain itu, Ruslan juga berhasil memaksa Terry untuk ikut ke Rumah Sakit Eastland supaya mempertanggung jawabkan perbuatannya.

Ruslan berhasil sampai di Rumah Sakit sebelum Mikhail dan anak-anak buahnya yang menyusup ke Rumah Sakit Eastland dengan menyamar sebagai polisi. Terjadilah pertempuran yang seru antara Ruslan melawan Mikhail dan anak-anak buahnya.
Setelah melalui pertarungan yang seru, Ruslan berhasil membunuh Mikhail dan anak-anak buahnya (adegan Ruslan membunuh Mikhail sangat sadis, jadi saya sarankan anak-anak jangan sampai menontonnya).

Akhirnya Lanie berhasil diselamatkan dan menikah dengan Stephan.
Bagaimana dengan Terry? Dia dijebloskan ke penjara dengan tuduhan terlibat pada pembunuhan Catherine, istrinya sendiri.

Opini saya tentang film ini :
Para pembaca pasti bingung. Judul artikel ini adalah RUSLAN tetapi di gambar posternya berjudul DRIVEN TO KILL.
Film ini jika diputar di Amerika dan Eropa memakai judul DRIVEN TO KILL tetapi jika diputar di Asia memakai judul RUSLAN. Saya sendiri kurang tahu mengapa bisa demikian. Mungkin karena nama RUSLAN berkesan Asia sehingga diharapkan bisa menarik penonton Asia.

Pada film ini Steven Seagel sang pemegang sabuk hitam DAN VII Aikido kembali beraksi mematahkan tulang-tulang lawannya. Tidak hanya itu, pada film ini, adegan perkelahian Steven Seagel selalu diiringi dengan musik tradisional Rusia.
Tetapi seperti film-film Steven Seagel lainnya, digambarkan bahwa Steven Seagel begitu jagoannya sehingga berkesan tidak masuk akal.

Misalnya di film UNDER SIEGE 2, Steven Seagel bisa berlari-lari dengan santai di atas kereta api yang sedang berjalan sangat cepat, bahkan ketika jatuh dari kereta api itu Steven Seagel tidak cedera sedikitpun. Lecet saja tidak.
Di film RUSLAN ini juga begitu, digambarkan ketika adegan tembak-menembak, lawan Steven Seagel menembak berkali-kali sampai pelurunya habis tetapi tidak satupun bisa mengenai Steven Seagel, padahal jaraknya cukup dekat.
Begitu Steven Seagel menembak, langsung kena dengan sekali tembakan.

Selain itu saya juga kurang cocok dengan sikap Steven Seagel di filmnya yang cenderung sok jagoan sehingga berkesan kurang sopan (bagi penggemar Steven Seagel, maaf ya…ini cuma masalah selera kok…). Berbeda dengan Jean Claude Van Damme si jagoan yang sopan atau Jacky Chen si jagoan yang lucu.
anim-button
Untuk film animasi saya bahas di blog tersendiri, Silahkan klik button ini :
Custom Search