Sunday, March 21, 2010

THE INGLOURIOUS BASTERDS

Sutradara : Quentin Tarantino
Pemain : Brad Pitt,Christoph Waltz,Michael Fassbender,Eli Roth,Diane Kruger,Daniel Brühl,Til Schweiger,Mélanie Laurent
Tanggal rilis : 20 Mei 2009
Durasi : 153 menit

Film ini diawali dengan adegan seorang Kolonel SS NAZI Jerman bersama anak buahnya datang ke sebuah desa di Prancis pada tahun 1941 (pada saat itu Perang Dunia ke-2 masih berkecamuk dan Prancis masih menjadi jajahan Jerman). Kolonel yang bernama Kolonel Hans Landa itu datang ke rumah keluarga La Pedite yang dicurigai menyembunyikan satu keluarga yahudi.
Pada awalnya La Pedite membantah telah menyembunyikan keluarga yahudi di rumahnya tetapi karena pintarnya Kolonel Hans Landa bernegoisasi, akhirnya La Pedite mengakui telah menyembunyikan keluarga yahudi di bawah lantai rumahnya.

Setelah mendengar pengakuan La Pedite, Kolonel Hans Landa memerintahkan anak-anak buahnya menembak dengan senapan mesin ke lantai tempat keluarga yahudi itu bersembunyi dibawahnya. Keluarga yahudi yang terdiri dari sepasang suami istri dan 2 anaknya itu langsung tewas. Tetapi ada satu yang masih hidup dan bisa melarikan diri yaitu seorang gadis berusia 19 tahun bernama Shosanna.
Kolonel Hans Landa berusaha menembak Shosanna dengan pistolnya tetapi Shosanna sudah lari terlalu jauh sehingga berada di luar jangkauan tembakan pistol Kolonel Hans Landa.
Shosanna berhasil selamat tetapi menyimpan dendam yang membara kepada Kolonel Hans Landa.

Sementara itu di tempat lain, ada satu regu tentara rahasia yang terdiri dari 8 orang amerika keturunan yahudi yang datang ke Prancis untuk menebar teror pada tentara NAZI Jerman. Regu yang dipimpin oleh Letnan Aldo Raine itu menamakan dirinya The Basterds.

Biarpun hanya berjumlah 8 orang tetapi The Basterds cukup membuat pusing pimpinan NAZI yaitu Adolf Hitler karena The Basterds mahir bertempur dan setiap tentara jerman yang dibunuhnya akan dikuliti kepalanya. Letnan Aldo Reine memang mewajibkan tiap anak buahnya untuk menguliti kepala 100 tentara Jerman.
Dan yang membuat Hitler merasa lebih terhina, The Basterds pasti menyisakan satu tentara Jerman untuk dibiarkan hidup tetapi di jidatnya dibuat luka dengan pisau yang membentuk lambang NAZI yaitu swastika miring.

Empat tahun kemudian yaitu di tahun 1944, Shosanna menjadi gadis pemilik sebuah gedung bioskop. Agar tidak menimbulkan kecurigaan tentara Jerman, Shosanna mengganti namanya menjadi nama Prancis yaitu Emanuelle Mimiex.
Suatu ketika Shosanna berkenalan dengan seorang tentara Jerman yang bertugas sebagai penembak jitu (snipper) bernama Frederick Zoller.
Kecantikan Shosanna memang membuat Frederick Zoller jatuh cinta setengah mati tetapi Shosanna sebagai orang yahudi yang keluarganya dibantai oleh tentara Jerman tentu saja menolaknya.

Ternyata biarpun Frederick Zoller hanya berpangkat Private (prajurit) dia adalah pahlawan besar bagi NAZI karena dalam sebuah pertempuran, Frederick Zoller berhasil menembak mati 300 tentara musuh. Untuk menghormati kepahlawanannya, kisah Frederick Zoller itu difilmkan dengan judul “Nation’s Pride”, film itu baru saja selesai dan siap untuk pemutaran perdananya.
Frederick Zoller yang berusaha memikat hati Shosanna mencoba membujuk para pejabat tinggi NAZI agar pemutaran perdana filmnya diputar di bioskop milik Shosanna. Berkat ketenaran namanya sebagai pahlawan besar, permintaan Frederick Zoller itu disetujui oleh para pejabat tinggi NAZI.

Shosanna tentu saja terkejut bioskopnya menjadi tempat pemutaran perdana film kepahlawanan NAZI yang tentu saja akan dihadiri oleh para pejabat tinggi NAZI. Tetapi yang membuat Shosanna lebih terkejut, yang menjadi pemimpin pasukan keamanannya adalah Kolonel Hans Landa.
Dendam lama Shosanna muncul kembali maka untuk balas dendam, Shosanna berencana membakar bioskopnya pada waktu pemutaran perdana film Nation’s Pride itu sehingga Kolonel Hans Landa dan pejabat-pejabat tinggi NAZI lainnya mati terbakar.
Shosanna tidak tahu bahwa pada pemutaran perdan film Nation’s Pride itu juga akan dihadiri oleh pimpinan tertinggi NAZI yaitu Adolf Hitler.

Shosanna memang tidak tahu bahwa bioskopnya akan dihadiri Hitler, tetapi agen rahasia Inggris berhasil mengetahuinya. Maka Inggris mengutus salah satu perwira terbaiknya yaitu Letnan Archie Hicox untuk ke Prancis dan bergabung dengan The Basterds untuk kemudian meledakkan bioskop yang sedang ditonton Hitler. Operasi pembunuhan Hitler itu diberi nama Operasi Kino.
Jika Hitler Tewas bisa dipastikan bahwa Perang Dunia ke-2 berakhir untuk kemenangan sekutu (Inggris, Amerika dan sekutu-sekutunya yang merupakan musuh Jerman).

Direncanakan Letnan Archie Hicox yang menyamar sebagai tentara Jerman akan dijemput oleh 2 personel The Basterds yang juga menyamar sebagai tentara Jerman, ikut menjemput juga artis Jerman yang menjadi mata-mata Inggris yaitu Bridget Von Hammersmark.
Tetapi sayang sekali, penyamaran mereka diketahui oleh tentara-tentara Jerman yang langsung menembak. Letnan Archie Hicox dan 2 personel The Basterds tewas sedangkan Bridget Von Hammersmark masih hidup karena hanya tertembak kakinya.

Walaupun Operasi Kino berhasil diketahui Kolonel Hans Landa, tugas pembunuhan Hitler tetap harus diteruskan. Maka Bridget Von Hammersmark yang sudah mendapat undangan menonton film bersama Hitler akan masuk ke bioskop bersama 3 personel The Basterds yaitu Letnan Aldo Raine, Sersan Donny Donowitz dan Prajurit Omar Doom yang menyamar sebagai orang Italia pelayan Bridget Von Hammersmark. Tiga personel The Basterds itu masuk bioskop dengan menyembunyikan bom di celananya.

Film Nation’s Pride telah diputar dan Hitler bersama pejabat-pejabat tinggi NAZI lainnya sudah menontonnya. Tetapi Kolonel Hans Landa yang sudah tahu bahwa Bridget Von Hammersmark adalah mata-mata mencekiknya sampai mati.
Tidak hanya itu, Kolonel Hans Landa juga memerintahkan anak buahnya menangkap Letnan Aldo Raine dan membawanya keluar bioskop. Tetapi mengapa Kolonel Hans tidak menangkap juga Sersan Donny Donowits dan Prajurit Omar Doom? Padahal mereka juga membawa bom? Nanti akan saya ceritakan penyebabnya.

Sementara itu, Shosanna yang bertugas sebagai operator mesin pemutar film siap memberi aba-aba kepada anak buahnya untuk membakar gedung bioskop. Tetapi tiba-tiba datang Frederick Zoller untuk merayu Shosanna.
Shosanna yang sudah muak pada Frederick Zoller menembaknya hingga mati tetapi sebelum mati, Frederick Zoller sempat menembak Shosanna. Akhirnya mereka berdua mati bersama-sama.

Di luar bioskop yaitu di markas Kolonel Hans Landa terjadi perundingan antar Kolonel Hans Landa dan 2 personel The Basterds yang ditangkapnya yaitu Letnan Aldo Reined an Prajurit Utivich
Terungkaplah teka-teki mengapa Kolonel Hans Landa membiarkan Sersan Donny Donowits dan Prajurit Omar Doom tetap di dalam bioskop padahal mereka membawa bom yang bisa membunuh Hitler.
Ternyata Kolonel Hans Landa memang membiarkan Hitler mati karena ia akan membelot ke pihak sekutu.

Pintar juga si Kolonel ini, dia tahu bahwa Jerman sudah pasti akan kalah di Perang Dunia ke-2, maka daripada dia dikejar-kejar sekutu sebagai buronan perang lebih baik ia membelot ke pihak sekutu dengan cara ikut membantu membunuh Hitler. Dengan demikian, Kolonel Hans Landa pasti akan dianggap pahlawan oleh sekutu kemudian diberi tanda jasa dan hadiah-hadiah lainnya.
Permintaan membelot Kolonel Hans Landa disetujui sekutu, maka Kolonel Hans Landa dan operator radionya yaitu Prajurit Hermann diantar Letnan Aldo Raine dan Prajurit Utivich ke wilayah Amerika dengan naik truk.

Di bioskop Shosanna, ternyata biarpun Shosanna mati rencana pembakaran bioskop tetap berhasil karena aba-aba membakar bioskop diberikan Shosanna lewat film yang disisipkan ke film Nation’s Pride. Maka ketika pemutaran film sampai ke adegan Shosanna memberi perintah untuk membakar bioskop, anak buah Shosanna segera menyalakan api.
Bioskop Shosanna terbakar hebat dan semua pintu keluar sudah ditutup. Ditambah lagi Sersan Donny Donowits dan Prajutit Omar Doom meledakkan bomnya kemudian menembak tentara Jerman yang masih hidup.
Hitler dan pejabat-pejabat tinggi NAZI lainnya berhasil dibunuh.

Kolonel Hans Landa sekarang menjadi sekutu Letnan Aldo Raine tetapi apakah Letnan Aldo Raine mau menerimanya? Ternyata Letnan Aldo Raine sudah terlanjur jengkel pada Kolonel Hans Landa yang sudah banyak membantai orang Yahudi.
Prajurit Utivich menembak mati Prajurit Hermann kemudian seperti kebiasaannya, Letnan Aldo Reine dengan pisaunya membentuk luka berbentuk swastika di jidat Kolonel Hans Landa.

Opini saya tentang film ini :
Berani juga film ini membelokkan sejarah. Dari semua referensi yang pernah saya baca dan juga menurut guru sejarah saya, Hitler mati pada tanggal 30 April 1945 karena bunuh diri dengan cara menembak kepalanya sendiri di bunkernya, pada saat itu Jerman di ambang kekalahan perang dan bunker persembunyian Hitler sudah dikepung tentara-tentara Uni Sovyet

Tetapi di film ini diceritakan bahwa Hitler mati ketika menonton film di bioskop. Bagaimana mungkin orang yang pernah menjajah hampir seluruh Eropa bisa dibunuh semudah itu?
Selain itu actor yang memerankan Hitler wajahnya kurang mirip dengan Hitler yang sebenarnya (kumisnya saja yang mirip). Berikut ini saya tampilkan gambar Hitler di film ini (kiri) dan Hitler sebenarnya (kanan) :












Tetapi bagaimanapun juga menurut saya film ini cukup menghibur karena jalan ceritanya tidak membosankan untuk ditonton dan diselingi adegan-adegan pertempuran yang seru. Pantas saja film ini jadi box office di Amerika.

Friday, March 5, 2010

14 BLADES

Sutradara : Daniel Lee
Pemain : Donnie Yen,Zhao Wei,Wu Chun,Kate Tsui,Qi Yuwu
Tanggal rilis : 4 Februari 2010
Durasi : 120 menit
Website : http://www.14blades.com

Sekitar 600 tahun yang lalu ketika Negeri Cina diperintah oleh Dinasti Ming, dibentuk pasukan elite pengawal Kaisar bernama Jin Yin Wei (Pengawal Kerajaan Berjubah) yang anggotanya direkrut dari anak-anak jalanan yatim piatu. Dari kecil, anak-anak itu dilatih bermacam-macam ilmu beladiri sehingga ketika dewasa mereka menjadi pasukan pengawal kaisar yang tangguh.

Tiap personel Jin Yin Wei dibekali senjata berupa 14 pisau (14 blades) yang fungsinya berbeda-beda, 8 pisau digunakan untuk menyiksa lawan, 5 pisau untuk membunuh lawan dan 1 pisau dari emas digunakan untuk bunuh diri jika gagal dalam tugas.
Berkat tangguhnya pasukan Jin Yin Wei, Kaisar menjadi semakin aman dan banyak pemberontakan yang berhasil digagalkan termasuk pemberontakan yang dipimpin oleh saudara kaisar sendiri yang bernama Pangeran Qing.

Masalah timbul ketika Pangeran Qing yang masih ingin memberontak dan berhasil bekerjasama dengan seorang kasim pejabat istana bernama Jia Jingzhong.
Kasim adalah laki-laki pegawai istana yang dikebiri atau dihilangkan alat kelaminnya. Tetapi justru karena dikebiri itulah seorang kasim bisa menduduki jabatan tinggi di istana bahkan bisa melebihi perdana menteri karena tidak bisa membuat dinasti sehingga dianggap tidak mungkin memberontak.

Suatu ketika Jia Jingzhong menjebak komandan Jin Yin Wei yaitu Qin Long dengan menyuruhnya merebut sebuah kotak yang disimpan seorang pejabat istana bernama Zhao Zhenyan. Jia Jingzhong mengatakan bahwa Zhao Zhenyan akan memberontak dan kotak itu berisi bukti-bukti pemberontakannya.
Qin Long menuruti perintah Jia Jingzhong karena memang kedudukannya lebih tinggi .

Setelah menyerbu rumah Zhao Zhenyan, betapa terkejutnya Qin Long karena ternyata kotak yang akan direbutnya berisi stempel resmi kerajaan sehingga akan sangat berbahaya jika stempel itu jatuh ke tangan pemberontak karena semua surat yang dicap dengan stempel itu berarti surat resmi perintah kaisar dan harus dituruti. Sedangkan Kaisar sendiri tidak begitu mengurusi pemerintahan tetapi asyik bersenang-senang dengan selir-selirnya (makanya pejabat-pejabat pentingnya dikebiri, pasti agar tidak bisa merebut selirnya).

Tetapi apa daya, Qin Long dikhianati oleh salah satu anak buahnya yang bernama Xuan Wu yang ternyata sudah bekerjasama dengan Jia Jingzhong. Semua anak buah Qin Long yang loyal kepadanya mati dan Qin Long sendiri terluka parah sedangkan stempel kerajaan dibawa lari oleh Xuan Wu untuk diberikan kepada Jia Zhingzhong.
Lebih parah lagi, karena Qin Long yang memimpin penyerbuan maka Qin Long yang dituduh mencuri stempel kerajaan sehingga menjadi buronan.

Untuk membersihkan namanya, Qin Long harus bisa menemukan stempel kerajaan kemudian menyerahkan kepada Kaisar. Karena terluka parah, Qin Long tidak bisa mengejar Xuan Wu, maka dengan seluruh sisa uangnya, Qinlong menyewa perusahaan pengantar/kurir yang dipimpin oleh Jiao Zhong untuk mengantarnya mengejar Xuan Wu ke arah Timur.
Jiao Zhong dan seluruh anak buahnya tidak tahu bahwa Qin Long adalah komandan pasukan elite kerajaan dan hanya tahu bahwa mereka disewa untuk mengantarkan ke arah timur.

Perjalanan Qin Long dengan dibantu Jiao Zhong ternyata sangat berbahaya, bukan hanya harus menghadapi perampok tetapi juga harus menghadapi pasukan Jin Yin Wei yang dipimpin oleh Xuan Wu.Untunglah dengan kemampuan beladirinya, Qin Long dapat mengatasi semua halangan itu.
Tetapi karena sudah menunjukkan kemampuan beladirinya, Jiao Zhong dan anak buahnya jadi tahu bahwa Qin Long adalah anggota Jin Yin Wei.

Qin Long yang sudah tahu bahwa Xuan Wu mengejarnya mengubah strategi. Jiao Zhong dan seluruh anak buahnya lebih dulu pergi ke arah timur ke kota Katin untuk mengalihkan perhatian Xuan Wu, sedangkan Qin Long yang sudah sembuh menyusul dari belakang.
Agar Jiao Zhong tidak berkhianat, Qin Long membawa anak perempuan Jiao Zhong yang bernama Qiao Hua. Kemudian seperti film-film lainnya, terjadilah hubungan asmara antara Qin Long dan Qiao Hua.

Setelah sampai di Kota Katin, Qin Long dengan dibantu Qiao Hua bisa melakukan penyelidikan sehingga bisa tahu kapan dan dimana Xuan Wu dan Jia Jingzhong akan menjual stempel kerajaan kepada Pangeran Qing yang diwakili oleh salah satu kapten nya.

Tetapi bagaimanapun juga, Qin Long dan Qiao Hua tidak mungkin menghadapi seluruh pasukan Xuan Wu dan Pangeran Qing. Maka Qin Long bekerjasama dengan sebuah gerombolan perampok yang dipimpin oleh Judge. Sebagai pembagian hasil, Qin Long akan mendapat stempel kerajaan sedangkan Judge mendapat 1000 uang emas yang digunakan Pangeran Qing untuk membayar stempel emas itu.

Sehari sebelum rencana penyerbuan Qin Long dan Judge, Qin Long ditemukan oleh anak Pangeran Qing yaitu seorang pendekar wanita bernama Tao Tao. Terjadilah pertarungan antara Qin Long dan Tao Tao. Ternyata Tao Tao dengan senjata cemetinya sangat hebat sehingga Qin Long kewalahan tetapi untung saja bisa melarikan diri.

Rencana penyerbuan Qin Long dan Judge berjalan baik. Dengan strategi yang jitu dan senjata yang lebih canggih, Qin Long dan Judge bisa mengalahkan pasukan Xuan Wu dan Pangeran Qing. Walaupun Xuan Wu bisa melarikan diri, tetapi Qin Long bisa mendapatkan stempel kerajaan dan Judge bisa mendapatkan 1000 uang emasnya.

Tetapi semua menjadi berantakan karena Tao Tao menyandera Qiao Huo sehingga Qin Long terpaksa menyerahkan stempel kerajaan kepada Tao.

Sekarang keadaan menjadi gawat karena Pangeran Qing sudah mendapatkan stempel kerajaan. Pangeran Qing bisa membuat surat dengan cap resmi kerajaan kepada pasukan penjaga benteng kerajaan sehingga Pangeran Qing dan pasukannya bisa masuk kedalam kerajaan dan melakukan serangan pemberontakan dengan mudah.
Perang pemberontakan pasti akan menelan banyak korban, tidak saja para tentara tetapi rakyat biasa juga bisa ikut jadi korban.
Satu-satunya cara mencegah pemberontakan adalah merebut stempel kerajaan sebelum Pangeran Qing dan pasukannya sampai di benteng.

Ternyata benar, Pangeran Qing dan 2000 tentara siap menyerang dari timur sedangkan Xuan Wu yang membawa stempel kerajaan dan 300 tentara bersenjata senapan siap menyerang dari sebuah kota yang bernama kota serigala langit.
Tidak ada pilihan lain, Qing Long dan Qiao Hua yang dibantu Jiao zhong dan para anak buahnya harus menyerang Xuan Wu dan pasukannya untuk merebut stempel kerajaan.

Xuan Wu pasti bisa dikalahkan dengan mudah oleh Qin Long tetapi Xuan Wu didampingi Tao Tao si pendekar cemeti yang sulit ditaklukan (Indiana Jones cewek nih…). Akhirnya dilakukan pembagian tugas, Qiao Hou menyamar sebagai Qin Long sehingga dikejar oleh Tao Tao sedangkan Qin Long dan pasukan Jiao Zhong menghadapi Xuan Wu dan pasukannya.

Terjadilah pertempuran seru antara pasukan Qin Long dan pasukan Xuan Wu.
Dengan strategi jitu, pasukan Qin Long menang dan Qin Long bisa merebut stempel kerajaan dari Xuan Wu.
Tetapi Qiao Hou dalam keadaan bahaya karena sudah tertangkap oleh Tao Tao dan akan dibunuh, untungnya datang Judge menolongnya.
Judge tewas ditangan Tao Tao tetapi Qiao Hou bisa melarikan diri dan bertemu dengan Qin Long.

Tao Tao adalah lawan yang paling tangguh maka dibagi tugas lagi, Qin Long bertarung melawan Tao Tao sedangkan Qiao Hou menyerahkan stempel kerajaan kepada jendral pasukan penjaga benteng kerajaan.

Akhirnya ternyata tidak happy ending…
Qin Long dan Tao Tao ternyata seimbang dan keduanya tewas bersama-sama.

Tetapi pengorbanan Qin Long tidak sia-sia, Qiao Hou berhasil menyerahkan stempel kerajaan kepada jendral pasukan penjaga benteng kerajaan sehingga Pangeran Qing dan pasukannya tidak bisa masuk.
Pemberontakan bisa digagalkan dan rakyat kembali bisa hidup dengan tenang.

Opini saya tentang film ini :
Kesan kolosal film ini sudah tampak pada adegan pertempurannya, tetapi sayang adegan perkelahiannya tidak tampak seperti adegan pertarungan beladiri karena lebih mengandalkan special effect sehingga berkesan tidak masuk akal. Misalnya bertarung sambil melompat-lompat bahkan sampai bisa terbang.

Ceritanya juga cukup rumit karena ada banyak konspirasi dan pengkhianatan, ,endingnya juga tidak happy ending.
Tetapi secara keseluruhan, film kolosal ini cukup seru dan menghibur. Apalagi pemainnya cukup terkenal seperti Donnie Yen (ingat film IP Man?), Samo Hung (siapa tak kenal actor ini) dan si cantik Zhao Wei.

Thursday, February 25, 2010

HIGH KICK GIRL

Sutradara : Fuyuhiko Nishi
Pemain : Rina Takeda, Tatsuya Naka, Sayaka Akimoto, Kyoji Amano
Tanggal rilis : 30 Mei 2009
Durasi : 81 menit
Website : http://www.highkick-girl.com

Tsuchiya Kei adalah siswi SMA berusia 17 tahun yang juga menjadi murid Perguruan Karate yang dipimpin oleh Matsumura Yoshiaki dan mencapai tingkat sabuk coklat.
Tsuchiya Kei tidak juga mendapat sabuk hitam dari Matsumura Yoshiaki karena menurut Matsumura Yoshiaki, Tsuchiya Kei memang hebat di Kumite (pertarungan/fighting) tetapi lemah di Kata (rangkaian gerakan/jurus), padahal menurut Matsumura, karate bukan hanya untuk berkelahi tetapi juga merupakan suatu seni beladiri.

Merasa frustasi karena kemampuannya tidak dihargai, Tsuchiya melakukan tindakan tidak terpuji yaitu datang ke perguruan karate lain kemudian menantang berkelahi.
Tsuchiya Kei memang benar-benar hebat di kumite, dia berhasil mengalahkan beberapa perguruan karate kemudian merampas sabuk hitamnya.
Tsuchiya Kei membawa sabuk hitam hasil rampasannya kepada Matsumura Yoshiaki.

Matsumura tentu saja tidak mengakui sabuk hitam Tsuchiya Kei yang merupakan hasil rampasan itu bahkan sangat marah dan meminta Tsuchiya Kei untuk minta maaf.

Biarpun sudah dimarahi sang sensei (guru, biasanya pemegang DAN V ke atas), Tsuchiya Kei tidak juga kapok dan terus menantang perguruan karate lainnya. Sampai suatu ketika Tsuchiya Kei “kena batunya” ketika dia dan teman seperguruannya yang bernama Akiro Suke menantang sebuah perguruan beladiri yang dipimpin oleh Ryuusoku.
Tsuchiya Kei memang berhasil mengalahkan murid-murid Ryuusoku tetapi dia kalah ketika bertarung dengan Ryuusoku sang sensei perguruan.

Ryuusoku benar-benar tidak terima perguruannya diobrak-abrik oleh Tsuchiya Kei, Ryuusoku menahan Tsuchiya Kei dan Akiro Suke kemudian mengutus murid-muridnya mencari senseinya yaitu Matsumura Yoshiaki untuk mempertanggung jawabkan perbuatan muridnya itu.

Murid-murid Ryuusoku akhirnya berhasil menemukan Matsumura Yoshiaki dan menantang bertarung. Setelah mengalahkan murid-murid Ryuusoku, Matsumura Yoshiaki datang ke perguruan Ryuusoku untuk minta maaf.
Tetapi biarpun Matsumura sudah minta maaf bahkan sampai menyembah-nyembah, Ryuusoku dan pemilik perguruan yang bernama Kenga tidak memberi maaf bahkan menyuruh murid-muridnya untuk menghajar Matsumura.

Karena tidak punya pilihan lain, Matsumura dan Tsuchiya Kei bertarung dengan murid-murid Ryuusoku.
Setelah melalui pertarungan yang seru, akhirnya Matsumura dan Tsuchiya Kei bisa menang bahkan bisa mengalahkan Ryuusoku dan Kenga yang mencoba main curang dengan menggunakan pisau dan pistol.

Setelah mengalami peristiwa yang berbahaya bagi dirinya dan juga perguruannya, Tsuchiya Kei akhirnya sadar bahwa belajar beladiri bukan untuk menjadi jagoan tetapi untuk menjaga diri jika ada bahaya yang mengancam, lebih dari itu, beladiri juga bisa menjadi sebuah seni yang indah.

Sebagai wujud penyesalannya, Tsuchiya Kei rela memakai sabuk yang merupakan tingkatan paling rendah di karate yaitu sabuk putih.Opini saya tentang film ini :
Saya yakin penggemar seni beladiri (seperti saya hehehe…) pasti suka film ini karena adegan-adegan pertarungan karate digarap dengan bagus sehingga enak ditonton dan tidak berkesan sadis karena tidak berdarah-darah.
Selain itu, di film ini juga tidak hanya menampilkan teknik-teknik pukulan dan tendangan khas Karate tetapi juga menampilkan teknik lemparan, bantingan, kuncian dan patahan khas Jiu Jitsu.

Wednesday, February 17, 2010

ICHI

Sutradara : Fumihiko Sori
Pemain : Haruka Ayase, Takao Osawa, Yosuke Kubozuka, Shido Nakamura, Akira Emoto
Tanggal rilis : 25 Oktober 2008
Durasi : 120 menit

Film dengan lokasi waktu Jepang kuno ini bercerita tentang seorang gadis buta yatim piatu yang ahli ilmu pedang dan bermain shamisen (sejenis gitar jepang dengan 3 senar) bernama Ichi. Ketika kecil, Ichi diasuh seorang pendekar buta ahli pedang yang sangat terkenal bernama Satoichi.
Satoichi menitipkan Ichi ke perkumpulan shamisen sehingga Ichi menjadi mahir bermain shamisen dan bisa mencari nafkah dengan menjadi pengamen shamisen. Selain itu, Satoichi juga mengajarkan ilmu pedangnya kepada Ichi sehingga Ichi juga sangat mahir ilmu pedang.

Ketika sudah berusia remaja, Ichi diusir dari perkumpulan shamisen karena diperkosa oleh anak pemimpin perkumpulan shamisen. Sejak saat itu Ichi tidak pernah bertemu lagi dengan Satoichi dan mengembara dari satu kota ke kota lainnya dengan temannya sesama pengamen shamisen buta yang juga diusir dari perkumpulan karena nyambi bekerja sebagai pelacur.

Suatu ketika Ichi mendapat teman baru seorang samurai pengembara bernama Toma. Pada waktu itu Ichi dan teman pelacurnya diganggu oleh gerombolan perampok anak buah perampok yang paling ditakuti bernama gerombolan Banki dan Toma datang menolongnya.
Tetapi Toma hanya pakaiannya saja yang mirip pendekar samurai tetapi dia sedikitpun tidak bisa bermain pedang bahkan mengeluarkan pedang dari sarungnya saja tidak bisa.. Toma menolong Ichi dan temannya dengan cara memberi uang kepada perampok tetapi perampok itu tetap menyerang Ichi.
Akhirnya Ichi sendiri yang membunuh perampok-perampok itu dengan keahlian pedangnya.

Sejak saat itu, Ichi meninggalkan teman pelacurnya untuk mengembara mencari Satoichi dan Toma mengikutinya.
Sampai pada suatu ketika, Ichi dan Toma sampai di sebuah kota kecil bernama Bito dan mendapat teman baru seorang anak laki-laki bernama Kotaro. Kota Bito dipimpin oleh seorang pemuda bernama Toraji yang merupakan anak pimpinan yakusha (mafia jepang kuno) bernama Shirakawa.
Pada saat itu Kota Bito dalam keadaan bahaya karena selalu diganggu oleh gerombolan perampok Banki.

Di kota Bito, Ichi dan Toma kembali diganggu oleh anak buah Banki yang berjumlah 5 perampok tetapi Ichi kembali berhasil membunuh mereka dengan ilmu pedangnya. Pada saat itu datang Toraji dan mengira Toma yang mengalahkan kelima perampok itu. Terkesan dengan “kehebatan” Toma, Toraji menawari Toma menjadi pengawal pribadinya untuk menghadapi gerombolan Banki. Karena gajinya sangat besar, Toma menyetujui tawaran itu sedangkan Ichi memutuskan untuk kembali menjadi pengamen shamisen.

Suatu ketika terjadi pertengkaran antara Toma dan Ichi. Toma mengkritik Ichi karena tidak mau membantu Toraji dan rakyatnya dari ancaman gerombolan Banki. Karena terlalu jengkel, Toma menantang Ichi bermain pedang tetapi agar tidak terlalu berbahaya, pedang diganti tongkat kayu.
Terjadi hal yang mengejutkan karena dengan pedang yang diganti tongkat kayu, Toma bisa mengalahkan Ichi.
Ternyata Toma benar-benar seorang samurai yang ahli pedang tetapi Toma menjadi takut mengeluarkan pedang karena trauma dengan masa kecilnya. Ketika kecil, Toma pernah membuat buta ibunya dengan pedangnya.

Sementara itu, Toraji karena merasa sudah aman dengan adanya Toma mengadakan pertunjukan kesenian untuk menyenangkan raknyatnya. Tiba-tiba datang anak buah Banki memporak-porandakan pertunjukan kesenian itu.
Toma berusaha menghadapi anak-anak buah Banki tetapi karena masih trauma mengeluarkan pedang, ia dipukul sampai pingsan oleh anak buah Banki.

Toma yang pingsan akan dibawa ke markas Banki tetapi datang Ichi dan mengaku bahwa ia yang sebenarnya membunuh anak-anak buah Banki. Pada awalnya para anak buah Banki tidak mempercayainya tetapi setelah Ichi menunujukkan keahlian pedangnya, mereka percaya dan membawa Ichi ke markas Banki.
Ichi menurut saja dibawa ke markas Banki karena Ichi memang ingin balas dendam kepada Banki yang dulu telah membunuh kedua orang tuanya.

Ketika sampai di markas Banki, Ichi menantang Banki bertarung. Tetapi ternyata ilmu pedang Banki lebih hebat sehingga Ichi kalah. Untung saja Banki tidak membunuh Ichi tetapi hanya menghajarnya sampai pingsan kemudian Ichi dikurung di penjara.
Nasib Toma tak kalah tragis dengan Ichi, ia dihajar sampai babak belur oleh Toraji dan rakyatnya karena dianggap telah menipu.
Toraji dan rakyatnya berhenti menghajar Toma setelah Toma berjanji akan membebaskan Ichi.

Walaupun tidak dengan ilmu pedang tetapi dengan kecerdikannya, Toma dengan dibantu Kotaro dan ayahnya berhasil membawa lari Ichi dari markas Banki kemudian membawanya ke kota Bito.
Banki tentu saja sangat marah kemudian menyerbu kota Bito dengan seluruh anak buahnya tetapi penduduk kota Bito tidak gentar, Toraji dan pasukannya siap menghadang gerombolan Banki dengan pedang di tangan.

Terjadilah pertempuran antara gerombolan Banki dan penduduk kota Bito, Ichi tidak ikut bertempur karena masih pingsan oleh hajaran Banki sedangkan Toma bersembunyi karena masih trauma dengan pedang.

Pertempuran ternyata seimbang, korban di kedua belah pihak sama banyaknya sehingga hanya tinggal beberapa orang saja. Untuk menentukan pemenangnya maka pemimpin masing-masing harus bertarung. Karena Toma masih bersembunyi, Toraji sendiri yang akan menghadapi Banki.
Tetapi tiba-tiba Toma keluar dari persembunyiannya kemudian menantang Banki. Disinilah trauma Toma sembuh, dia berani mengeluarkan pedangnya dan terjadilah duel pedang yang seru antara Toma dan Banki.

Toma dan Banki ternyata seimbang, keduanya sama-sama tertusuk pedang dan sama-sama roboh. Ichi yang sudah sadar dari pingsannya berusaha menolong Toma tetapi terlambat, Toma menghembuskan nafasnya yang terakhir.
Banki yang belum mati kemudian bangkit dan menyerang Ichi tetapi Ichi sudah siap dan berhasil menusuk Banki hingga tewas sekaligus membalaskan dendam kematian kedua orang tuanya.

Gerombolan Banki sudah punah dan penduduk Kota Bito bisa hidup dengan tentram. Bagaimana dengan Ichi? Dia memilih untuk meneruskan pengembaraannya mencari ayah angkatnya, Satoichi.
Opini saya tentang film ini :
Seperti film action Jepang jenis laga dengan lokasi waktu Jepang kuno lainnya, film ini dipenuhi adegan pertarungan yang berdarah-darah. Tetapi ada yang berbeda, adegan pertarungan pedang ditampilkan dengan singkat tetapi cukup indah dan mendebarkan.

Walaupun begitu saya merasa kecewa dengan endingnya karena saya berharap Toma tetap hidup dan kembali menjadi pahlawan di mata Toraji dan rakyatnya. Tetapi kemudian saya bisa maklum karena film ini judulnya “Ichi” bukan “Toma”.

Tuesday, February 9, 2010

WIZARD OF WAVERLY PLACE

Sutradara : Lev L. Spiro, John Pasquin
Pemain : Selena Gomez,David Henrie,Jake T. Austin,David DeLuise,Maria Canals Barrera,Jennifer Stone,Steve Valentine
Tanggal rilis : 28 Agustus 2009
Durasi : 94 menit

Film ini menceritakan tentang pengalaman seru dan lucu sebuah keluarga penyihir yang terdiri dari sepasang suami istri Jerry Russo dan Theresa Russo yang mempunyai 3 anak bernama Justin, Alex dan Max. Ketiga anak penyihir itu juga diajarkan ilmu sihir tetapi Suami istri Russo belum berani mewariskan pusaka andalan mereka yaitu tongkat ajaib dan buku mantra karena anak-anaknya dianggap belum dewasa.

Suatu ketika keluarga penyihir itu berlibur ke Karibia. Di tempat liburan itu, Jerry dan Theresa melarang anak-anaknya memakai ilmu sihir karena bisa sangat berbahaya mengingat mereka belum dewasa. Selain itu menurut peraturan, para penyihir harus menyembunyikan identitas mereka sebagai penyihir kepada masyarakat umum.
Tetapi identitas mereka sebagai penyihir ternyata berhasil diketahui seorang pesulap jalanan bernama Archie yang selalu ditemani seekor burung Nuri bernama Gissele. Ternyata Archie dan Gissele juga seorang penyihir yang kalah dalam lomba penyihir sehingga mereka kehilangan ilmu sihirnya dan Gissele diubah oleh penyihir yang mengalahkannya menjadi burung nuri.

Archie menyatakan bahwa ia mempunyai peta tempat batu yang diincar oleh semua penyihir karena bisa mengabulkan 1 keinginan apa saja, batu itu bernama Stone of dream atau batu impian. Archie sangat berharap bisa menemukan batu itu karena hanya dengan batu itu Gissele bisa kembali ke wujudnya semula sebagai manusia, tetapi mereka tidak bisa mencari batu itu sendiri karena mereka sudah kehilangan kekuatan sihirnya.
Keluarga Russo menolak tawaran Archie untuk bersama-sama mencari batu impian karena perjalanan mencarinya sangat berbahaya, banyak penyihir yang tewas dalam perjalanan mencari batu impian itu.

Tetapi Justin, Alex dan Max terpaksa mencari batu impian karena mereka mencuri pusaka tongkat ajaib dan buku mantra yang sangat ampuh itu sehingga terjadi bencana.
Suatu ketika Alex bertengkar dengan ibunya. Karena sangat jengkel, Alex lepas kontrol kemudian dengan tongkat ajaib dan buku mantra, Alex mengucapkan mantra agar ayah dan ibunya tidak pernah bertemu dan menikah.
Karena kehebatan tongkat ajaib dan buku mantra yang dicurinya, keinginan Alex itu terkabul. Ayah dan ibu mereka benar-benar tidak pernah bertemu dan menikah sehingga mereka tidak lagi kenal dengan anak-anak mereka.

Satu-satunya cara untuk membalikkan mantra itu hanyalah dengan tongkat ajaib dan buku mantra itu juga tetapi kedua pusaka itu menghilang karena kedua pusaka itu adalah milik bersama-sama sepasang suami istri Russo kemudian karena mereka sudah tidak lagi menjadi suami istri, secara otomatis kedua pusaka itu kembali ke pemilik sebelumnya yaitu Jerry Russo.
Justin, Alex dan Max jelas tidak mungkin mencuri kedua pusaka itu dari “bekas” ayahnya karena kalah dalam ilmu sihir. Jadi satu-satunya cara untuk membalikkan mantra adalah dengan batu impian. Celakanya batu impian itu harus ditemukan dalam waktu kurang dari 2 hari karena jika tidak, Justin, Alex dan Max bisa hilang dari muka bumi akibat ayah dan ibu mereka tidak pernah menikah.

Justin, Alex dan Max berhasil menemukan Archie dan Gissele maka dilakukan pembagian tugas, Justin dan Alex bersama dengan Archie dan Gissele pergi mencari batu impian sedangkan Max tetap di hotel dan harus berusaha agar ayah dan ibu mereka tidak tertarik kepada orang lain apalagi sampai menikah, yang berarti apapun usaha mereka tidak akan berhasil karena hal itu berarti ayah dan ibu mereka benar-benar tidak pernah menikah.
Walaupun punya ilmu sihir, Max tetap kewalahan karena ternyata ayah dan ibu mereka sudah punya kekasih jadi Max harus berusaha keras agar ayah dan ibunya tidak sampai terlampau dekat dengan kekasihnya masing-masing apalagi sampai menikah.

Bagaimana dengan Justin dan Alex? Setelah melalui perjalanan yang sulit dan berbahaya selama hampir 2 hari, Justin dan Alex berhasil mendapatkan batu impian tetapi batu itu berhasil direbut oleh Gissele kemudian segera dibawa pergi bersama Archie.
Justin dan Alex tentu saja sangat sedih tetapi mereka berubah menjadi gembira karena tiba-tiba datang Max dan kedua orang tuanya.
Ternyata dengan kecerdikannya, Max tidak hanya berhasil memisahkan kedua orang tuanya dengan kekasihnya masing-masing tetapi juga berhasil menyatukan mereka sehingga bisa diajak menyusul Justin dan Alex. Tetapi sayang sekali, Jerry dan Theresa Russo tetap hilang ingatannya sehingga tidak mengenali anak-anak mereka.

Keadaan semakin gawat karena waktu 2 hari itu hampir habis sehingga Max yang ilmu sihirnya paling rendah hilang dari muka bumi. Karena peristiwa itu, Theresa jadi sadar bahwa Max adalah anaknya tetapi hanya itu diingat, Theresa tetap tidak ingat bahwa Jerry adalah suaminya dan Justin serta Alex adalah anaknya juga, akibatnya Theresa pergi meninggalkan suami dan anaknya untuk merebut batu impian dari Gissele agar bisa mengembalikan Max.

Keadaan semakin rumit, dengan tidak adanya batu impian maka satu-satunya cara membalikkan mantra Alex hanyalah melalui seorang penyihir baru. Justin dan Alex belum pantas disebut penyihir karena belum pernah menang dalam pertarungan sihir maka mereka harus bertarung untuk bisa menjadi penyihir baru sedangkan Jerry menjadi wasitnya.
Setelah melalui pertarungan sihir yang seru, ternyata Alex keluar sebagai pemenang dan menjadi penyihir baru tetapi celakanya, akibat waktu 2 hari yang sudah makin habis, Alex kehilangan ingatannya sehingga ia lupa mantra apa yang harus dia ucapkan. Lebih parah lagi, sebentar lagi Alex akan seperti Max yaitu hilang dari muka bumi.

Tetapi untung saja dengan dibantu Archie, Theresa berhasil merebut batu impian dari Gissele yang sudah kembali menjadi manusia. Archie merasa kecewa dengan Gissele karena setelah kembali menjadi manusia cantik, Gissele pergi meninggalkannya, maka Archie mencuri batu impian dari Gissele kemudian mengubah Gissele berubah kembali menjadi burung nuri, setelah itu batu impian diserahkan kepada Theresa karena sudah tidak ada gunanya lagi (ingat, batu impian hanya bisa mengabulkan 1 permintaan).

Setelah mendapatkan batu impian, Theresa pergi ke tempat Jerry, Justin dan Alex. Theresa datang pada waktu yang tepat karena Alex sudah hampir menghilang dan Justin sudah kehilangan semua ingatannya.
Semua masalah selesai ketika Alex memegang batu impian kemudian berkata “aku ingin semuanya kembali seperti semula”.

Opini saya tentang film ini :
Biarpun ceritanya cukup rumit tetapi film produksi Walt Disney ini bagus juga karena seru tapi lucu, apalagi di film ini ikut main bintang ABG yang sedang naik daun yaitu Selena Gomes.
anim-button
Untuk film animasi saya bahas di blog tersendiri, Silahkan klik button ini :
Custom Search