Tuesday, June 8, 2010

AMELIA

Sutradara : Mira Nair
Pemain : Hilary Swank,Richard Gere,Ewan McGregor,Christopher Eccleston, Joe Anderson,William Cuddy
Tanggal rilis : 23 Oktober 2009
Durasi : 111 menit

Film yang diangkat dari kisah nyata ini menceritakan tentang riwayat pilot wanita legendaris dari Amerika Serikat bernama Amelia Earheart yang hidup pada tahun 1897 sampai 1937. Pada saat itu ada banyak pilot wanita tetapi mengapa nama Amelia Earheart yang paling menonjol? Hal itu karena Amelia Earheart mempunyai prestasi luar biasa antara lain dialah pilot wanita pertama yang berhasil terbang solo melewati Samudra Atlantik.

Amelia Earheart sudah mendapat lisensi penerbang wanita pada tanggal 15 Mei 1923 dari Fédération Internationale Aéronautique (FAI), tetapi yang membuat namanya terkenal adalah ketika pada tahun 1928 ia berhasil melakukan penerbangan melintasi Samudra Atlantik yang didanai oleh pengusaha penerbitan buku bernama George Putnam.
Pada saat itu Amelia Earheart tidak melakukan terbang solo (sendirian) tetapi ia bertugas sebagai komandan atau Kapten pesawat, sebagai pilot pesawatnya adalah Slim Gordon dan sebagai navigator merangkap teknisi adalah Bill Stultz.
Berkat keberhasilannya itu, Amelia Earheart banyak mendapat tawaran sebagai bintang iklan sehingga menghasilkan uang yang cukup banyak bagi sponsornya yaitu George Putnam dan bagi Amelia Earheart sendiri.

Setelah namanya terkenal, Amelia Earheart semakin giat berkiprah di dunia penerbangan sipil antara lain menjadi panitia lomba terbang untuk penerbang wanita pada tahun 1929 dan menjadi pendiri perkumpulan pilot wanita yang bernama “The Ninety Nine” (karena anggota pertamanya berjumlah 99 penerbang wanita).
Selain itu terjadi peristiwa yang paling bersejarah dalam hidup Amelia Earheart yaitu pada tahun 1931 ia menikah dengan George Putnam, sponsornya.

Walaupun sudah sangat terkenal, Amelia Earheart masih belum puas, dia tetap merasa hanya sebagai “penumpang” ketika berhasil melintasi Samudra Atlantik. Amelia Earheart tetap ingin melintasi Samudra Atlantik seorang diri (terbang solo).

Akhirnya dengan dibantu George Putnam, pada tanggal 20 Mei 1932 Amelia Earheart berhasil berangkat terbang solo untuk melintasi Samudra Atlantik.
Amelia Earheart berangkat dari New Foundland Amerika kemudian setelah terbang nonstop selama 14 jam 56 menit, Amelia Earheart berhasil sampai di Irlandia.
Amelia Earheart menjadi penerbang wanita pertama yang berhasil terbang solo melintasi Samudra Atlantis.
Selain itu, Amelia Earheart juga menjadi orang kedua yang berhasil terbang solo melintasi Samudra Atlantis, sebagai orang pertama adalah pilot pria bernama Charles Lindbergh. Oleh karena itu Amelia Earheart dijuluki sebagai “Miss Lindy”.

Amelia Earheart menjadi semakin terkenal tetapi karena prestasinya itu dan juga karena kecantikannya, Amelia Earheart menarik perhatian seorang instruktur penerbang dari West Point (Akademi Militer Amerika) bernama Gene Vidal.
Terjadilah hubungan cinta terlarang antara Amelia Earheart dan Gene Vidal tetapi akhirnya perselingkuhan Amelia Earheart itu diketahui oleh George Putnam yang sempat menemukan puisi cinta Amelia Earheart kepada Gene Vidal.
Untunglah masalah rumah tangga Amelia Earheart itu selesai karena Amelia Earheart memilih kembali kepada George Putnam dan meninggalkan Gene Vidal.

Amelia Earheart tetap belum puas dengan prestasinya, dia masih ingin meningkatkan prestasinya dengan terbang mengelilingi dunia. Akhirnya pada tanggal 17 Maret 1937, Amelia Earheart berangkat dari California untuk mengelilingi dunia dengan naik pesawat terbang yang diberi nama Electra. Direncanakan tujuan akhir Amelia Earheart adalah Australia.
Karena perjalanan itu dinilai sangat berbahaya, Amelia Earheart tidak terbang seorang diri tetapi ditemani seorang havigator bernama Fred Noonan.

Bencana terjadi ketika pada tanggal 2 Juli 1937, Amelia Earheart dan Fred Noonan akan mendarat di Pulau Howland yang terletak di Samudra Pasifik.
Amelia Earheart dan Fred Noonan ternyata tersesat dan tidak tahu dimana letak Pulau Howland. Mereka berdua hanya bisa berputar-putar di Samudra Pasifik yang sangat luas itu tanpa bisa menemukan satu pulau pun padahal persediaan bahan bakar mulai menipis.

Sinyal radio pesawat Electra sempat ditangkap oleh kapal patroli pantai Amerika yang bernama USS Itasca. Amelia Earheart sempat minta bantuan pada USS Itasca tetapi gagal.USS Itasca akhirnya kehilangan sinyal dari Pesawat Electra.
Pemerintah Amerika sudah berusaha melakukan pencarian besar-besaran tetapi Amelia Earheart, Fred Noonan dan pesawat Electranya tetap tidak terlacak.

Akhirnya karena Amelia Earheart dan Fred Noonan tidak juga diketemukan, pada bulan Januari 1939 mereka dinyatakan hilang di Samudra Pasifik.

Opini saya tentang film ini :
Terus terang yang membuat saya tertarik untuk menonton film ini karena sebelumnya saya pernah menonton film Night at Museum 2 (sinopsisnya juga sudah saya buat di blog ini) yang didalamnya ada tokoh bernama Amelia Earheart. Di film itu Amelia Earheart digambarkan sebagai seorang pilot muda yang cantik dan menarik (diperankan oleh Amy adams).

Tetapi setelah menonton film ini saya agak kecewa karena pemeran Amelia Earheart tidak secantik pemeran Amelia Earheart di film Night in The Museum 2.
Berikut ini saya tampilan foto Amelia Earheart versi Night in The Museum 2 (kiri) dan versi Amelia (kanan)












Tetapi setelah saya menonton beberapa cuplikan film dokumenter dan foto-foto yang disisipkan di film Amelia ini, ternyata Amelia Earheart versi film Amelia (diperankan oleh Hilary Swank) yang memang lebih mirip dengan Amelia Earheart yang sebenarnya.
Berikut ini saya tampilkan foto-foto asli dari Amelia Earheart si Srikandi Aviasi pujaan rakyat Amerika.












Sebagai akhir kata, secara keseluruhan film drama ini cukup menghibur biarpun akhirnya tidak happy ending.

Friday, May 14, 2010

PHOBIA 2

Sutradara : Paween Purijitpanya,Visute Poolvoralaks,Songyos Sugmakanan,Parkpoom Wongpoom,Banjong Pisanthanakun
Pemain : Jirayu Laongmanee,Worrawech Danuwong,Charlie Trairat,Nicole Theriault,Marsha Wattanapanich
Tanggal rilis : 9 September 2009
Durasi : 120 menit

Film horror Thayland ini merupakan sekuel dari film Phobia 1. Seperti film pendahulunya, dalam film ini berisi beberapa film pendek dengan sutradara yang berbeda-beda. Bedanya pada film pendahulunya hanya berisi 4 film pendek, karena itu judul filmnya ditulis 4bia (fourbia) sedangkan pada film ini berisi 5 film pendek dengan judul : Novice, Ward, Backpackers, Salvage dan In The End.
Berikut ini sinopsisnya :

NOVICE
Film ini menceritakan karma yang harus diterima seorang bocah laki-laki bandel yang berusia 14 tahun bernama Pey.
Kenakalan Pey memang luar biasa. Suatu ketika Pey dengan membonceng temannya yang naik sepeda motor berusaha merampok sebuah mobil. Ketika mobil itu sedang berjalan, Pey melempar sebuah batu besar ke arah pengemudinya.
Batu itu tepat mengenai kepala si pengemudi dan langsung tewas karena lukanya sangat parah. Tetapi betapa terkejutnya Pey karena pengemudi yang tewas itu ternyata adalah ayahnya sendiri.

Perbuatan Pey itu jelas merupakan perbuatan kriminal dan bisa mengantarkan Pey ke penjara. Agar tidak dipenjara, ibu Pey terpaksa memasukkan Pey ke biara pendidikan Biksu untuk dididik menjadi seorang Biksu agama Budha.

Suatu ketika, Pey bersama gurunya dan calon Biksu-Biksu lain datang ke sebuah desa yang terkenal sangat angker. Ada banyak sekali hantu yang berkeliaran di desa itu sehingga penduduk desa itu tiap hari menyiapkan sesaji agar tidak diganggu.
Tetapi dasar Pey adalah anak nakal, Pey malah berusaha memakan sesaji itu. Perbuatan buruk Pey itu memang berhasil dicegah teman Pey yang juga calon Biksu tetapi cukup membuat marah para hantu.
Akibatnya Pey terus diganggu oleh hantu-hantu penghuni desa itu.

Merasa tidak tahan dengan gangguan para hantu, Pey berusaha melarikan diri dari pendidikan Biksu itu. Sang guru berusaha mencegah Pey tetapi karena sudah tua dan lemah, ia gagal menahan Pey.
Untunglah Pey berhasil ditangkap oleh calon Biksu lain yang masih muda dan kuat sehingga Pey tidak mampu melawannya.

Sebagai hukuman, Pey disuruh berdoa di dalam sebuah gua. Sebelumnya Pey sudah diperingatkan bahwa di gua itu banyak terdapat hantu yang tentu saja akan mengganggu, Pey disarankan agar tidak menghiraukan gangguan itu.

Tetapi Pey tidak tahan dengan gangguan hantu gua yang berupa suara-suara binatang buas itu. Pey ketakutan dan lari keluar dari gua. Ketika sampai di hutan, Pey langsung disergap oleh para hantu penghuni hutan. Hantu-hantu itu melempari Pey dengan batu.
Akhirnya sebuah batu besar mengenai kepala Pey dan menewaskannya.
Luka yang menewaskan Pey sama dengan luka yang menewaskan ayahnya, tidak hanya itu, arwah Pey sekarang menjadi salah satu hantu penghuni desa itu.
Itulah karma yang harus diterima oleh Pey.

WARD
Arthit adalah seorang remaja pria yang mengalami kecelakaan sehingga kedua kakinya patah dan harus menjalani opname di sebuah rumah sakit.
Di rumah sakit itu, Arthit bersebelahan dengan pasien lain yaitu seorang laki-laki tua yang mengalami koma. Banyak hal aneh dengan pria tua itu, selain tubuhnya penuh tato, pria tua itu selalu dijenguk oleh beberapa laki-laki yang kelihatannya merupakan anak-anak buahnya dan melakukan doa yang aneh.

Pada malam harinya ketika di ruang itu hanya ada Arthit dan pasien koma itu, terjadi hal yang lebih aneh lagi. Biarpun pria tua itu dalam keadaan koma dan tidak bisa bergerak sama sekali, arwahnya bisa keluar dan berusaha mencekik Arthit.
Untunglah Arthit sempat menarik alarm sehingga bisa ditolong para perawat.


Kejadian arwah pria tua menyerang Arthit itu terjadi berulang kali sehingga para perawat menganggap Arthit mengalami halusinasi dan menyuntik Arthit dengan obat tidur.
Dalam tidurnya, Arthit mengalami hal yang lebih mengerikan. Pria tua itu menindih Arthit kemudian mencekiknya setelah itu memuntahkan darah ke wajah Arthit.

Keesokan harinya terjadi hal yang lebih aneh. Dokter menyatakan pria tua sudah mati dan Arthit sudah bangun dari tidurnya, tetapi tiba-tiba para anak buah pria tua datang dan membungkuk hormat kepada Arthit bahkan para perawat dan dokter juga menyembah Arthit.
Ternyata Arthit memang sengaja dikorbankan, sekarang sang pria tua hidup lagi dengan cara memindahkan arwah dirinya ke tubuh Arthit.

BACKPACKERS
Dua remaja Jepang yang terdiri seorang laki-laki dan seorang perempuan (sayang di film ini tidak disebutkan namanya) merayakan kelulusan mereka dengan piknik mengelilingi Thayland.
Suatu ketika 2 remaja Jepang itu terpaksa menumpang sebuah truk untuk menuju ke Bangkok. Para remaja Jepang itu tidak tahu bahwa dalam box di truk yang mereka tumpangi mengangkut orang-orang yang menyelundupkan narkotika dan obat terlarang (narkoba) dengan cara menelan narkoba yang sudah dibungkus plastik.

Ternyata narkoba yang ditelan itu meracuni orang-orang yang menelannya sehingga mereka semua mati.

Kematian akibat keracunan narkoba itu sangat menyakitkan sehingga menimbulkan kegaduhan, truk terpaksa berhenti kemudian sopir truk dan pembantunya yang bernama Joi turun memeriksa box.
Terjadi keanehan karena mayat-mayat korban narkoba itu bisa hidup lagi. Ternyata narkoba itu tidak hanya menewaskan orang yang menelannya tetapi juga membuat orang yang menelannya menjadi zombie yang ganas dan langsung menyerang sehingga menewaskan remaja Jepang laki-laki.
Untunglah sopir truk, Joi dan remaja Jepang perempuan bisa melarikan diri dengan mengendarai truk.

Tetapi seorang zombie berhasil menyelundup masuk ke dalam truk sehingga mengakibatkan kecelakaan yang merusakkan truk dan menewaskan supirnya. Untungnya ada sebuah mobil yang mengalami kecelakaan dekat truk dan menewaskan pengemudinya sehingga Joi dan remaja Jepang perempuan bisa meneruskan perjalanan dengan naik mobil itu.

Tetapi terjadi pertengkaran antara Joi dan remaja Jepang karena tiba-tiba muncul seorang anak laki-laki.
Joi mengenali anak laki-laki itu sebagai salah satu temannya yang menyelundupkan narkoba yang berarti anak laki-laki itu adalah zombie maka Joi berusaha membunuhnya. Tetapi karena anak laki-laki itu belum menampakkan wujudnya sebagai zombie, si remaja Jepang tidak mengetahuinya dan membela anak laki-laki itu.

Karena terlalu emosi, si remaja Jepang menembak mati Joi. Akhirnya remaja Jepang dan anak laki-laki meneruskan perjalanan dengan naik mobil yang mengalami kecelakaan itu.

Keesokan harinya, remaja Jepang dan anak laki-laki sampai di sebuah pasar. Pada waktu itu, si anak-laki-laki muncul sifat zombienya kemudian membunuh remaja Jepang.
Tidak hanya itu, zombie anak laki-laki itu membunuh semua orang di pasar.

SALVAGE
Nuch adalah seorang janda cantik beranak 1 yang mencari nafkah dengan menjual mobil bekas kecelakaan yang direparasi sehingga mirip mobil baru.
Nuch tidak sadar bahwa dalam mobil-mobil bekas kecelakaan itu masih ditempati oleh arwah-arwah korban kecelakaannya.

Sampai pada suatu malam, di toko mobil Nuch hanya tinggal Nuch dan anak laki-lakinya yang masih kecil bernama Toey.

Tiba-tiba Nuch mengetahui bahwa anak laki-lakinya hilang. Untungnya dari kamera CCTV bisa diketahui di mobil mana Toey berada.

Tetapi ketika Nuch mencari anaknya, ia diganggu oleh arwah-arwah korban kecelakaan yang menempati mobil-mobil bekasnya. Nuch tentu saja ketakutan karena arwah-arwah itu tampil dengan wujud ketika ia mengalami kecelakaan seperti perut yang robek sehingga usus terburai keluar, kepala yang tinggal separuh atau tubuh yang terbakar hidup-hidup.

Setelah mengalami banyak gangguan dari hantu, Nuch berhasil masuk ke dalam mobilnya kemudian bisa melarikan diri keluar dari toko mobilnya. Tetapi ternyata anak Nuch berada di ruang mesin mobil yang dikendarai Nuch akibatnya ketika Nuch menghidupkan mesin mobilnya, anak Nuch tergilas mesin mobil sehingga tewas dengan mengerikan.
Mengetahui anak satu-satunya tewas mengenaskan, Nuch hanya bisa menangis histeris.

IN THE END
Film pendek ini berbeda dengan keempat film pendek sebelumnya, jika film-film sebelumnya benar-benar full horror maka di film ini merupakan film horror bercampur komedi karena diselingi dengan adegan-adegan lucu. Biarpun tidak membuat terpingkal-pingkal seperti film full comedy tetapi cukup untuk mengendorkan saraf kita yang tegang karena menononton keempat film sebelumnya yang full horror.

Ter, Puak, Shin dan Aey adalah kru dari sebuah film horror yang sedang dibuat. Pada saat pengambilan gambar terakhir, terjadi gangguan besar karena aktris pemeran hantu wanita yang bernama Kate jatuh sakit karena kelelahan.
Kate diantar ke rumah sakit oleh Aey.

Karena Kate sakit maka terpaksa bagian akhir dari film terpaksa diubah tetapi pada saat shooting tiba-tiba Kate datang dan ingin melanjutkan shooting karena film ini adalah film pertamanya. Akhirnya bagian ending tidak jadi diubah dan Kate diijinkan untuk ikut shooting.

Kegemparan terjadi karena Aey yang sedang dalam perjalanan dari rumah sakit ke studio dengan naik mobil menelepon dan mengatakan bahwa Kate sudah meninggal dunia di rumah sakit, berarti Kate yang sedang shooting adalah hantu. Akibatnya seluruh kru film melarikan diri karena ketakutan.
Hanya tinggal 4 orang yang masih bertahan di studio yaitu Ter, Puak, Shin dan aktris wanita lainnya yang bernama Marsha.

Marsha tetap bertahan karena tidak tahu bahwa Kate sudah mati sedangkan Ter, Puak dan Shin tetap bertekad untuk menyelesaikan pembuatan film karena menurut meraka, keinginan arwah Kate yang mati penasaran untuk menyelesaikan shooting film pertamanya (dan yang terakhir) harus dikabulkan, jika tidak maka arwah Kate akan mengikuti mereka selamanya.

Tetapi akhirnya Ter, Puak dan Shin tidak bisa mengendalikan rasa takutnya dan melarikan diri dari studio dengan naik mobil.

Di tengah jalan, Ter, Puak dan Shin bertemu dengan Aey yang sedang berjalan kaki. Terjadi kegemparan lagi karena Ter, Puak dan Shin melihat bahwa mobil yang dikendarai Aey remuk redam karena kecelakaan, berarti Aey sudah mati karena kecelakaan dan Aey yang sekarang mereka lihat adalah hantu.
Keadaan semakin rumit karena tiba-tiba muncul Kate.
Aey dan Kate semuanya mengaku bahwa mereka masih hidup dan bukan hantu.

Siapakah yang sebenarnya sudah mati dan menjadi hantu? Aey atau Kate?
Rasanya kalau saya ceritakan semuanya nanti tidak seru lagi film ini untuk ditonton, maka saya persilahkan untuk menonton sendiri film pendek yang menakutkan tapi lucu ini.

Opini saya tentang film ini :
Karena masing-masing film pendek dibuat oleh sutradara yang berbeda, kelihatannya ceritanya tidak saling berhubungan. Tetapi saya melihat ada hubungan antara masing-masing film pendek itu yaitu :
  • Arthit sepertinya adalah teman Pey yang memboncengkan Pey ketika mereka berusaha merampok sebuah mobil. Oleh karena itu Arthit juga mengalami karma seperti Pey.
  • Mobil merah yang ditumpangi remaja Jepang dan anak laki-laki zombie sepertinya dijual kepada Nuch.
  • Rumah sakit dan dokter yang merawat Arthit sama dengan rumah sakit dan dokter yang merawat Kate.
Yang jelas film horror ini lebih mengerikan daripada film pendahulunya yaitu 4bia. Oleh karena itu saya menyarankan bagi yang belum terbiasa menonton film horror supaya tidak menonton film ini karena saya khawatir nanti bisa terbayang-bayang terus hingga terbawa mimpi hehehe…
Tetapi bagi para penggemar film horror, saya sangat merekomendasikan film ini.Adegan-adegannya memang sangat menakutkan dan mengerikan tetapi bisa menghibur.
Saya jadi berharap semoga saja ada Phobia 3.

Saturday, April 10, 2010

HACHIKO : A DOG'S STORY

Sutradara : Lasse Hallström
Pemain : Richard Gere,Joan Allen,Sarah Roemer, Erick Avari
Jason Alexander,Davenia McFadden,Kevin De Coste,Tora Hallstrom,Rubbie Sublet,Chico,Layla,Forrest.
Tanggal rilis : 8 agustus 2009
Durasi : 104 min.

Film yang didasarkan pada kisah nyata ini diawali dengan suasana kelas sebuah sekolah dasar di Amerika yang gurunya menyuruh murid-muridnya bercerita tentang tokoh yang menjadi idolanya. Pada awalnya semua murid bertepuk tangan ketika seorang murid perempuan bercerita tentang tokoh idolanya yaitu Columbus.
Berikutnya maju seorang murid laki-laki bernama Ronnie yang mengatakan bahwa idolanya adalah Hachiko. Siapakah Hachiko? Ternyata Hachiko adalah nama seekor anjing jantan yang dipelihara kakek Ronnie yaitu Profesor Parker Wilson.
Semua murid tentu saja tertawa mendengar Ronnie mengatakan bahwa idolanya adalah seekor anjing tetapi mereka kemudian sangat terharu kemudian bertepuk tangan ketika mendengar Ronnie bercerita tentang kesetiaan Hachiko pada Profesor Parker, begini ceritanya :

Pada awalnya, kakek Ronnie yaitu Prof. Parker yang dosen seni musik itu menemukan seekor anak anjing jantan berusia 2 bulan di airport. Berdasarkan tulisan Jepang yang ada di kalung anak anjing itu, diketahui anak anjing itu bernama Hachi yang dalam bahasa Jepang berarti 8 (angka keberuntungan bagi orang Jepang), biasa juga dipanggil Hachiko karena “ko” adalah sebutan di Jepang untuk anak-anak.

Prof. Parker sudah berusaha mencari pemilik Hachi bahkan istrinya yang bernama Cate Wilson sampai memasang poster dimana-mana tetapi tidak juga ketemu siapa pemiliknya. Prof. Parker juga sudah menawarkan Hachi kepada teman-temannya untuk dipelihara tetapi tidak ada yang mau. Akhirnya terpaksa Prof. Parker sendiri yang memelihara Hachi dan ternyata mereka berdua bisa saling cocok sampai Hachi sudah menjadi anjing dewasa.

Setiap harinya, Prof. Parker berangkat bekerja dengan naik kereta api. Begitu setianya Hachi pada Prof. Parker sehingga setiap pagi selalu mengantar Prof. Parker berangkat bekerja sampai ke stasiun kereta api.
Karena anjing dilarang naik kereta api, Prof. Parker terpaksa meninggalkan Hachi di stasiun. Betapa setianya Hachi karena dia selalu menunggu di stasiun sampai Prof. Parker kembali di stasiun itu pada sore harinya. Hal itu berlangsung terus selama 3 tahun.

Sampai terjadi peristiwa yang mengharukan ini. Ketika sedang mengajar, Prof. Parker terkena serangan jantung dan akhirnya meninggal dunia. Hachi tidak tahu bahwa Prof. Parker telah meninggal dan terus menunggu di stasiun sampai malam.
Akhirnya Hachi pulang ke rumah setelah putri Prof. Parker yang bernama Andy Wilson dan suaminya menjemput Hachi. Tetapi di rumah Hachi terlihat selalu sedih dan tidak mau makan.

Untuk menghilangkan kesedihan Hachi, Andy mengajak Hachi tinggal di rumahnya. Tetapi hal itu sia-sia karena Hachi terus-menerus terlihat murung. Bahkan akhirnya Hachi lari dari rumah Andy dan dengan menyusuri rel kereta api, Hachi sampai di stasiun tempat ia biasa menunggu Prof. Parker. Hachi kembali menunggu Prof. Parker di stasiun itu.

Andy dan suaminya akhirnya kembali menemukan Hachi di stasiun dan berhasil mengajaknya pulang. Tetapi percuma saja, di rumah Hachi terus saja murung.
Akhirnya dengan berat hati, Andy terpaksa membiarkan Hachi kembali ke stasiun menunggu Prof. Parker yang tentu saja tidak akan pernah kembali lagi.

Luar biasa kesetiaan Hachi pada tuannya, Hachi terus menunggu Prof. Parker di stasiun dan tidak peduli pada cuaca sedang turun hujan atau salju selama 10 tahun !
Selama itu Hachi tidak mati kelaparan karena diberi makan oleh para sahabat Prof. Parker yang berjualan di stasiun. Selain itu, seorang wartawan juga sudah mempublikasikan kisah Hachi sehingga banyak orang bersimpati dan memberi sumbangan kepada Hachi.

Tetapi akhirnya Hachi semakin tua dan lemah kemudian akhirnya meninggal dunia di stasiun.

Opini saya tentang film ini :
Setelah film My Name is Khan, saya menonton lagi film yang benar-benar mengharukan. Tidak hanya karena ceritanya tetapi karena akting pemainnya yang bagus. Bahkan akting anjing pemeran Hachi pun luar biasa hebatnya, gerakan tubuh dan ekspresi wajah sang anjing benar-benar meyakinkan sekali. Hebat juga pelatih anjingnya dan juga si anjing itu sendiri.
Apalagi didukung musiknya yang juga sesuai dengan jalan cerita. Saya sampai mati-matian menahan supaya tidak menangis ketika menonton film ini, malu kan…masak nonton film saja sampai menangis hehehe…

Kisah Hachiko memang diangkat dari kisah nyata yang sangat legendaris tetapi lokasinya tidak di Amerika melainkan di Jepang.
Hachiko adalah seekor anjing yang lahir di propinsi Odate Jepang sekitar tahun 1923 dan dipelihara oleh seorang professor di Universitas Tokyo bernama Hidesaburo Ueno.

Seperti cerita pada film ini, Hachiko yang tidak tahu bahwa Prof. Hidesaburo Ueno sudah meninggal dunia, terus menunggu kepulangan Prof. Hidesaburo Ueno di Stasiun Shibuya Tokyo selama 8 tahun.
Sampai akhirnya Hachiko meninggal di Stasiun Shibuya pada tahun 1934.

Untuk menghormati kesetiaan Hachiko yang luar biasa itu, di depan Stasiun Shibuya tempat Hachiko biasa menunggu majikannya dibangun patung Hachiko dari perunggu yang bentuknya seperti gambar berikut ini :Agar lebih lengkap, berikut ini saya tampilkan foto asli Hachiko :Dan ini majikan Hachiko, Profesor Hidesaburo Ueno :Kisah Hachiko yang luar biasa itu terus dikenang sebagai lambang kesetiaan oleh rakyat Jepang sampai sekarang.

Wednesday, March 31, 2010

MY NAME IS KHAN

Sutradara : Karan Johar
Pemain : Shahrukh Khan,Kajol,Carl Marino,Shane Harper,Christopher B Duncan,Steffany Huckaby,Jennifer Echols,Mel Fair,Hasina,Tanay Chheda,Pallavi Sharda
Tanggal rilis : 12 Februari 2010
Durasi : 165 menit

Risvan Khan adalah seorang anak yang tinggal di kota Mumbai India. Sejak lahir, Risvan mempunyai cacat mental yaitu Autis (kesulitan untuk berkomunikasi dengan orang lain). Risvan Khan sebenarnya cukup cerdas karena bisa menghapal dengan cepat dan mampu memperbaiki peralatan-peralatan yang rusak tetapi karena autis yang dideritanya, Risvan lebih mirip seorang idiot.
Risvan hidup bersama ibunya dan adik laki-lakinya yang normal bernama Zakir Khan. Keluarga Risvan agak berbeda dengan penduduk India lainnya karena memeluk agama Islam (mayoritas penduduk India beragama Hindu).

Pada tahun 1999, ketika Risvan sudah dewasa, Ibunya meninggal dunia maka Risvan pergi ke kota San Fransisco di Amerika menyusul Zakir, adiknya yang sudah sukses menjadi pengusaha produk kosmetik Setelah sampai di Amerika, ketahuan bahwa Risvan tidak hanya menderita Autis tetapi juga menderita sindrom asperger yang membuat Risvan selalu takut dengan suasana baru dan warna tertentu yaitu kuning.

Untunglah istri Zakir yang bernama Haseena adalah seorang psikolog sehingga bisa mengobati sindrom asperger yang diderita Risvan tetapi autisnya tidak bisa disembuhkan karena sampai sekarang memang belum ditemukan obat atau terapi untuk menyembuhkan autis.
Karena sudah bisa hidup hampir seperti manusia normal, Zakir memberi pekerjaan Risvan sebagai sales produk kosmetiknya.

Suatu ketika, Risvan menawarkan dagangannya ke sebuah salon kecantikan dan bertemu dengan janda cantik beranak 1 yang juga keturunan India bernama Mandira. Singkat cerita, Risvan dan Mandira menikah (hampir 20 menit dari film ini menceritakan proses Risvan mendapatkan Mandira dan menjadi lebih lama karena diselingi dengan tarian dan nyanyian khas film India).

Biarpun berbeda agama karena Mandira seperti penduduk India lainnya beragama Hindu, Risvan dan Mandira bisa saling menghormati dan memahami sehingga terbentuk keluarga yang bahagia. Apalagi anak Mandira yang bernama Sakeem bisa cocok dengan Risvan.
Risvan dan Mandira juga berhasil membangun usaha sendiri yaitu toko kosmetik dan salon kecantikan, toko itu diberi nama “Mandira Khan”.

Masalah besar mulai timbul ketika pada tanggal 11 September 2001 Menara Kembar WTC diledakkan oleh teroris yang kebetulan mengatas namakan Agama Islam, diperkirakan 3000 orang tewas pada aksi teroris itu.
Setelah peristiwa itu, di Amerika terjadi phobia dan sentimen hebat pada agama Islam. Penduduk Amerika yang beragama Islam atau ketrunan Arab dikucilkan termasuk keluarga Risvan Khan.
Toko Mandira Khan menjadi tidak laku dan akhirnya bangkrut, untunglah Mandira bisa memperoleh pekerjaan sebagai kapster di sebuah salon kecantikan.

Mandira dan Sameer biarpun tidak beragama Islam juga ikut dimusuhi karena Mandira menikah dengan Risvan yang Muslim. Karena cintanya kepada Risvan, Mandira pada awalnya bisa menerima keadaan itu dan tetap setia mendampingi Risvan.
Tetapi suatu ketika pada tanggal 27 November 2007, Sameer yang berusia 13 tahun marah kepada teman-teman sekolahnya karena dihina sebagai anak teroris, akibatnya Sameer dihajar beramai-ramai sehingga terluka parah dan akhirnya tewas.

Mandira sudah melaporkan pembunuhan anaknya itu ke polisi tetapi sia-sia karena tidak ada saksi mata yang melihat peristiwa pembunuhan itu sehingga tidak bisa dilacak siapa pembunuhnya. Sebenarnya ada saksi yang melihat pembunuhan itu yaitu sahabat Sameer yang bernama Reese tetapi ia takut bersaksi karena diancam oleh para pembunuh Sameer.

Dengan kematian putra satu-satunya, Mandira habis kesabarannya dan akhirnya menarik kesimpulan hal itu disebabkan karena ia menikah dengan Risvan Khan yang Muslim dan pada namanya dan nama anaknya ditambahi marga Khan.
Mandira sangat marah dan mengusir Risvan. Mandira hanya bisa memaafkan Risvan jika Risvan bisa bertemu Presiden Amerika dan mengatakan bahwa ia bernama Khan dan bukan teroris.

Risvan mendengar bahwa Presiden Amerika yang waktu itu dijabat George W Bush akan mengunjungi sebuah universitas di kota Los Angeles maka demi Mandira, Risvan segera menempuh perjalanan ribuan kilometer ke Los Angeles untuk bertemu dengan Presiden Amerika.
Dalam perjalanannya, Risvan sempat kehabisan uang tetapi Risvan pantang menyerah dan mencari uang dengan menggunakan keahliannya memperbaiki alat rusak.

Setelah melalui perjalanan selama 6 bulan, Risvan sampai di sebuah desa di negara bagian Georgia. Semua penduduk desa itu yang berjumlah 240 orang adalah ras kulit hitam (Negro) dan beragama Kristen Protestan.
Di desa itu Risvan menolong anak yang jatuh dari sepeda bernama Joel, karena peristiwa itu Risvan untuk sementara bisa tinggal di rumah Joel bersama ibu Joel yang biasa dipanggil Mama Jeny. Joel sebenarnya punya kakak laki-laki tetapi tewas ketika ikut perang Irak.

Begitu dekatnya Risvan dengan kepada keluarga Joel sehingga diajak mengikuti kebaktian di Gereja. Pada waktu itu gereja sedang mengadakan peringatan khusus bagi keluarga yang anggota keluarganya tewas pada Perang Irak. Setiap keluarga diperbolehkan maju ke altar dan menceritakan kesedihannya, Risvan juga diberi kesempatan bercerita di depan altar.
Terjadi peristiwa yang mengharukan, cerita Risvan tentang kematian anak tirinya yang sangat dicintainya itu ternyata menyentuh hati semua jema’at gereja sehingga seluruh jema’at gereja bersama-sama bernyanyi untuk Risvan.

Biarpun sudah sangat dekat dengan penduduk desa, Risvan merasa tetap harus menyelesaikan tugasnya. Akhirnya Risvan meninggalkan Keluarga Joel dengan diiringi salam perpisahan yang hangat.

Akhirnya Risvan sampai di kota Los Angeles. Ketika sedang beribadah di sebuah Masjid, Risvan mendengar seorang dokter anggota teroris yang bernama Dr. Faisal Rahman sedang menghasut seluruh pengunjung Masjid untuk memusuhi penganut agama lain selain Islam.
Risvan membantah ajaran Dr. Faisal Rahman itu tetapi akibatnya Risvan diusir oleh para pengikut Dr. Faisal Rahman. Risvan berusaha melaporkan Dr. Faisal Rahman ke FBI tetapi gagal karena Risvan kesulitan mencari nomor telepon FBI.

Akhirnya saat yang ditunggu-tunggu tiba, Presiden Amerika waktu itu yaitu George W Bush mengadakan kunjungan ke sebuah universitas di Los Angeles. Risvan berlari ke dekat Presiden George W Bush dan berteriak-teriak “My name is Khan and I am not terrorist” (nama saya Khan dan saya bukan teroris).
Akibat perbuatannya itu, Risvan dikira benar-benar teroris dan ditangkap polisi kemudian dimasukkan ke penjara khusus teroris. Risvan disiksa dan dimintai keterangan tentang organisasi Al-Qaeda. Risvan tentu saja tidak bisa menjawabnya.

Untungnya, peristiwa Risvan mendekati Presiden sambil berteriak-teriak itu sempat direkam dengan kamera oleh 2 reporter bernama Raj dan Komal. Dua reporter muda itu terkesan dengan keberanian Risvan dan berusaha mencari informasi tentang Khan kemudian menyiarkannya di televisi.
Risvan Khan menjadi terkenal dan menarik simpati banyak warga Amerika yang kemudian mendesak pemerintah untuk membebaskan Risvan.

Risvan akhirnya dibebaskan karena selain berkat desakan banyak orang, Risvan juga memberi informasi tentang Dr. Faisal Rahman yang anggota teroris itu.
Berkat informasi dari Risvan, Dr. Faisal Rahman berhasil ditangkap.

Risvan memang belum berhasil bertemu dengan Mandira tetapi Risvan mendengar kabar bahwa Georgia tempat Joel dan Mama Jeny dilanda banjir besar. Risvan segera pergi ke Georgia dan bertemu dengan Joel, Mama Jeny dan korban-korban banjir yang masih hidup sedang berusaha bertahan di sebuah gereja.
Risvan dengan tulus dan ikhlas membantu para korban banjir dan berhasil direkam lagi oleh reporter Raj dan Komal kemudian menyiarkannya.Hal itu menyentuh hati Umat Muslim di Amerika sehingga mereka berbondong-bondong datang ke Georgia untuk membantu para korban banjir dan tindakan mereka itu disiarkan di televisi.

Akhirnya para penduduk Amerika Non Muslim sadar bahwa tidak semua Muslim adalah teroris. Yang lebih menggembirakan, perjuangan Risvan itu mendorong hati sahabat Sameer yaitu Reese untuk berani melaporkan para pembunuh Sameer pada polisi.
Akhirnya polisi berhasil menangkap para pembunuh Sameer. Hal itu mengobati luka di hati Mandira sehingga ia bisa memaafkan Risvan kemudian menyusul Risvan ke Georgia.

Risvan bisa bertemu Mandira tetapi tiba-tiba datang pengikut Dr. Faisal Rahman menusuk Risvan dengan pisau, dia ternyata marah karena gara-gara Risvan, Dr. Faisal Rahman tertangkap.

Untungnya Risvan bisa diselamatkan di rumah sakit. Biarpun Risvan tidak perlu bertemu dengan Presiden Amerika karena Mandira sudah bisa menerimanya, tetapi Risvan tetap teguh pada janjinya padahal Presiden Amerika sudah bukan lagi George W Bush tetapi berganti menjadi Barrack Obama
Risvan tetap nekad menemui Presiden Barack Obama ketika sedang mengunjungi korban banjir di Georgia.

Untunglah kisah Risvan sudah terkenal di Amerika sehingga Presiden Barack Obama mengijinkan Risvan dan Mandira naik ke podium bersamanya.
Seluruh jerih payah Risvan Khan akhirnya tidak sia-sia karena Presiden Barack Obama berkata "YOUR NAME IS KHAN AND YOU ARE NOT A TERRORIST".Opini saya tentang film ini :
Film ini hebat juga… Bukan hanya karena pemerannya yang sudah terkenal seperti Shahrukh Khan dan Kajol yang cantik jelita tetapi karena jalan ceritanya yang menyentuh perasaan. Saya sampai hampir menangis menontonnya.
Akhir kata saya acung dua jempol deh…untuk film ini
BRAVO…BRAVO…
anim-button
Untuk film animasi saya bahas di blog tersendiri, Silahkan klik button ini :
Custom Search