Friday, May 14, 2010

PHOBIA 2

Sutradara : Paween Purijitpanya,Visute Poolvoralaks,Songyos Sugmakanan,Parkpoom Wongpoom,Banjong Pisanthanakun
Pemain : Jirayu Laongmanee,Worrawech Danuwong,Charlie Trairat,Nicole Theriault,Marsha Wattanapanich
Tanggal rilis : 9 September 2009
Durasi : 120 menit

Film horror Thayland ini merupakan sekuel dari film Phobia 1. Seperti film pendahulunya, dalam film ini berisi beberapa film pendek dengan sutradara yang berbeda-beda. Bedanya pada film pendahulunya hanya berisi 4 film pendek, karena itu judul filmnya ditulis 4bia (fourbia) sedangkan pada film ini berisi 5 film pendek dengan judul : Novice, Ward, Backpackers, Salvage dan In The End.
Berikut ini sinopsisnya :

NOVICE
Film ini menceritakan karma yang harus diterima seorang bocah laki-laki bandel yang berusia 14 tahun bernama Pey.
Kenakalan Pey memang luar biasa. Suatu ketika Pey dengan membonceng temannya yang naik sepeda motor berusaha merampok sebuah mobil. Ketika mobil itu sedang berjalan, Pey melempar sebuah batu besar ke arah pengemudinya.
Batu itu tepat mengenai kepala si pengemudi dan langsung tewas karena lukanya sangat parah. Tetapi betapa terkejutnya Pey karena pengemudi yang tewas itu ternyata adalah ayahnya sendiri.

Perbuatan Pey itu jelas merupakan perbuatan kriminal dan bisa mengantarkan Pey ke penjara. Agar tidak dipenjara, ibu Pey terpaksa memasukkan Pey ke biara pendidikan Biksu untuk dididik menjadi seorang Biksu agama Budha.

Suatu ketika, Pey bersama gurunya dan calon Biksu-Biksu lain datang ke sebuah desa yang terkenal sangat angker. Ada banyak sekali hantu yang berkeliaran di desa itu sehingga penduduk desa itu tiap hari menyiapkan sesaji agar tidak diganggu.
Tetapi dasar Pey adalah anak nakal, Pey malah berusaha memakan sesaji itu. Perbuatan buruk Pey itu memang berhasil dicegah teman Pey yang juga calon Biksu tetapi cukup membuat marah para hantu.
Akibatnya Pey terus diganggu oleh hantu-hantu penghuni desa itu.

Merasa tidak tahan dengan gangguan para hantu, Pey berusaha melarikan diri dari pendidikan Biksu itu. Sang guru berusaha mencegah Pey tetapi karena sudah tua dan lemah, ia gagal menahan Pey.
Untunglah Pey berhasil ditangkap oleh calon Biksu lain yang masih muda dan kuat sehingga Pey tidak mampu melawannya.

Sebagai hukuman, Pey disuruh berdoa di dalam sebuah gua. Sebelumnya Pey sudah diperingatkan bahwa di gua itu banyak terdapat hantu yang tentu saja akan mengganggu, Pey disarankan agar tidak menghiraukan gangguan itu.

Tetapi Pey tidak tahan dengan gangguan hantu gua yang berupa suara-suara binatang buas itu. Pey ketakutan dan lari keluar dari gua. Ketika sampai di hutan, Pey langsung disergap oleh para hantu penghuni hutan. Hantu-hantu itu melempari Pey dengan batu.
Akhirnya sebuah batu besar mengenai kepala Pey dan menewaskannya.
Luka yang menewaskan Pey sama dengan luka yang menewaskan ayahnya, tidak hanya itu, arwah Pey sekarang menjadi salah satu hantu penghuni desa itu.
Itulah karma yang harus diterima oleh Pey.

WARD
Arthit adalah seorang remaja pria yang mengalami kecelakaan sehingga kedua kakinya patah dan harus menjalani opname di sebuah rumah sakit.
Di rumah sakit itu, Arthit bersebelahan dengan pasien lain yaitu seorang laki-laki tua yang mengalami koma. Banyak hal aneh dengan pria tua itu, selain tubuhnya penuh tato, pria tua itu selalu dijenguk oleh beberapa laki-laki yang kelihatannya merupakan anak-anak buahnya dan melakukan doa yang aneh.

Pada malam harinya ketika di ruang itu hanya ada Arthit dan pasien koma itu, terjadi hal yang lebih aneh lagi. Biarpun pria tua itu dalam keadaan koma dan tidak bisa bergerak sama sekali, arwahnya bisa keluar dan berusaha mencekik Arthit.
Untunglah Arthit sempat menarik alarm sehingga bisa ditolong para perawat.


Kejadian arwah pria tua menyerang Arthit itu terjadi berulang kali sehingga para perawat menganggap Arthit mengalami halusinasi dan menyuntik Arthit dengan obat tidur.
Dalam tidurnya, Arthit mengalami hal yang lebih mengerikan. Pria tua itu menindih Arthit kemudian mencekiknya setelah itu memuntahkan darah ke wajah Arthit.

Keesokan harinya terjadi hal yang lebih aneh. Dokter menyatakan pria tua sudah mati dan Arthit sudah bangun dari tidurnya, tetapi tiba-tiba para anak buah pria tua datang dan membungkuk hormat kepada Arthit bahkan para perawat dan dokter juga menyembah Arthit.
Ternyata Arthit memang sengaja dikorbankan, sekarang sang pria tua hidup lagi dengan cara memindahkan arwah dirinya ke tubuh Arthit.

BACKPACKERS
Dua remaja Jepang yang terdiri seorang laki-laki dan seorang perempuan (sayang di film ini tidak disebutkan namanya) merayakan kelulusan mereka dengan piknik mengelilingi Thayland.
Suatu ketika 2 remaja Jepang itu terpaksa menumpang sebuah truk untuk menuju ke Bangkok. Para remaja Jepang itu tidak tahu bahwa dalam box di truk yang mereka tumpangi mengangkut orang-orang yang menyelundupkan narkotika dan obat terlarang (narkoba) dengan cara menelan narkoba yang sudah dibungkus plastik.

Ternyata narkoba yang ditelan itu meracuni orang-orang yang menelannya sehingga mereka semua mati.

Kematian akibat keracunan narkoba itu sangat menyakitkan sehingga menimbulkan kegaduhan, truk terpaksa berhenti kemudian sopir truk dan pembantunya yang bernama Joi turun memeriksa box.
Terjadi keanehan karena mayat-mayat korban narkoba itu bisa hidup lagi. Ternyata narkoba itu tidak hanya menewaskan orang yang menelannya tetapi juga membuat orang yang menelannya menjadi zombie yang ganas dan langsung menyerang sehingga menewaskan remaja Jepang laki-laki.
Untunglah sopir truk, Joi dan remaja Jepang perempuan bisa melarikan diri dengan mengendarai truk.

Tetapi seorang zombie berhasil menyelundup masuk ke dalam truk sehingga mengakibatkan kecelakaan yang merusakkan truk dan menewaskan supirnya. Untungnya ada sebuah mobil yang mengalami kecelakaan dekat truk dan menewaskan pengemudinya sehingga Joi dan remaja Jepang perempuan bisa meneruskan perjalanan dengan naik mobil itu.

Tetapi terjadi pertengkaran antara Joi dan remaja Jepang karena tiba-tiba muncul seorang anak laki-laki.
Joi mengenali anak laki-laki itu sebagai salah satu temannya yang menyelundupkan narkoba yang berarti anak laki-laki itu adalah zombie maka Joi berusaha membunuhnya. Tetapi karena anak laki-laki itu belum menampakkan wujudnya sebagai zombie, si remaja Jepang tidak mengetahuinya dan membela anak laki-laki itu.

Karena terlalu emosi, si remaja Jepang menembak mati Joi. Akhirnya remaja Jepang dan anak laki-laki meneruskan perjalanan dengan naik mobil yang mengalami kecelakaan itu.

Keesokan harinya, remaja Jepang dan anak laki-laki sampai di sebuah pasar. Pada waktu itu, si anak-laki-laki muncul sifat zombienya kemudian membunuh remaja Jepang.
Tidak hanya itu, zombie anak laki-laki itu membunuh semua orang di pasar.

SALVAGE
Nuch adalah seorang janda cantik beranak 1 yang mencari nafkah dengan menjual mobil bekas kecelakaan yang direparasi sehingga mirip mobil baru.
Nuch tidak sadar bahwa dalam mobil-mobil bekas kecelakaan itu masih ditempati oleh arwah-arwah korban kecelakaannya.

Sampai pada suatu malam, di toko mobil Nuch hanya tinggal Nuch dan anak laki-lakinya yang masih kecil bernama Toey.

Tiba-tiba Nuch mengetahui bahwa anak laki-lakinya hilang. Untungnya dari kamera CCTV bisa diketahui di mobil mana Toey berada.

Tetapi ketika Nuch mencari anaknya, ia diganggu oleh arwah-arwah korban kecelakaan yang menempati mobil-mobil bekasnya. Nuch tentu saja ketakutan karena arwah-arwah itu tampil dengan wujud ketika ia mengalami kecelakaan seperti perut yang robek sehingga usus terburai keluar, kepala yang tinggal separuh atau tubuh yang terbakar hidup-hidup.

Setelah mengalami banyak gangguan dari hantu, Nuch berhasil masuk ke dalam mobilnya kemudian bisa melarikan diri keluar dari toko mobilnya. Tetapi ternyata anak Nuch berada di ruang mesin mobil yang dikendarai Nuch akibatnya ketika Nuch menghidupkan mesin mobilnya, anak Nuch tergilas mesin mobil sehingga tewas dengan mengerikan.
Mengetahui anak satu-satunya tewas mengenaskan, Nuch hanya bisa menangis histeris.

IN THE END
Film pendek ini berbeda dengan keempat film pendek sebelumnya, jika film-film sebelumnya benar-benar full horror maka di film ini merupakan film horror bercampur komedi karena diselingi dengan adegan-adegan lucu. Biarpun tidak membuat terpingkal-pingkal seperti film full comedy tetapi cukup untuk mengendorkan saraf kita yang tegang karena menononton keempat film sebelumnya yang full horror.

Ter, Puak, Shin dan Aey adalah kru dari sebuah film horror yang sedang dibuat. Pada saat pengambilan gambar terakhir, terjadi gangguan besar karena aktris pemeran hantu wanita yang bernama Kate jatuh sakit karena kelelahan.
Kate diantar ke rumah sakit oleh Aey.

Karena Kate sakit maka terpaksa bagian akhir dari film terpaksa diubah tetapi pada saat shooting tiba-tiba Kate datang dan ingin melanjutkan shooting karena film ini adalah film pertamanya. Akhirnya bagian ending tidak jadi diubah dan Kate diijinkan untuk ikut shooting.

Kegemparan terjadi karena Aey yang sedang dalam perjalanan dari rumah sakit ke studio dengan naik mobil menelepon dan mengatakan bahwa Kate sudah meninggal dunia di rumah sakit, berarti Kate yang sedang shooting adalah hantu. Akibatnya seluruh kru film melarikan diri karena ketakutan.
Hanya tinggal 4 orang yang masih bertahan di studio yaitu Ter, Puak, Shin dan aktris wanita lainnya yang bernama Marsha.

Marsha tetap bertahan karena tidak tahu bahwa Kate sudah mati sedangkan Ter, Puak dan Shin tetap bertekad untuk menyelesaikan pembuatan film karena menurut meraka, keinginan arwah Kate yang mati penasaran untuk menyelesaikan shooting film pertamanya (dan yang terakhir) harus dikabulkan, jika tidak maka arwah Kate akan mengikuti mereka selamanya.

Tetapi akhirnya Ter, Puak dan Shin tidak bisa mengendalikan rasa takutnya dan melarikan diri dari studio dengan naik mobil.

Di tengah jalan, Ter, Puak dan Shin bertemu dengan Aey yang sedang berjalan kaki. Terjadi kegemparan lagi karena Ter, Puak dan Shin melihat bahwa mobil yang dikendarai Aey remuk redam karena kecelakaan, berarti Aey sudah mati karena kecelakaan dan Aey yang sekarang mereka lihat adalah hantu.
Keadaan semakin rumit karena tiba-tiba muncul Kate.
Aey dan Kate semuanya mengaku bahwa mereka masih hidup dan bukan hantu.

Siapakah yang sebenarnya sudah mati dan menjadi hantu? Aey atau Kate?
Rasanya kalau saya ceritakan semuanya nanti tidak seru lagi film ini untuk ditonton, maka saya persilahkan untuk menonton sendiri film pendek yang menakutkan tapi lucu ini.

Opini saya tentang film ini :
Karena masing-masing film pendek dibuat oleh sutradara yang berbeda, kelihatannya ceritanya tidak saling berhubungan. Tetapi saya melihat ada hubungan antara masing-masing film pendek itu yaitu :
  • Arthit sepertinya adalah teman Pey yang memboncengkan Pey ketika mereka berusaha merampok sebuah mobil. Oleh karena itu Arthit juga mengalami karma seperti Pey.
  • Mobil merah yang ditumpangi remaja Jepang dan anak laki-laki zombie sepertinya dijual kepada Nuch.
  • Rumah sakit dan dokter yang merawat Arthit sama dengan rumah sakit dan dokter yang merawat Kate.
Yang jelas film horror ini lebih mengerikan daripada film pendahulunya yaitu 4bia. Oleh karena itu saya menyarankan bagi yang belum terbiasa menonton film horror supaya tidak menonton film ini karena saya khawatir nanti bisa terbayang-bayang terus hingga terbawa mimpi hehehe…
Tetapi bagi para penggemar film horror, saya sangat merekomendasikan film ini.Adegan-adegannya memang sangat menakutkan dan mengerikan tetapi bisa menghibur.
Saya jadi berharap semoga saja ada Phobia 3.

Saturday, April 10, 2010

HACHIKO : A DOG'S STORY

Sutradara : Lasse Hallström
Pemain : Richard Gere,Joan Allen,Sarah Roemer, Erick Avari
Jason Alexander,Davenia McFadden,Kevin De Coste,Tora Hallstrom,Rubbie Sublet,Chico,Layla,Forrest.
Tanggal rilis : 8 agustus 2009
Durasi : 104 min.

Film yang didasarkan pada kisah nyata ini diawali dengan suasana kelas sebuah sekolah dasar di Amerika yang gurunya menyuruh murid-muridnya bercerita tentang tokoh yang menjadi idolanya. Pada awalnya semua murid bertepuk tangan ketika seorang murid perempuan bercerita tentang tokoh idolanya yaitu Columbus.
Berikutnya maju seorang murid laki-laki bernama Ronnie yang mengatakan bahwa idolanya adalah Hachiko. Siapakah Hachiko? Ternyata Hachiko adalah nama seekor anjing jantan yang dipelihara kakek Ronnie yaitu Profesor Parker Wilson.
Semua murid tentu saja tertawa mendengar Ronnie mengatakan bahwa idolanya adalah seekor anjing tetapi mereka kemudian sangat terharu kemudian bertepuk tangan ketika mendengar Ronnie bercerita tentang kesetiaan Hachiko pada Profesor Parker, begini ceritanya :

Pada awalnya, kakek Ronnie yaitu Prof. Parker yang dosen seni musik itu menemukan seekor anak anjing jantan berusia 2 bulan di airport. Berdasarkan tulisan Jepang yang ada di kalung anak anjing itu, diketahui anak anjing itu bernama Hachi yang dalam bahasa Jepang berarti 8 (angka keberuntungan bagi orang Jepang), biasa juga dipanggil Hachiko karena “ko” adalah sebutan di Jepang untuk anak-anak.

Prof. Parker sudah berusaha mencari pemilik Hachi bahkan istrinya yang bernama Cate Wilson sampai memasang poster dimana-mana tetapi tidak juga ketemu siapa pemiliknya. Prof. Parker juga sudah menawarkan Hachi kepada teman-temannya untuk dipelihara tetapi tidak ada yang mau. Akhirnya terpaksa Prof. Parker sendiri yang memelihara Hachi dan ternyata mereka berdua bisa saling cocok sampai Hachi sudah menjadi anjing dewasa.

Setiap harinya, Prof. Parker berangkat bekerja dengan naik kereta api. Begitu setianya Hachi pada Prof. Parker sehingga setiap pagi selalu mengantar Prof. Parker berangkat bekerja sampai ke stasiun kereta api.
Karena anjing dilarang naik kereta api, Prof. Parker terpaksa meninggalkan Hachi di stasiun. Betapa setianya Hachi karena dia selalu menunggu di stasiun sampai Prof. Parker kembali di stasiun itu pada sore harinya. Hal itu berlangsung terus selama 3 tahun.

Sampai terjadi peristiwa yang mengharukan ini. Ketika sedang mengajar, Prof. Parker terkena serangan jantung dan akhirnya meninggal dunia. Hachi tidak tahu bahwa Prof. Parker telah meninggal dan terus menunggu di stasiun sampai malam.
Akhirnya Hachi pulang ke rumah setelah putri Prof. Parker yang bernama Andy Wilson dan suaminya menjemput Hachi. Tetapi di rumah Hachi terlihat selalu sedih dan tidak mau makan.

Untuk menghilangkan kesedihan Hachi, Andy mengajak Hachi tinggal di rumahnya. Tetapi hal itu sia-sia karena Hachi terus-menerus terlihat murung. Bahkan akhirnya Hachi lari dari rumah Andy dan dengan menyusuri rel kereta api, Hachi sampai di stasiun tempat ia biasa menunggu Prof. Parker. Hachi kembali menunggu Prof. Parker di stasiun itu.

Andy dan suaminya akhirnya kembali menemukan Hachi di stasiun dan berhasil mengajaknya pulang. Tetapi percuma saja, di rumah Hachi terus saja murung.
Akhirnya dengan berat hati, Andy terpaksa membiarkan Hachi kembali ke stasiun menunggu Prof. Parker yang tentu saja tidak akan pernah kembali lagi.

Luar biasa kesetiaan Hachi pada tuannya, Hachi terus menunggu Prof. Parker di stasiun dan tidak peduli pada cuaca sedang turun hujan atau salju selama 10 tahun !
Selama itu Hachi tidak mati kelaparan karena diberi makan oleh para sahabat Prof. Parker yang berjualan di stasiun. Selain itu, seorang wartawan juga sudah mempublikasikan kisah Hachi sehingga banyak orang bersimpati dan memberi sumbangan kepada Hachi.

Tetapi akhirnya Hachi semakin tua dan lemah kemudian akhirnya meninggal dunia di stasiun.

Opini saya tentang film ini :
Setelah film My Name is Khan, saya menonton lagi film yang benar-benar mengharukan. Tidak hanya karena ceritanya tetapi karena akting pemainnya yang bagus. Bahkan akting anjing pemeran Hachi pun luar biasa hebatnya, gerakan tubuh dan ekspresi wajah sang anjing benar-benar meyakinkan sekali. Hebat juga pelatih anjingnya dan juga si anjing itu sendiri.
Apalagi didukung musiknya yang juga sesuai dengan jalan cerita. Saya sampai mati-matian menahan supaya tidak menangis ketika menonton film ini, malu kan…masak nonton film saja sampai menangis hehehe…

Kisah Hachiko memang diangkat dari kisah nyata yang sangat legendaris tetapi lokasinya tidak di Amerika melainkan di Jepang.
Hachiko adalah seekor anjing yang lahir di propinsi Odate Jepang sekitar tahun 1923 dan dipelihara oleh seorang professor di Universitas Tokyo bernama Hidesaburo Ueno.

Seperti cerita pada film ini, Hachiko yang tidak tahu bahwa Prof. Hidesaburo Ueno sudah meninggal dunia, terus menunggu kepulangan Prof. Hidesaburo Ueno di Stasiun Shibuya Tokyo selama 8 tahun.
Sampai akhirnya Hachiko meninggal di Stasiun Shibuya pada tahun 1934.

Untuk menghormati kesetiaan Hachiko yang luar biasa itu, di depan Stasiun Shibuya tempat Hachiko biasa menunggu majikannya dibangun patung Hachiko dari perunggu yang bentuknya seperti gambar berikut ini :Agar lebih lengkap, berikut ini saya tampilkan foto asli Hachiko :Dan ini majikan Hachiko, Profesor Hidesaburo Ueno :Kisah Hachiko yang luar biasa itu terus dikenang sebagai lambang kesetiaan oleh rakyat Jepang sampai sekarang.

Wednesday, March 31, 2010

MY NAME IS KHAN

Sutradara : Karan Johar
Pemain : Shahrukh Khan,Kajol,Carl Marino,Shane Harper,Christopher B Duncan,Steffany Huckaby,Jennifer Echols,Mel Fair,Hasina,Tanay Chheda,Pallavi Sharda
Tanggal rilis : 12 Februari 2010
Durasi : 165 menit

Risvan Khan adalah seorang anak yang tinggal di kota Mumbai India. Sejak lahir, Risvan mempunyai cacat mental yaitu Autis (kesulitan untuk berkomunikasi dengan orang lain). Risvan Khan sebenarnya cukup cerdas karena bisa menghapal dengan cepat dan mampu memperbaiki peralatan-peralatan yang rusak tetapi karena autis yang dideritanya, Risvan lebih mirip seorang idiot.
Risvan hidup bersama ibunya dan adik laki-lakinya yang normal bernama Zakir Khan. Keluarga Risvan agak berbeda dengan penduduk India lainnya karena memeluk agama Islam (mayoritas penduduk India beragama Hindu).

Pada tahun 1999, ketika Risvan sudah dewasa, Ibunya meninggal dunia maka Risvan pergi ke kota San Fransisco di Amerika menyusul Zakir, adiknya yang sudah sukses menjadi pengusaha produk kosmetik Setelah sampai di Amerika, ketahuan bahwa Risvan tidak hanya menderita Autis tetapi juga menderita sindrom asperger yang membuat Risvan selalu takut dengan suasana baru dan warna tertentu yaitu kuning.

Untunglah istri Zakir yang bernama Haseena adalah seorang psikolog sehingga bisa mengobati sindrom asperger yang diderita Risvan tetapi autisnya tidak bisa disembuhkan karena sampai sekarang memang belum ditemukan obat atau terapi untuk menyembuhkan autis.
Karena sudah bisa hidup hampir seperti manusia normal, Zakir memberi pekerjaan Risvan sebagai sales produk kosmetiknya.

Suatu ketika, Risvan menawarkan dagangannya ke sebuah salon kecantikan dan bertemu dengan janda cantik beranak 1 yang juga keturunan India bernama Mandira. Singkat cerita, Risvan dan Mandira menikah (hampir 20 menit dari film ini menceritakan proses Risvan mendapatkan Mandira dan menjadi lebih lama karena diselingi dengan tarian dan nyanyian khas film India).

Biarpun berbeda agama karena Mandira seperti penduduk India lainnya beragama Hindu, Risvan dan Mandira bisa saling menghormati dan memahami sehingga terbentuk keluarga yang bahagia. Apalagi anak Mandira yang bernama Sakeem bisa cocok dengan Risvan.
Risvan dan Mandira juga berhasil membangun usaha sendiri yaitu toko kosmetik dan salon kecantikan, toko itu diberi nama “Mandira Khan”.

Masalah besar mulai timbul ketika pada tanggal 11 September 2001 Menara Kembar WTC diledakkan oleh teroris yang kebetulan mengatas namakan Agama Islam, diperkirakan 3000 orang tewas pada aksi teroris itu.
Setelah peristiwa itu, di Amerika terjadi phobia dan sentimen hebat pada agama Islam. Penduduk Amerika yang beragama Islam atau ketrunan Arab dikucilkan termasuk keluarga Risvan Khan.
Toko Mandira Khan menjadi tidak laku dan akhirnya bangkrut, untunglah Mandira bisa memperoleh pekerjaan sebagai kapster di sebuah salon kecantikan.

Mandira dan Sameer biarpun tidak beragama Islam juga ikut dimusuhi karena Mandira menikah dengan Risvan yang Muslim. Karena cintanya kepada Risvan, Mandira pada awalnya bisa menerima keadaan itu dan tetap setia mendampingi Risvan.
Tetapi suatu ketika pada tanggal 27 November 2007, Sameer yang berusia 13 tahun marah kepada teman-teman sekolahnya karena dihina sebagai anak teroris, akibatnya Sameer dihajar beramai-ramai sehingga terluka parah dan akhirnya tewas.

Mandira sudah melaporkan pembunuhan anaknya itu ke polisi tetapi sia-sia karena tidak ada saksi mata yang melihat peristiwa pembunuhan itu sehingga tidak bisa dilacak siapa pembunuhnya. Sebenarnya ada saksi yang melihat pembunuhan itu yaitu sahabat Sameer yang bernama Reese tetapi ia takut bersaksi karena diancam oleh para pembunuh Sameer.

Dengan kematian putra satu-satunya, Mandira habis kesabarannya dan akhirnya menarik kesimpulan hal itu disebabkan karena ia menikah dengan Risvan Khan yang Muslim dan pada namanya dan nama anaknya ditambahi marga Khan.
Mandira sangat marah dan mengusir Risvan. Mandira hanya bisa memaafkan Risvan jika Risvan bisa bertemu Presiden Amerika dan mengatakan bahwa ia bernama Khan dan bukan teroris.

Risvan mendengar bahwa Presiden Amerika yang waktu itu dijabat George W Bush akan mengunjungi sebuah universitas di kota Los Angeles maka demi Mandira, Risvan segera menempuh perjalanan ribuan kilometer ke Los Angeles untuk bertemu dengan Presiden Amerika.
Dalam perjalanannya, Risvan sempat kehabisan uang tetapi Risvan pantang menyerah dan mencari uang dengan menggunakan keahliannya memperbaiki alat rusak.

Setelah melalui perjalanan selama 6 bulan, Risvan sampai di sebuah desa di negara bagian Georgia. Semua penduduk desa itu yang berjumlah 240 orang adalah ras kulit hitam (Negro) dan beragama Kristen Protestan.
Di desa itu Risvan menolong anak yang jatuh dari sepeda bernama Joel, karena peristiwa itu Risvan untuk sementara bisa tinggal di rumah Joel bersama ibu Joel yang biasa dipanggil Mama Jeny. Joel sebenarnya punya kakak laki-laki tetapi tewas ketika ikut perang Irak.

Begitu dekatnya Risvan dengan kepada keluarga Joel sehingga diajak mengikuti kebaktian di Gereja. Pada waktu itu gereja sedang mengadakan peringatan khusus bagi keluarga yang anggota keluarganya tewas pada Perang Irak. Setiap keluarga diperbolehkan maju ke altar dan menceritakan kesedihannya, Risvan juga diberi kesempatan bercerita di depan altar.
Terjadi peristiwa yang mengharukan, cerita Risvan tentang kematian anak tirinya yang sangat dicintainya itu ternyata menyentuh hati semua jema’at gereja sehingga seluruh jema’at gereja bersama-sama bernyanyi untuk Risvan.

Biarpun sudah sangat dekat dengan penduduk desa, Risvan merasa tetap harus menyelesaikan tugasnya. Akhirnya Risvan meninggalkan Keluarga Joel dengan diiringi salam perpisahan yang hangat.

Akhirnya Risvan sampai di kota Los Angeles. Ketika sedang beribadah di sebuah Masjid, Risvan mendengar seorang dokter anggota teroris yang bernama Dr. Faisal Rahman sedang menghasut seluruh pengunjung Masjid untuk memusuhi penganut agama lain selain Islam.
Risvan membantah ajaran Dr. Faisal Rahman itu tetapi akibatnya Risvan diusir oleh para pengikut Dr. Faisal Rahman. Risvan berusaha melaporkan Dr. Faisal Rahman ke FBI tetapi gagal karena Risvan kesulitan mencari nomor telepon FBI.

Akhirnya saat yang ditunggu-tunggu tiba, Presiden Amerika waktu itu yaitu George W Bush mengadakan kunjungan ke sebuah universitas di Los Angeles. Risvan berlari ke dekat Presiden George W Bush dan berteriak-teriak “My name is Khan and I am not terrorist” (nama saya Khan dan saya bukan teroris).
Akibat perbuatannya itu, Risvan dikira benar-benar teroris dan ditangkap polisi kemudian dimasukkan ke penjara khusus teroris. Risvan disiksa dan dimintai keterangan tentang organisasi Al-Qaeda. Risvan tentu saja tidak bisa menjawabnya.

Untungnya, peristiwa Risvan mendekati Presiden sambil berteriak-teriak itu sempat direkam dengan kamera oleh 2 reporter bernama Raj dan Komal. Dua reporter muda itu terkesan dengan keberanian Risvan dan berusaha mencari informasi tentang Khan kemudian menyiarkannya di televisi.
Risvan Khan menjadi terkenal dan menarik simpati banyak warga Amerika yang kemudian mendesak pemerintah untuk membebaskan Risvan.

Risvan akhirnya dibebaskan karena selain berkat desakan banyak orang, Risvan juga memberi informasi tentang Dr. Faisal Rahman yang anggota teroris itu.
Berkat informasi dari Risvan, Dr. Faisal Rahman berhasil ditangkap.

Risvan memang belum berhasil bertemu dengan Mandira tetapi Risvan mendengar kabar bahwa Georgia tempat Joel dan Mama Jeny dilanda banjir besar. Risvan segera pergi ke Georgia dan bertemu dengan Joel, Mama Jeny dan korban-korban banjir yang masih hidup sedang berusaha bertahan di sebuah gereja.
Risvan dengan tulus dan ikhlas membantu para korban banjir dan berhasil direkam lagi oleh reporter Raj dan Komal kemudian menyiarkannya.Hal itu menyentuh hati Umat Muslim di Amerika sehingga mereka berbondong-bondong datang ke Georgia untuk membantu para korban banjir dan tindakan mereka itu disiarkan di televisi.

Akhirnya para penduduk Amerika Non Muslim sadar bahwa tidak semua Muslim adalah teroris. Yang lebih menggembirakan, perjuangan Risvan itu mendorong hati sahabat Sameer yaitu Reese untuk berani melaporkan para pembunuh Sameer pada polisi.
Akhirnya polisi berhasil menangkap para pembunuh Sameer. Hal itu mengobati luka di hati Mandira sehingga ia bisa memaafkan Risvan kemudian menyusul Risvan ke Georgia.

Risvan bisa bertemu Mandira tetapi tiba-tiba datang pengikut Dr. Faisal Rahman menusuk Risvan dengan pisau, dia ternyata marah karena gara-gara Risvan, Dr. Faisal Rahman tertangkap.

Untungnya Risvan bisa diselamatkan di rumah sakit. Biarpun Risvan tidak perlu bertemu dengan Presiden Amerika karena Mandira sudah bisa menerimanya, tetapi Risvan tetap teguh pada janjinya padahal Presiden Amerika sudah bukan lagi George W Bush tetapi berganti menjadi Barrack Obama
Risvan tetap nekad menemui Presiden Barack Obama ketika sedang mengunjungi korban banjir di Georgia.

Untunglah kisah Risvan sudah terkenal di Amerika sehingga Presiden Barack Obama mengijinkan Risvan dan Mandira naik ke podium bersamanya.
Seluruh jerih payah Risvan Khan akhirnya tidak sia-sia karena Presiden Barack Obama berkata "YOUR NAME IS KHAN AND YOU ARE NOT A TERRORIST".Opini saya tentang film ini :
Film ini hebat juga… Bukan hanya karena pemerannya yang sudah terkenal seperti Shahrukh Khan dan Kajol yang cantik jelita tetapi karena jalan ceritanya yang menyentuh perasaan. Saya sampai hampir menangis menontonnya.
Akhir kata saya acung dua jempol deh…untuk film ini
BRAVO…BRAVO…

Sunday, March 21, 2010

THE INGLOURIOUS BASTERDS

Sutradara : Quentin Tarantino
Pemain : Brad Pitt,Christoph Waltz,Michael Fassbender,Eli Roth,Diane Kruger,Daniel Brühl,Til Schweiger,Mélanie Laurent
Tanggal rilis : 20 Mei 2009
Durasi : 153 menit

Film ini diawali dengan adegan seorang Kolonel SS NAZI Jerman bersama anak buahnya datang ke sebuah desa di Prancis pada tahun 1941 (pada saat itu Perang Dunia ke-2 masih berkecamuk dan Prancis masih menjadi jajahan Jerman). Kolonel yang bernama Kolonel Hans Landa itu datang ke rumah keluarga La Pedite yang dicurigai menyembunyikan satu keluarga yahudi.
Pada awalnya La Pedite membantah telah menyembunyikan keluarga yahudi di rumahnya tetapi karena pintarnya Kolonel Hans Landa bernegoisasi, akhirnya La Pedite mengakui telah menyembunyikan keluarga yahudi di bawah lantai rumahnya.

Setelah mendengar pengakuan La Pedite, Kolonel Hans Landa memerintahkan anak-anak buahnya menembak dengan senapan mesin ke lantai tempat keluarga yahudi itu bersembunyi dibawahnya. Keluarga yahudi yang terdiri dari sepasang suami istri dan 2 anaknya itu langsung tewas. Tetapi ada satu yang masih hidup dan bisa melarikan diri yaitu seorang gadis berusia 19 tahun bernama Shosanna.
Kolonel Hans Landa berusaha menembak Shosanna dengan pistolnya tetapi Shosanna sudah lari terlalu jauh sehingga berada di luar jangkauan tembakan pistol Kolonel Hans Landa.
Shosanna berhasil selamat tetapi menyimpan dendam yang membara kepada Kolonel Hans Landa.

Sementara itu di tempat lain, ada satu regu tentara rahasia yang terdiri dari 8 orang amerika keturunan yahudi yang datang ke Prancis untuk menebar teror pada tentara NAZI Jerman. Regu yang dipimpin oleh Letnan Aldo Raine itu menamakan dirinya The Basterds.

Biarpun hanya berjumlah 8 orang tetapi The Basterds cukup membuat pusing pimpinan NAZI yaitu Adolf Hitler karena The Basterds mahir bertempur dan setiap tentara jerman yang dibunuhnya akan dikuliti kepalanya. Letnan Aldo Reine memang mewajibkan tiap anak buahnya untuk menguliti kepala 100 tentara Jerman.
Dan yang membuat Hitler merasa lebih terhina, The Basterds pasti menyisakan satu tentara Jerman untuk dibiarkan hidup tetapi di jidatnya dibuat luka dengan pisau yang membentuk lambang NAZI yaitu swastika miring.

Empat tahun kemudian yaitu di tahun 1944, Shosanna menjadi gadis pemilik sebuah gedung bioskop. Agar tidak menimbulkan kecurigaan tentara Jerman, Shosanna mengganti namanya menjadi nama Prancis yaitu Emanuelle Mimiex.
Suatu ketika Shosanna berkenalan dengan seorang tentara Jerman yang bertugas sebagai penembak jitu (snipper) bernama Frederick Zoller.
Kecantikan Shosanna memang membuat Frederick Zoller jatuh cinta setengah mati tetapi Shosanna sebagai orang yahudi yang keluarganya dibantai oleh tentara Jerman tentu saja menolaknya.

Ternyata biarpun Frederick Zoller hanya berpangkat Private (prajurit) dia adalah pahlawan besar bagi NAZI karena dalam sebuah pertempuran, Frederick Zoller berhasil menembak mati 300 tentara musuh. Untuk menghormati kepahlawanannya, kisah Frederick Zoller itu difilmkan dengan judul “Nation’s Pride”, film itu baru saja selesai dan siap untuk pemutaran perdananya.
Frederick Zoller yang berusaha memikat hati Shosanna mencoba membujuk para pejabat tinggi NAZI agar pemutaran perdana filmnya diputar di bioskop milik Shosanna. Berkat ketenaran namanya sebagai pahlawan besar, permintaan Frederick Zoller itu disetujui oleh para pejabat tinggi NAZI.

Shosanna tentu saja terkejut bioskopnya menjadi tempat pemutaran perdana film kepahlawanan NAZI yang tentu saja akan dihadiri oleh para pejabat tinggi NAZI. Tetapi yang membuat Shosanna lebih terkejut, yang menjadi pemimpin pasukan keamanannya adalah Kolonel Hans Landa.
Dendam lama Shosanna muncul kembali maka untuk balas dendam, Shosanna berencana membakar bioskopnya pada waktu pemutaran perdana film Nation’s Pride itu sehingga Kolonel Hans Landa dan pejabat-pejabat tinggi NAZI lainnya mati terbakar.
Shosanna tidak tahu bahwa pada pemutaran perdan film Nation’s Pride itu juga akan dihadiri oleh pimpinan tertinggi NAZI yaitu Adolf Hitler.

Shosanna memang tidak tahu bahwa bioskopnya akan dihadiri Hitler, tetapi agen rahasia Inggris berhasil mengetahuinya. Maka Inggris mengutus salah satu perwira terbaiknya yaitu Letnan Archie Hicox untuk ke Prancis dan bergabung dengan The Basterds untuk kemudian meledakkan bioskop yang sedang ditonton Hitler. Operasi pembunuhan Hitler itu diberi nama Operasi Kino.
Jika Hitler Tewas bisa dipastikan bahwa Perang Dunia ke-2 berakhir untuk kemenangan sekutu (Inggris, Amerika dan sekutu-sekutunya yang merupakan musuh Jerman).

Direncanakan Letnan Archie Hicox yang menyamar sebagai tentara Jerman akan dijemput oleh 2 personel The Basterds yang juga menyamar sebagai tentara Jerman, ikut menjemput juga artis Jerman yang menjadi mata-mata Inggris yaitu Bridget Von Hammersmark.
Tetapi sayang sekali, penyamaran mereka diketahui oleh tentara-tentara Jerman yang langsung menembak. Letnan Archie Hicox dan 2 personel The Basterds tewas sedangkan Bridget Von Hammersmark masih hidup karena hanya tertembak kakinya.

Walaupun Operasi Kino berhasil diketahui Kolonel Hans Landa, tugas pembunuhan Hitler tetap harus diteruskan. Maka Bridget Von Hammersmark yang sudah mendapat undangan menonton film bersama Hitler akan masuk ke bioskop bersama 3 personel The Basterds yaitu Letnan Aldo Raine, Sersan Donny Donowitz dan Prajurit Omar Doom yang menyamar sebagai orang Italia pelayan Bridget Von Hammersmark. Tiga personel The Basterds itu masuk bioskop dengan menyembunyikan bom di celananya.

Film Nation’s Pride telah diputar dan Hitler bersama pejabat-pejabat tinggi NAZI lainnya sudah menontonnya. Tetapi Kolonel Hans Landa yang sudah tahu bahwa Bridget Von Hammersmark adalah mata-mata mencekiknya sampai mati.
Tidak hanya itu, Kolonel Hans Landa juga memerintahkan anak buahnya menangkap Letnan Aldo Raine dan membawanya keluar bioskop. Tetapi mengapa Kolonel Hans tidak menangkap juga Sersan Donny Donowits dan Prajurit Omar Doom? Padahal mereka juga membawa bom? Nanti akan saya ceritakan penyebabnya.

Sementara itu, Shosanna yang bertugas sebagai operator mesin pemutar film siap memberi aba-aba kepada anak buahnya untuk membakar gedung bioskop. Tetapi tiba-tiba datang Frederick Zoller untuk merayu Shosanna.
Shosanna yang sudah muak pada Frederick Zoller menembaknya hingga mati tetapi sebelum mati, Frederick Zoller sempat menembak Shosanna. Akhirnya mereka berdua mati bersama-sama.

Di luar bioskop yaitu di markas Kolonel Hans Landa terjadi perundingan antar Kolonel Hans Landa dan 2 personel The Basterds yang ditangkapnya yaitu Letnan Aldo Reined an Prajurit Utivich
Terungkaplah teka-teki mengapa Kolonel Hans Landa membiarkan Sersan Donny Donowits dan Prajurit Omar Doom tetap di dalam bioskop padahal mereka membawa bom yang bisa membunuh Hitler.
Ternyata Kolonel Hans Landa memang membiarkan Hitler mati karena ia akan membelot ke pihak sekutu.

Pintar juga si Kolonel ini, dia tahu bahwa Jerman sudah pasti akan kalah di Perang Dunia ke-2, maka daripada dia dikejar-kejar sekutu sebagai buronan perang lebih baik ia membelot ke pihak sekutu dengan cara ikut membantu membunuh Hitler. Dengan demikian, Kolonel Hans Landa pasti akan dianggap pahlawan oleh sekutu kemudian diberi tanda jasa dan hadiah-hadiah lainnya.
Permintaan membelot Kolonel Hans Landa disetujui sekutu, maka Kolonel Hans Landa dan operator radionya yaitu Prajurit Hermann diantar Letnan Aldo Raine dan Prajurit Utivich ke wilayah Amerika dengan naik truk.

Di bioskop Shosanna, ternyata biarpun Shosanna mati rencana pembakaran bioskop tetap berhasil karena aba-aba membakar bioskop diberikan Shosanna lewat film yang disisipkan ke film Nation’s Pride. Maka ketika pemutaran film sampai ke adegan Shosanna memberi perintah untuk membakar bioskop, anak buah Shosanna segera menyalakan api.
Bioskop Shosanna terbakar hebat dan semua pintu keluar sudah ditutup. Ditambah lagi Sersan Donny Donowits dan Prajutit Omar Doom meledakkan bomnya kemudian menembak tentara Jerman yang masih hidup.
Hitler dan pejabat-pejabat tinggi NAZI lainnya berhasil dibunuh.

Kolonel Hans Landa sekarang menjadi sekutu Letnan Aldo Raine tetapi apakah Letnan Aldo Raine mau menerimanya? Ternyata Letnan Aldo Raine sudah terlanjur jengkel pada Kolonel Hans Landa yang sudah banyak membantai orang Yahudi.
Prajurit Utivich menembak mati Prajurit Hermann kemudian seperti kebiasaannya, Letnan Aldo Reine dengan pisaunya membentuk luka berbentuk swastika di jidat Kolonel Hans Landa.

Opini saya tentang film ini :
Berani juga film ini membelokkan sejarah. Dari semua referensi yang pernah saya baca dan juga menurut guru sejarah saya, Hitler mati pada tanggal 30 April 1945 karena bunuh diri dengan cara menembak kepalanya sendiri di bunkernya, pada saat itu Jerman di ambang kekalahan perang dan bunker persembunyian Hitler sudah dikepung tentara-tentara Uni Sovyet

Tetapi di film ini diceritakan bahwa Hitler mati ketika menonton film di bioskop. Bagaimana mungkin orang yang pernah menjajah hampir seluruh Eropa bisa dibunuh semudah itu?
Selain itu actor yang memerankan Hitler wajahnya kurang mirip dengan Hitler yang sebenarnya (kumisnya saja yang mirip). Berikut ini saya tampilkan gambar Hitler di film ini (kiri) dan Hitler sebenarnya (kanan) :












Tetapi bagaimanapun juga menurut saya film ini cukup menghibur karena jalan ceritanya tidak membosankan untuk ditonton dan diselingi adegan-adegan pertempuran yang seru. Pantas saja film ini jadi box office di Amerika.
anim-button
Untuk film animasi saya bahas di blog tersendiri, Silahkan klik button ini :
Custom Search